Coming Soon: Fitur RAB (Rancangan Anggaran Biaya) di Software Easy 6

Software akuntansi Easy Accounting System telah dan selalu akan memudahkan pembukuan sekaligus pencatatan keuangan usaha yang ada di Indonesia. Bukti dan komitmen ini telah ditunjukkan dengan adanya aplikasi Easy 6 dan Easy Cloud. Upaya ini juga tetap dipertahankan dengan senantiasa menambah fitur-fitur baru yang sesuai kebutuhan pengguna dan perusahaan saat ini. Satu fitur baru yang akan datang adalah Rancangan Anggaran Biaya atau biasa disebut RAB. Fitur RAB ini nantinya akan sangat membantu pengguna yang bergerak di bidang usaha konstruksi, kontraktor, jasa desain interior, dan lain-lain.

Sebelum menuju cara mendapatkan fitur baru ini, mari kita cari tahu dulu detail tentang Rancangan anggaran Biaya agar makin paham. Definisi RAB adalah penghitungan biaya berdasarkan desain dan spesifikasi pekerjaan yang akan dibuat atau dijalankan, sehingga RAB tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Fungsi Fitur RAB

1. Menyediakan Data Lengkap tentang Proyek

Segala sesuatu yang berhubungan dengan proyek, misalnya modal, bahan, jumlah pekerja, dan waktu pengerjaan, haruslah didokumentasikan secara rinci. Untuk apa? Agar nantinya perusahaan punya data untuk mengevaluasi proyek-proyek yang sudah diselesaikan. Nah, di situlah RAB dapat digunakan untuk mendokumentasikan semua data terkait proyek secara detail.

2. Proyeksi Anggaran

Seperti yang tadi telah dibahas huruf R di RAB adalah kependekan dari rencana atau rancangan. Nah, rencana ini dimaksudkan sebagai proyeksi dana untuk sebuah pekerjaan yang sedang digarap. Jadi, suatu pekerjaan nantinya tidak akan kekurangan modal hingga sampai ke tahap penyelesaiannya.

3. Estimasi Waktu Proyek

Selain digunakan untuk memproyeksikan anggaran, fungsi RAB lain adalah untuk memperkirakan lama waktu pengerjaan suatu proyek. Diharapkan dengan RAB, proyek akan bisa diselesaikan tepat waktu sesuai rencana.

Nantikan RAB di Easy Accounting System

Bisa dilihat bahwa Rancangan Anggaran Biaya penting dan punya fungsi untuk usaha bidang kontruksi dan banyak bidang lainnya. Jika ingin punya fitur ini di dalam software akuntansi silakan pakai Easy Accounting System silakan pakai Easy Accounting System. Sebab, Easy akan segera punya fitur RAB. Info lebih lengkapnya bisa didapatkan di sini:

WhatsApp: 0838 7711 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Coming Soon: Fitur Import Formula Produk di Software Akuntansi Easy 6

Sebuah kabar gembira kembali datang dari aplikasi akuntansi kesayangan Anda semua yaitu Easy 6. Kini fitur unggulan impor transaksi dari Excel yang ada di dalam Easy 6 akan kembali bertambah dan dapat dipakai untuk mempermudah pengguna.  Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak transaksi yang bisa diimpor ke dalam aplikasi Easy dari Excel. Contoh dari transaksi yang bisa diimpor antara lain: transaksi pembelian, transaksi penjualan, jurnal umum, persediaan, aktiva tetap, hingga impor yang ada di modul manufaktur. Walau sudah banyak transaksi yang bisa dimasukkan ke Easy dari Excel, fitur ini masih terus ditambah untuk semakin memudahkan semua pengguna. Yang terbaru adalah fitur impor transaksi di dalam modul manufaktur yaitu import formula produk.

