Posts

Etika Profesi Akuntansi: Definisi dan Prinsipnya

Etika Profesi Akuntansi

Definisi Profesional

Profesi adalah kegiatan atau pekerjaan yang selalu berhubungan dengan sumpah dan janji yang bersifat religius. Profesional berarti suatu sifat yang di miliki seseorang secara teknis dan operasional yang ditetapkan dalam batas-batas etika profesi. Suatu pekerjaan dianggap profesi apabila memiliki ciri-ciri berikut: memiliki keterampilan (skill), kode etik, tanggung jawab dan integritas, pengabdian pada publik, serta memiliki organisasi profesi. Di bidang ekonomi, etika profesi akuntansi juga sangat penting.

Definisi Teknisi Akuntansi dan Teknisi Akuntansi yang Profesional

Teknisi Akuntansi adalah teknisi yang memiliki kompetensi untuk menjadi tenaga pelaksana pembukuan penyelia bidang akuntansi pada dunia usaha, lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. Teknisi akuntansi yang profesional adalah teknisi akuntansi yang telah memenuhi standar kompetensi kerja nasional, internasional, dan standar khusus yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi terakreditasi, yaitu kompetensi profesional yang pada awalnya memiliki standar pendidikan yang tinggi, diikuti oleh pendidikan khusus, pelatihan dan ompetensi dalam subjek-subjek relevan dan pengalaman kerja.

Aspek Eksternal dan Internal yang memengaruhi profesi Teknisi Akuntansi

Aspek Internal berasal dari dalam individu sendiri yaitu moral dan profesional.
Aspek Eksternal di antaranya .

  1. Berbuat Curang dar manajer atau pemberi kerja.
  2. Bekerja sama antar rekan kerja.
  3. Bekerja sama antara pemilik perusahaan dan penarik pajak.
  4. Tekanan dari pihak lain.

Prinsip-Prinsip Etika Profesi Teknisi Akuntansi

  1. Tanggung jawab Profesi.
  2. Kepentingan Publik.
  3. Integritas.
  4. Objektivitas.
  5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional.
  6. Kerahasiaan.
  7. Perilaku Profesional.
  8. Standar Teknis.

Sistem informasi akuntansi pada suatu organisasi memiliki dua subsistem utama: sistem akuntansi manajemen dan sistem akuntansi keuangan. Sistem informasi akuntansi adalah suatu subsistem dari system informasi manajemen perusahaan secara keseluruhan.

Sistem akuntansi manajemen yaitu penyatuan bagian manajemen yang mencakup, penyajian dan penafsiran informasi yang digunakan untuk perumusan strategi, aktivitas perencanaan dan pengendalian, pembuatan keputusan, optimalisasi penggunaan sumber daya, pengungkapan kepada pemilik dan pihak luar, pengungkapan kepada pekerja, pengamanan asset guna menghasilkan informasi untuk pengguna internal, seperti manajer, eksekutif, dan pekerja.

Secara spesifik akuntansi manajemen mengidentifikasikan, mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasikan, dan melaporkan informasi, yang bermanfaat bagi pengguna internal dalam merencanakan, mengendalikan, dan membuat keputusan. Bagian integral dari manajemen yang berkaitan dengan proses identifikasi penyajian dan interpretasi/penafsiran atas informasi yang berguna untuk:

  • Merumuskan strategi.
  • Proses perencanaan dan pengendalian.
  • Pengambilan keputusan.
  • Optimalisasi keputusan.
  • Pengungkapan pemegang saham dan pihak luar.
  • Pengungkapan entitas organisasi bagi karyawan.
  • Perlindungan atas asset organisasi.

Sedangkan akuntansi keuangan adalah bagian dari akuntansi yang berkaitan dengan penyiapan laporan keuangan untuk pihak luar, seperti pemegang saham, kreditor, pemasok, serta pemerintah. Prinsip utama yang dipakai dalam akuntansi keuangan adalah persamaan akuntansi (Aktiva = Kewajiban + Modal).