Para pembaca tentu ingin tahu apakah fungsi dari fitur paling baru yang ditambahkan di dalam Easy 6. Jika dijelaskan secara singkat, fitur impor formula produk berfungsi untuk membantu pengguna memasukkan rumus dari file Excel ke dalam software akuntansi Easy 6 tanpa perlu input secara manual satu per satu. Jadi, selain bisa meringankan beban pekerjaan, fitur ini bisa meringkas waktu pekerjaan agar lebih efektif dan produktif.

Fitur baru ini akan segera hadir di software akuntansi Easy Accounting System untuk varian Enterprise saja. Sebab, varian Enterprise Easy 6 ini memang mempunyai modul manufaktur yang di dalamnya terdapat formula produk. Info lengkap tentang fitur ini dan cara mendapatkannya bisa dibaca di bawah ini, ya.

Ayo, segera hubungi kontak berikut untuk tahu cara mendapatkan Import Formula Produk Easy 6 serta promo menarik lainnya dari software akuntansi Easy Accounting System.

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Semoga informasi di atas mampu membuat Anda semua makin tahu tentang fitur unggulan di Easy 6 lebih baik lagi. Kami sangat menganjurkan Anda untuk mencoba Easy 6 untuk membuktikan sendiri semua keunggulan di dalamnya yang belum tentu ada di aplikasi akuntansi lain.

Software akuntansi Easy Accounting System dan Easy Cloud tersedia dan dapat diperoleh di semua kota besar di indonesia seperti jakarta, Surabaya, Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Medan, Bandung, Makassar, Semarang, Palembang, Batam, Pekanbaru, Malang, Balikpapan, Denpasar, Jogjakarta, Manado, Aceh hingga Papua.

Coming Soon: Fitur Baru Easy 6 Import Pembayaran Lainnya

Seperti yang telah diketahui, software akuntansi Easy Accounting System memiliki berbagai fitur unggulan yang tidak dimiliki oleh aplikasi keuangan lain yang ada di Indonesia. Fitur unggulan yang sudah sangat melekat dengan Easy Accounting System adalah impor transaksi dari Excel. Ada banyak transaksi yang bisa diimpor ke dalam aplikasi Easy dari Excel. Contoh dari transaksi yang bisa diimpor antara lain: transaksi pembelian, transaksi penjualan, jurnal umum, persediaan, aktiva tetap, hingga impor yang ada di modul manufaktur. Walau sudah banyak transaksi yang bisa dimasukkan ke Easy dari Excel, fitur ini masih terus ditambah untuk semakin memudahkan semua pengguna. Yang paling baru dan akan segera hadir di Easy 6 adalah import pembayaran lainnya.

Fungsi Impor Pembayaran Lainnya

Fungsi dari fitur baru ini adalah untuk memudahkan pengguna memasukkan banyak data pembayaran lainnya ke dalam sistem tanpa harus repot memasukkannya secara manual satu per satu. Tentu dengan impor ini waktu pengerjaan banyak data ini akan sangat memangkas waktu.

Cara Mendapatkan Fitur Baru Easy 6

Fitur baru ini akan segera hadir di software akuntansi Easy Accounting System mulai di dalam varian Platinum ke atas, artinya varian Easy 6 di atasnya yaitu Ultimate dan Enterprise juga akan mendapatkan penambahan fitur impor transaksi dari Excel yang satu ini. Info lengkap tentang fitur ini dan cara mendapatkannya bisa dibaca di bawah ini, ya.

Yuk, segera hubungi kontak berikut untuk tahu tentang import pembayaran lainnya di Easy 6.

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Semoga informasi di atas mampu membuat Anda semua makin tahu tentang fitur unggulan di Easy 6 lebih baik lagi. Kami sangat menganjurkan Anda untuk mencoba Easy 6 untuk membuktikan sendiri semua keunggulan di dalamnya yang belum tentu ada di aplikasi akuntansi lain.

Software akuntansi Easy Accounting System dan Easy Cloud tersedia dan dapat diperoleh di semua kota besar di indonesia seperti jakarta, Surabaya, Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Medan, Bandung, Makassar, Semarang, Palembang, Batam, Pekanbaru, Malang, Balikpapan, Denpasar, Jogjakarta, Manado, Aceh hingga Papua.

Wajib Dipelajari! Berikut 4 Sifat Laporan Keuangan & Penjelasannya

Semua level bisnis dan usaha tidak akan pernah bisa terlepas dari yang namanya laporan keuangan. Berbagai sifat laporan keuangan yang penting menjadi faktor penentu dari berbagai kinerja dan posisi keuangan perusahaan tersebut. Namun, masih ada saja yang meremehkan hal tersebut dan sama sekali belum memiliki sistem perencanaan penyusunan laporan yang sesuai prinsip akuntansi umum.

Beberapa laporan yang penting dan selalu digunakan dalam bisnis antara lain laba rugi, neraca, modal, arus kas, dan persediaan. Kelimanya saling terkait satu sama lain dan krusial untuk analisis dalam pengambilan keputusan dalam bisnis dan untuk perencanaan jangka panjang. Lalu, apa saja sifat yang ada di dalam laporan keuangan yang perlu dipahami? Mari langsung saja mulai pembahasannya.

Sifat Laporan Keuangan

1. Bisa Dipahami 

Sebuah laporan pembukuan haruslah bisa diterima, dipahami, dan dimengerti oleh yang menerima serta membacanya. Maka laporan tersebut haruslah berisi data dan informasi yang jelas.

2. Handal

Data dan informasi yang terkandung di dalam sebuah laporan mustinya bebas dari kesalahan yang berujung menyesatkan si pembaca atau penerimanya.

3. Relevan

Artinya isi laporan keuangan dapat membantu dan sangat berguna untuk dijadikan bahan evaluasi maupun untuk pengambilan keputusan serta perencanaan, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Agar relevan sebuah laporan harus memenuhi 4 syarat yaitu tepat waktu, lengkap, prediktif, dan memberi masukan.

4. Dapat Dibandingkan

Laporan yang baik adalah yang datanya bisa dikomparasi, baik dengan periode akuntansi sebelumnya maupun sesudahnya.

Kesalahan Laporan yang Harus Dihindari

Setelah memahami sifat laporan keuangan yang penting, sudah seharusnya proses pembuatannya diawasi agar terhindar dari kesalahan. Berikut adalah beberapa kesalahan yang lazim terjadi saat membuatnya.

1. Kurang paham siklus akuntansi akibatnya adalah penyusun laporan seringkali keningungan saat memilah dan menganalisisnya.

2. Laporan keuangan yang tidak relevan untuk penerimanya dan tidak mengandung informasi yang valid sehingga tidak layak untuk diberikan oleh para pengambil keputusan.

3. Penyusunan laporan kurang memperhatikan tentang lingkungan dan karakteristik usaha. Padahal inilah yang sebenarnya sangat diperlukan untuk menganalisis laporan dan kinerja keuangan bagi suatu perusahaan.

4. Laporan keuangan tidak mengandung prinsip dasar akuntansi sehingga komponen penyusunnya seringkali tidak terstruktur dengan baik.

5. Masih banyak penyusunan laporan yang mengandalkan pencatatan secara manual. Padahal sudah ada teknologi terkini yang membuat pembukuan dan akuntansi secara otomatis.

Bikin Laporan Pembukuan Pakai Easy System

Setelah memahami sifat laporan keuangan plus kesalahan yang sering terjadi saat membuatnya sehingga dapat terhindar dari hal tersebut. Nah, agar mudah, cepat, dan bebas salah saat membuat laporan keuangan usaha, ada sebuah solusi modern yang bisa digunakan yaitu software akuntansi. Dengan aplikasi keuangan ini banyak laporan yang bisa dibuat mulai dari laba rugi, neraca, persediaan, dan lain-lain.