Akuntansi keuangan berhubungan dengan masalah pencatatan transaksi untuk suatu perusahaan atau organisasi dan penyusunan berbagai laporan berkala dari hasil pencatatan tersebut. Laporan ini yang disusun untuk kepentingan umum dan biasanya digunakan pemilik perusahaan untuk menilai prestasi manajer atau dipakai manajer sebagai pertanggungjawaban keuangan terhadap para pemegang saham.

Hal penting dari akuntansi keuangan adalah adanya Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan aturan-aturan yang harus digunakan didalam pengukuran dan penyajian laporan keuangan untuk kepentingan eksternal. Dengan demikian, diharapkan pemakai dan penyusun laporan keuangan dapat berkomunikasi melalui laporan keuangan ini, sebab mereka menggunakan acuan yang sama yaitu SAK. SAK ini mulai diterapkan di Indonesia pada 1994, menggantikan Prinsip-prinsi Akuntansi Indonesia tahun 1984.

Perbandingan antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan dapat diklasifikasikan dalam beberapa faktor:

  1. Pengguna
  2. Pembatasan pada masukan dan proses
  3. Jenis Informasi
  4. Orientasi Waktu
  5. Tingkat agregasi
  6. Keluasan

demikian penjelasan tentang Etika Profesi Akuntansi semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

No. Telp: 021 225 451 83

WhatsApp : 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

UMR, Produktivitas, dan Etika Bisnis

Di dalam dunia bisnis, pengupahan merupakan hal yang sewajarnya sebagai bentuk kompensasi atas kontribusi yang diberikan pekerja atau buruh kepada perusahaan. Jadi, ketika perusahaan merekrut pekerja/buruh yang diharapkan adalah pekerja/buruh tersebut dapat menjalankan serangkaian pekerjaannya untuk menghasilkan barang atau jasa yang mendukung kegiatan usaha sehingga menghasilkan keuntungan bagi perusahaan (produktivitas). Keuntungan yang didapat dapat digunakan perusahaan untuk memberikan kompensasi berupa upah kepada pekerja/buruh.

Hal tersebut seiring dengan definisi upah pada uu no 13 tahun 2003 pada pasal 1 ayat 30 tentang ketenaga kerjaan yang berbunyi:
Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan”.

Kontribusi pekerja kepada perusahaan dengan menjalankan pekerjaannya kemudian dapat disebut sebagai kinerja atau juga dapat disebut sebagai produktivitas. Semakin baik kinerja dan produktivitasnya maka sudah selayaknya pekerja/buruh mendapat upah yang lebih baik dibanding pekerja/buruh yang rendah kinerjanya.

Pemerintah sebagai pihak yang independen, mengeluarkan Upah Minimum Regional (UMR) yang bertujuan untuk mengatur sistem pengupahan yang seharusnya diberikan oleh suatu perusahaan kepada para pekerja. Dari namanya saja sudah dapat diketahui bahwa upah minimum tersebut berbeda-beda pada masing-masing daerah. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan kultur sosial pada masing-masing daerah.

Telah dikatakan diatas bahwa pengupahan yang didasarkan pada UMR amatlah berkaitan dengan produktivitas seseorang. Menurut Dewan Produktivitas Nasional (DPN) didefinisikan secara filosofis sebagai sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini yang pada dasarnya harus memenuhi unsur efektifitas, efisien dan kualitas.

Produktivitas Makro dan Mikro

produktivitas

Produktivitas dipengaruhi oleh faktor-faktor baik tingkat makro, mikro maupun bagi tiap individu. Pada tingkat makro terdapat faktor stabilitas politik dan keamanan, kondisi sumber daya (manusia, alam dan energi), pelaksanaan pemerintah, kondisi infrastruktur berupa transportasi dan komunikasi, dan sosial dan budaya. Pada tingkat mikro, faktor internal meliputi sumber daya manusia, teknologi, manajemen dan struktur modal. Selain faktor internal terdapat juga faktor eksternal meliputi kebijaksaan pemerintah, kondisi politik, sosial, ekonomi dan hankam. Pada tingkat individu terdapat faktor sikap mental (budaya produktif), pendidikan, ketrampilan, kompetensi dan apresiasi terhadap kinerja.