Yuk, kelola laporan bisnis dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id

Fungsi Sistem Akuntansi dan Unsur Utama yang Ada di Dalamnya

Sistem akuntansi sangat diperlukan dalam setiap bisnis atau perusahaan yang digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan secara efektif dan efisien. Dalam mewujudkan sistem akuntansi yang baik, pada dasarnya harus mengetahui dasar dari sistem akuntansi itu sendiri, sistem akuntansi erat hubungannya dengan erjasama sumber daya manusia dengan sumber daya lainnya di dalam perusahaan untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Tujuan sistem ini pastinya sama dengan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan, karena memang berdasar dari target perusahaan.

Fungsi Utama Sistem Akuntansi

Fungsi utama sistem akuntansi adalah mendorong optimalisasi agar sistem tersebut dapat menghasilkan berbagai informasi akuntansi yang terstruktur, tepat waktu, relevan, dan dapat dipercaya. Unsur-unsur yang terdapat dalam suatu sistem pembukuan saling berkaitan satu sama lain, sehingga dapat dilakukan pengolahan data mulai dari awal transaksi sampai dengan pelaporan yang dapat dijadikan sebagai informasi akuntansi.

Adapun tujuan utama sistem ini adalah:

  • Menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru.
  • Meningkatkan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian, dan struktur informasinya.
  • Memperbaiki kontrol akuntansi dan pengecekan internal yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan dari informasi akuntansi, dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan atas aset perusahaan.
  • Mengurangi biaya dalam penyelenggaraan aktivitas akuntansi perusahaan.

Unsur Utama Sistem Akuntansi

Ada 5 unsur utama yang perlu diketahui antara lain:

1. Formulir

Dokumen yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi. Dengan formulir, data yang bersangkutan dengan transaksi yang direkam pertama kali akan dijadikan dasar dalam pencatatan.

2. Jurnal

Catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan meringkas beragam data keuangan. Dalam jurnal ini juga terdapat kegiatan peringkasan data, yang hasilnya akan dimasukkan ke rekening yang bersangkutan dalam buku besar.

3. Buku Besar (General Ledger)

Rekening yang digunakan untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. Rekening buku besar ini bisa dikatakan wadah untuk menggolongkan data keuangan, di pihak lain dapat dipandang pula sebagai sumber informasi keuangan untuk penyajian laporan keuangan.

4. Buku Pembantu (Susbsidiary Ledger)

Rekening pembantu yang merinci data keuangan yang tercantum dalam rekening tertentu dalam buku besar. Buku besar dan buku pembantu merupakan catatan akuntansi akhir, yang berarti tidak ada catatan akuntansi lain lagi sesudah data akuntansi diringkas dan digolongkan dalam rekening buku besar dan buku pembantu.

5. Laporan

Hasil akhir proses akuntansi yang berupa neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan laba ditahan, laporan harga pokok produksi, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok penjualan, daftar umur piutang, daftar utang yang akan dibayar, dan daftar saldo persediaan.

Setelah tahu fungsi, tujuan, serta unsur sistem keuangan yang sangat krusial untuk semua bisnis dan usaha, maka alangkah bijaknya jika Anda menerapkan sistem ini ke dalam perusahaan. Nah, pengusaha di Indonesia bisa mempercayakan sistem pembukuan dan keuangan pada software akuntansi Easy Accounting System yang terbukti handal dan sudah dipakai beragam level dan jenis usaha.

Ingin tahu lebih banyak tentang Easy Accounting System? Langsung klik kontak berikut:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id

Mengenal Sistem Inventori dan Cara Mengelola Inventori dengan Software Akuntansi

Apa itu sistem Inventori? Definisi inventori secara singkat adalah barang dagangan atau persediaan baik itu yang berupa bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi. Persediaan dicatat dalam catatan akuntansi khusus dengan biaya atau nilai pasar yang lebih rendah.

Persediaan ini biasanya dihitung ulang pada akhir periode untuk memastikan bahwa jumlah fisiknya sama dengan jumlah menurut buku (stok opname). Pada akhir periode akuntansi, persediaan awal dan akhir dalam laporan laba rugi disajikan pada perhitungan harga pokok penjualan, sedangkan persediaan akhir diperlihatkan dalam neraca pada aktiva lancar.