Ukuran produktivitas biasanya didasarkan pada hasil dari Input (I) dibagi Output (O). Input dan output dalam produktivitas memiliki hubungan lurus atau sebanding, yakni semakin besar input dan semakin kecil output maka produktivitasnya semakin besar dan begitu pula sebaliknya. Selain itu produktivitas juga dapat dideskripsikan sebagai berikut :

  • Produktivitas (P) naik apabila Input (I) turun, Output (O) tetap
  • Produktivitas (P) naik apabila Input (I) turun, Output (O) naik
  • Produktivitas (P) naik apabila Input (I) tetap, Output (O) naik
  • Produktivitas (P) naik apabila Input (I) naik, Output (O) naik tetapi jumlah kenaikan Output lebih besar daripada kenaikan Input.
  • Produktivitas (P) naik apabila Input (I) turun, Output (O) turun tetapi jumlah penurunan Input lebih kecil daripada turunnya Output.

Input yang berupa keahlian pekerja dalam mengolah sumber daya perusahaan dalam menghasilkan sebuah output berupa barang atau produk yang bernilai jual akan memperkuat daya saing perusahaan dalam pasar perdagangan yang kompetitif seperti saat ini. Perusahaan yang telah exist dalam pasar pastinya akan melebarkan sayapnya dengan melakukan ekspansi hingga dapat berdampak pada perluasan lapangan pekerjaan. Secara umum dapat dirinci sebagai berikut:

  • Keuntungan atau laba bagi para pemegang saham dan para investor.
  • Pekerjaan dan upah bagi para pekerja.dapatan lain untuk Pemerintah Daerah dan Negara.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

No. Telp: 021-58908469

WhatApp : 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Langkah Untuk Membuat Proposal Akuntansi

Apa Saja Langkah-Langkah Untuk Membuat Proposal Akuntansi ??

Proposal Akuntansi – Dalam akuntansi terdapat banyak proses, mulai dari pengumpulan data, analisis hingga ke pembuatan laporan keuangan. Nah laporan keuangan ini dapat dimanfaatkan kedalam berbagai hal salah satunya adalah dalam pengajuan proposal.

proposal akuntansi

Sebuah proposal akuntansi untuk layanan akuntansi digunakan untuk penawaran pada request for proposal (RFP), meminta pendanaan, atau membujuk klien potensial atau pelanggan untuk mendukung proposal finansial. Ini juga salah satu manfaat dari laporan keuangan selain untuk mengetahui keadaan finansial perusahaan.

Serupa dengan pembuatan laporan keuangan terdapat beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk membuat proposal yang baik dan berhasil. Banyak jasa akuntansi, CPA dan profesional pajak lainnya mengumpulkan hal penting yang ada dan mulai perencanaan awal sebelum menulis proposal akuntansi.

Nah anda perlu menulis dari garis besar, dan mendekonstruksi RFP untuk mengembangkan garis besar tadi. Kemudian kumpulkan semua informasi layanan akuntansi anda dari brosur layanan, dan pastikan bahwa grafik yang anda sajikan termasuk relevan.

Untuk lebih jelasnya berikut ini ada 6 langkah yang dapat anda lakukan untuk membuat proposal akuntansi anda lebih baik dan berhasil

Langkah 1

Anda perlu menulis ringkasan proyek atau executive summary, yang merupakan ringkasan singkat dari proyek yang anda ajukan. Memberitahu evaluator atau klien mengapa dengan melihat layanan akuntansi dari perusahaan anda merupakan hal yang terbaik bagi kontrak.

Jelaskan jika perusahaan Anda adalah anggota dari AICPA Employee Benefit Plan Audit Quality Center, dan memberikan sejarah CPA perusahaan anda. Dengan begitu evaluator atau klien akan tertarik terhadap proposal yang anda ajukan.

Langkah 2

Selanjutnya mulai dengan bagian berikutnya yaitu informasi “Kualifikasi Perusahaan”. anda perlu menulis tentang jumlah rencana audit yang sama dengan yang telah anda lakukan. Tentukan ukuran setiap rencana dan jumlah peserta, atau jumlah aset dan berikan referensi yang sesuai dari pekerjaan ini.