Setiap perusahaan perkantoran, toko ataupun ekspedisi mempunyai sistem pengelolaan stok yang berbeda. Ada yang menggunakan program seperti software akuntansi dan ada yang menggunakan cara manual.

Bagi yang masih mengelolanya secara manual, akan dibahas sebuah solusi yang cepat untuk mengatur stok yang dimiliki perusahaan. Cara cepat dan mudah ini adalah menggunakan software akuntansi.

Sistem Inventori di Software Akuntansi

Perlu diketahui bahwa di dalam software akuntansi tidak hanya terdiri dari hitung-hitungan akuntansi saja. Ada juga modul yang persediaan yang terdiri dari daftar barang, kategori barang, gudang, stok opname, transaksi inventori, jurnal inventori untuk tutup buku, hingga sampai ke laporan persediannya.

Modul ini terhubung dengan menu pemasok dan pembelian serta menu pelanggan dan penjualan. Dengan menggunakan software akuntansi, akan memudahkan kontrol terhadap persediaan, dengan catatan saat input data-data ke dalam aplikasi dilakukan dengan benar.

Cara Kontrol Inventori dengan Mudah

Bisa dibayangkan betapa ribetnya jika harus mengurus stok barang yang menumpuk. Apalagi jika data stok tersebut belum tersusun dengan sistematis dan tercampur dengan barang-barang lain. Untuk mengatasinya, atur serta awasi sistem inventori agar tertata dengan sistematis dan rapi. Saat ini mencatat inventori melalui buku sudah sangat jarang. Biasanya orang-orang akan mencatat di kertas lalu memindahkannya ke dalam program agar bisa dilihat kapan pun dan dimana pun. Hal ini akan memudahkan dalam mencari stok barang yang tersedia. Jika kita sudah menggunakan software akuntansi maka kita dapat melihat sisa persediaan stok maupun keluar masuk barang. Bayangkan saja jika masih menggunakan sistem manual, Anda harus mencari data stock dalam tumpukan kertas dan bisa memerlukan waktu yang lama.

Nah, dengan software akuntansi pencatatan stok dapat dilakukan dengan lebih cepat dan minim kesalahan. Jika butuh laporan yang berkaitan dengan persediaan prosesnya juga cepat dan bisa dibilang otomatis. Selain itu dapat dipilah stok mana yang keluar terlebih dulu agar tidak kadaluarsa dalam penyimpanan.

Jika ingin software akuntansi yang dapat mencakup urusan stok dan persediaan barang sampai ke pelaporannya, bisa menggunakan Easy Accounting System. Aplikasi Easy Accounting System punya banyak fitur yang akan sangat membantu mengurus stok, pembelian, penjualan, jurnal, dan banyak hal lainnya yang terkait dengan akuntansi perusahaan.

Ingin tahu lebih banyak tentang Easy? Silakan hubungi di kontak berikut:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id

Akuntan Wajib Tahu! Ini Istilah Laporan Keuangan yang Wajib Dipahami

Saat mendalami suatu bidang tentu tidak boleh setengah-setengah saat mempelajarinya. Ini berlaku juga di bidang akuntansi dan keuangan, harus tahu sampai seluk beluknya agar mahir dan menguasai ilmu tersebut. Apalagi jika Anda bekerja di bidang keuangan atau memiliki usaha sendiri. Di sini akan dibahas salah satu basic dari bidang keuangan yaitu istilah laporan keuangan yang wajib dipahami.

Mengapa harus memahami istilah laporan keuangan? Sebab di dunia akuntansi dan bisnis tidak bisa lepas dari yang namanya laporan. Ditambah lagi ada banyak jenis laporan yang ada. Jadi, mari mulai pahami istilah di dalamnya satu per satu.

Istilah Penting di Laporan Keuangan

1. Harga Pokok Penjualan (HPP)

HPP adalah total harga yang dibayarkan untuk produk yang dijual selama periode laporan, ditambah dengan biaya pengiriman produk tersebut ke toko penjual. Sedangkan bagi perusahaan manufaktur, HPP adalah nilai persediaan awal yang ditambahkan dengan pembelian, biaya pengiriman, bahan baku, tenaga kerja, dan biaya tetap (overhead), kemudian dikurangi dengan persediaan akhir.

2. Laba Bersih

Dalam hal ini diartikan sebagai laba sesudah dipotong seluruh biaya beban dan pengeluaran.

3. Laba Kotor

Laba sebelum dipotong pengeluaran, biaya bunga, pajak serta biaya-biaya lainnya.

4. Laba Ditahan

Merupakan bagian dari pendapatan bersih perusahaan yang tidak dibayarkan atau dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Laba ditahan tersebut diinvestasikan atau ditanamkan kembali dalam perusahaan dan nilainya diakumulasi selama seumur hidup perusahaan.

5. Beban

Penurunan manfaat ekonomi di dalam satu periode akuntansi atau pengurangan pendapatan yang nantinya akan menghasilkan laba bersih.

6. Neraca Saldo

Laporan yang isinya saldo akhir dari buku besar di suatu perusahaan, terdiri dari harta, utang, dan modal.

7. Pendapatan

Hasil dari penjualan barang atau jasa dari sebuah perusahaan di dalam suatu periode akuntansi.

8. Utang Usaha

Sebuah kewajiban pembayaran yang terjadi karena adanya transaksi jual beli barang atau jasa.

9. Piutang Usaha

Tagihan kepada pihak lain (konsumen) yang terjadi dari kegiatan usaha utama, misalnya penjualan barang/jasa yang biasanya tertagih dalam waktu 30 sampai 60 hari.

10. Persediaan

Barang atau bahan baku yang nantinya akan dijual oleh suatu perusahaan.

11. Aktiva Tetap

Aset atau harta yang dimiliki oleh perusahaan dan dipakai untuk kegiatan operasional perusahaan sehari-hari.

12. Penyusutan

Penurunan nilai aset yang disebabkan oleh pemakaian dan waktu yang berjalan.

Laporan Keuangan di Software Akuntansi

Setelah memahami beragam istilah yang ada di laporan pembukuan, ada baiknya memahami juga cara membuatnya. Agar mudah dan cepat membuat laporan keuangan usaha, ada sebuah solusi modern yang bisa digunakan yaitu software akuntansi. Dengan aplikasi keuangan ini banyak laporan yang bisa dibuat mulai dari laba rugi, neraca, persediaan, dan lain-lain.

Yuk, kelola laporan bisnis dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Wajib Paham! Ini Fungsi RAB untuk Kontraktor, Pemilik, dan Konsultan

Rencana Anggaran Biaya atau yang biasa disingkat menjadi RAB adalah suatu istilah yang sering dijumpai dalam berbagai bidang usaha. Perumahan, konstruksi, serta bisnis-bisnis yang membutuhkan pembiayaan adalah contoh bidang usaha yang membutuhkan Rancangan Anggaran Biaya. Mengapa RAB ini begitu penting dan dibutuhkan di banyak bisnis. Agar tahu jawabannya, di sini akan dibahas mengenai fungsi RAB untuk beragam bisnis.

Agar tidak lupa, mari bahas dulu definisi RAB yaitu penghitungan biaya berdasarkan desain dan spesifikasi pekerjaan yang akan dibuat atau dijalankan, sehingga RAB tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Fungsi Rencana Anggaran Biaya

Ternyata RAB punya banyak fungsi untuk beragam peranan pekerjaan, antara lain untuk kontraktor, pemilik, dan konsultan. Oke, mari bahas satu per satu fungsinya.

Fungsi RAB bagi Kontraktor

1. Untuk pertimbangan atau estimasi penawaran saat proses lelang untuk sebuah proyek.

2. Menentukan maju tidaknya kontraktor untuk sebuah proyek dengan melihat potensi keuntungan ekonomis dari proyek tersebut.

3. Bahan acuan di dalam proyek, terutama untuk pengendalian keuangan proyek.

Fungsi RAB bagi Pemilik Proyek

1. Sebagai bahan perkiraan untuk nilai investasi dari sebuah pekerjaan yang akan dibuat.

2. Membandingkan harga penawaran dari kontraktor apakah sudah layak atau belum.

3. Membantu mengatur cash flow untuk pembiayaan pekerjaan.

Fungsi RAB bagi Konsultan

1. Alat bantu untuk menghitung kemajuan atau progress dari sebuah proyek yang berjalan.

RAB dengan Software Akuntansi

Dengan banyaknya keuntungan yang didapat saat menyusun Rencana Anggaran Biaya, tentu hal ini tidak bisa dianggap sebelah mata lagi. Lalu, adakah cara mudah untuk menyusun RAB ini? Tentu saja ada, Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk menyusun dan membuat RAB.

Demikianlah fungsi RAB yang tentunya akan sangat memudahkan bagi para pengusaha bidang kontraktor dan bidang lainnya jika bisa membuat Rencana Anggaran Biaya di dalam software akuntansi. Mereka Nah, software akuntansi Easy Accounting System punya kejutan nih seputar RAB. Penasaran? Nantikan informasi selengkapnya dan selanjutnya dari kami atau jika memang sudah sangat ingin tahu silakan langsung hubungi kontak berikut:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Kenalan dengan Definisi Piutang dan Jenis-jenisnya

Dalam pembahasan sebelumnya telah dibahas mengenai definisi utang dan apa saja jenisnya. Untuk melanjutkan pembahasan tersebut, kali ini akan dibahas lawan kata dari utang? Ya, betul, kali ini akan dibahas tentang definisi piutang.

Tidak hanya tentang pengertiannya saja, akan dibahas juga mengenai apa saja jenisnya. Selain itu, akan kami berikan juga sebuah tip mengelola piutang secara mudah. Mari langsung saja mulai pembahasannya.

Apa itu Piutang?

Oke, langsung saja menuju ke definisi piutang yaitu tagihan yang hanya bisa diselesaikan dengan penerimaan dana atau uang di masa yang akan datang. Pengertian lainnya adalah aktiva lancar milik perusahaan yang dihasilkan dari adanya transaksi penjualan barang atau jasa kepada konsumen. Pembayarannya dilakukan secara kredit atau belum lunas.

Biasanya proses terjadinya piutang ini adalah keputusan memberi kredit kepada pelanggan, lalu memberikan atau mengirimkan barang/jasa, penagihan, dan terakhir penerimaan pembayaran dari pelanggan.

Jenis-jenis Piutang

1. Berdasarkan Jatuh Temponya

Jika dilihat dari waktu jatuh temponya, maka ada 2 jenis yaitu:

Piutang Jangka Pendek: jenis ini biasa juga disebut dengan piutang lancar, biasanya memiliki waktu jatuh tempo dalam satu periode akuntansi atau kurang, terhitung sejak tanggal neraca yang bersangkutan.

Piutang Jangka Panjang: jenis ini memiliki waktu jatuh tempo lebih dari satu periode akuntansi, terhitung sejak tanggal neraca yang bersangkutan.

2. Berdasar Terjadinya Transaksi

Piutang Dagang/Usaha: tagihan kepada pihak lain (konsumen) yang terjadi dari kegiatan usaha utama, misalnya penjualan barang/jasa yang biasanya tertagih dalam waktu 30 sampai 60 hari.

Piutang Non Dagang/Usaha: adalah piutang yang terjadi bukan karena kegiatan usaha utama, misalnya yang muka kepada pemegang saham dan pembagian dividen.

3. Berdasarkan Ada Tidaknya Bukti Tertulis

Piutang Wesel: tagihan ke perusahaan lain yang dinyatakan dalam bentuk wesel atau dalam bentuk piutang formal.

Piutang Non Wesel: tagihan ke perusahaan lain tanpa perintah resmi dalam bentuk wesel.

Catat Piutang Gampang dengan Easy Accounting System

Agar lebih mudah, cepat, dan minim kesalahan saat mencatat piutang, ada sebuah solusi cerdas yang bisa Anda semua terapkan di perusahaan yaitu dengan software akuntansi. Dengan software akuntansi, bisa diketahui berapa piutang yang dimiliki perusahaan, konsumen mana yang punya utang, dan kapan tanggal jatuh temponya.

Yuk, kelola utang, piutang, persediaan, dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Mengenal Definisi Utang dan Jenis-jenisnya

Di dalam akuntansi ada banyak hal yang harus dipahami dan dipelajari, misalnya saja akun, persediaan, kas, utang, dan banyak hal lain. Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai utang. Tentu saja akan dibahas lebih jauh tentang definisi utang beserta jenis-jenis utang yang ada.

Definisi Utang dalam Akuntansi

Pengertian utang dalam akuntansi bisa diartikan juga sebagai pengorbanan ekonomis yang telah dilakukan oleh perusahaan di masa yang akan datang dalam bentuk penyerahan aktiva/harta atau pemberian jasa karena transaksi yang sudah dilakukan sebelumnya oleh perusahaan.

Memahami utang sangat penting dalam bidang akuntansi juga dalam kehidupan dunia bisnis sehari-hari, terutama jika sedang mengelola keuangan usaha. Dengan kemampuan dasar dalam membedakan tiap utang ini, Anda dapat dengan mudah mengelola setiap pelunasannya dengan tahapan-tahapan skala prioritas pembayaran kepada setiap vendor.

Dalam disiplin ilmu akuntansi, utang tidak ditulis sebagai hutang. Hal ini dilakukan karena utang adalah kata baku. Alasan lain adalah untuk membedakan istilah utang dan harta. Dalam persamaan akuntansi, harta disingkat dengan huruf “H” dan utang disingkat dengan huruf “U”, bukan hutang (huruf “H”).

Jenis-jenis Utang

Secara umum utang dibagi berdasarkan jangka waktu pembayarannya yaitu:

1. Utang Jangka Pendek

Sama halnya seperti perhitungan harta/aktiva, perhitungan utang jangka pendek juga didasarkan pada waktu satu tahun atau satu masa perputaran usaha yang sedang dilakukan. Artinya, utang jangka pendek adalah segala kewajiban yang harus diselesaikan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun oleh perusahaan.

Yang termasuk kategori dalam utang jangka pendek di antaranya:

a. Utang Usaha/Dagang

b. Biaya yang Akan Dibayarkan

c. Penghasilan yang Diterima di Muka

d. Utang Jangka Panjang

Berbeda dengan utang jangka pendek, utang jangka panjang memiliki fleksibilitas pembayaran lebih lama dari pembayaran dari hutang jangka pendek, yaitu bisa lebih dari satu tahun. Yang termasuk dalam utang jenis ini sebenarnya banyak sekali. Misalnya, di dalam perusahaan ada utang obligasi dan utang hipotek. Kedua utang tersebut sangat mungkin jarang didengar sehari-hari.

Yang akan lebih sering Anda temui adalah utang-utang lain dengan kesepakatan tertentu antara satu pribadi dengan mitra bisnisnya dan memiliki jangka waktu pembayaran yang lebih lama dari utang jangka pendek.

Mencatat Utang dengan Software Akuntansi

Agar tidak kerepotan saat mencatat utang usaha, ada sebuah solusi modern yang bisa digunakan yaitu software akuntansi. Dengan aplikasi keuangan ini bisa dicari dengan mudah berapa jumlah utang yang dimiliki dan kapan jatuh temponya.

Yuk, kelola utang, piutang, persediaan, dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83