Langkah 3

Mulai bagian ketiga “informasi Personil” dan tanggung jawab karyawan kunci di perusahaan Anda. Daftar semua mitra pengelolaan perusahaan CPA.

Langkah 4

Mulai bagian keempat “Biaya perkiraan” dan menjelaskan harga yang Anda usulkan. Daftar harga proyek. Termasuk setiap layanan yang diusulkan dengan jadwal biaya rinci.

Langkah 5

Alamat diharapkan tanggal penyelesaian di bagian kelima. Memberikan pendekatan – misalnya, sampling statistik, prosedur analitis, metodologi untuk mendokumentasikan – dan tanggal penyelesaian. Membahas topik-topik utama dalam RFP dan alamat mereka dalam urutan bahwa mereka muncul dalam RFP.

Langkah 6

Menghilangkan semua kesalahan oleh proofreading proposal. Menulis ulang bagian yang terlalu kabur dan tidak menjelaskan arti penuh dari apa yang Anda usulkan. Hindari kesalahan ketik yang akan membuat proposal akuntansi Anda terlihat tidak profesional dan amatir.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Halimahtun Sa’diyah

Telepon : 021 58908469
SMS / WA : 0838-7767-3377
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Bidang-Bidang Spesialisasi Akuntansi

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa akuntansi adalah cabang bagian dari ilmu ekonomi. Meskipun bagian dari ekonomi, bukan berarti akuntansi adalah ilmu yang sempit. Justru sebaliknya, akuntansi memiliki beberapa spesialisasi akuntansi yang luas. Akuntansi tidak hanya membahas tentang keuangan, tetapi juga menyinggung berbagai bidang ilmu yang lain seperti manajemen, hukum, bisnis dan lain sebagainya. Berikut ini akan kami jelaskan spesialisasi akuntansi yang ada dan perlu Anda ketahui:

Bidang Spesialisasi Akuntansi

bidang spesialisasi akuntansi - kalkulator menghitung pajak

1. Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan melibatkan pencatatan dan mengklasifikasikan transaksi bisnis, dan penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang akan digunakan oleh pengguna internal maupun eksternal.

Dalam penyusunan laporan keuangan, kepatuhan yangketat dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum atau GAAP diamati. Akuntansi keuangan terutama berkaitan dalam pengolahan data historis.

2. Akuntansi Manajerial

Manajerial atau manajemen akuntansi berfokus pada penyediaan informasi untuk digunakan oleh pengguna internal, manajemen. Ini cabang penawaran dengan kebutuhan manajemen daripada ketat sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Akuntansi manajerial melibatkan analisis keuangan, penganggaran dan peramalan, analisis biaya, evaluasi keputusan bisnis, dan kawasan serupa.

3. Akuntansi Biaya

Kadang-kadang dianggap sebagai bagian dari akuntansi manajemen, akuntansi biaya mengacu pada rekaman, presentasi, dan analisis biaya produksi. akuntansi biaya sangat berguna dalam pembuatan bisnis karena mereka memiliki proses biaya yang paling rumit. akuntan biaya juga menganalisis biaya aktual dan standar untuk membantu manajer menentukan program masa depan tindakan mengenai operasi perusahaan.

4. Akuntansi Audit

Audit eksternal mengacu pada pemeriksaan laporan keuangan oleh pihak independen dengan tujuan menyampaikan pendapat untuk kewajaran penyajian dan kepatuhan GAAP. Audit internal berfokus pada evaluasi kecukupan struktur pengendalian internal perusahaan dengan menguji pemisahan tugas, kebijakan dan prosedur, derajat otorisasi, dan kontrol lainnya dilaksanakan oleh manajemen.

5. Akuntansi Pajak

Akuntansi pajak membantu klien mengikuti aturan yang ditetapkan oleh otoritas pajak. Ini termasuk perencanaan pajak dan persiapan pajak. Hal ini juga melibatkan penentuan pajak penghasilan dan pajak lainnya, jasa konsultasi pajak seperti cara untuk meminimalkan pajak secara legal, evaluasi konsekuensi dari keputusan pajak, dan hal-hal yang berhubungan dengan pajak lainnya.

6. Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi melibatkan pengembangan, instalasi, implementasi, dan monitoring prosedur akuntansi dan sistem yang digunakan dalam proses akuntansi. Ini termasuk kerja dengan bentuk bisnis, akuntansi arah personel, dan manajemen software.

7. Akuntansi Fidusia

Akuntansi fidusia melibatkan penanganan akun yang dikelola oleh orang yang dipercayakan dengan tahanan dan pengelolaan properti atau untuk kepentingan orang lain. Contoh akuntansi fidusia meliputi akuntansi kepercayaan, kurator, dan akuntansi real.

8. Akuntansi Forensik

Akuntansi forensik melibatkan pengadilan dan litigasi kasus, penyelidikan penipuan, klaim dan penyelesaian sengketa, dan daerah lainnya yang melibatkan masalah hukum. Ini adalah salah satu tren populer dalam akuntansi saat ini.

9. Akuntansi Pemerintahan

Payung istilah akuntansi pemerintah mengacu pada jenis penggunaan akuntansi untuk menjaga dan memeriksa catatan keuangan instansi pemerintah dan untuk mengaudit perusahaan swasta dan individu yang terlibat dalam kegiatan tunduk pada peraturan pemerintah atau perpajakan.

Dengan demikian, akuntansi pemerintah dapat mencakup metode akuntansi keuangan, akuntansi pajak, atau jenis lain dari akuntansi. instansi pemerintah kadang-kadang menggunakan akuntansi dana, yang merupakan cara untuk memisahkan sumber daya ke dalam kategori untuk melacak sumber dan penggunaan dana tersebut.

akuntansi dana digunakan sebagai cara untuk lembaga pemerintah atau divisi menjadi transparan dan bertanggung jawab dalam manajemen mereka dari uang pajak digunakan untuk mendanai lembaga atau divisi. akuntansi dana juga sering digunakan oleh organisasi non-profit.

Berfokus Pada Sebuah Spesialisasi

Jika Anda ingin fokus pada satu spesialisasi bidang akuntansi, pertimbangkan untuk mencari dan memperoleh sertifikasi akuntansi di bidang pilihan Anda. Ini akan memberi Anda keunggulan atas orang-orang yang tidak bersertifikat. Seiring meningkatnya populasi dan permintaan untuk profesional yang kompetitif, Anda perlu mengambil langkah tersebut untuk mendapatkan pengakuan di bidang tersebut.

Beberapa sertifikasi yang paling terkenal termasuk Akuntan Publik Bersertifikat (BPA), Certified Management Accountant (CMA), Certified Internal Auditor (CIA), Certified Financial Planner (CFP), dan Sistem Informasi Bersertifikat Auditor (CISA).

Nah, itulah tadi 9 bidang spesialisasi akuntansi yang ternyata tidak hanya mengurus tentang bidang ekonomi saja tetapi juga bidang-bidang yang lain. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

Telepon: (021) 225 451 83
WhatsApp: 0838-7717-7119
Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Keunggulan Software Accounting Non Custom dengan Software Accounting Custom

Berbicara tentang software accounting yang sekarang ini sudah semakin banyak dimana-mana dan dalam berbagai versi database namun tetap memiliki fungsi yang sama yaitu dikhususkan untuk accounting dan operasional perusahaan, software accounting sendiri terbagi ke dalam dua jenis yaitu:

Software Accounting Non Custom (Software Accounting Jadi)

ilustrasi software accounting custom

Kebanyakan dari software accounting jenis ini sudah paten dan tidak bisa lagi diubah sesuai keinginan pengguna.

Jenis Program Custom Mode (Software Pesanan Sesuai Kebutuhan Perusahaan yang Bersangkutan)

Program jenis ini adalah program yang disesuaikan dengan pesanan dari perusahaan bersangkutan yang telah memesan program seperti ini. Umumnya berdasarkan kesepakatan dengan pihak IT eksternal (dari luar perusahaan).

Lalu apa sebenarnya kelebihan-kelebihan dari software accounting non custom dan software custom mode (software yang dibuat berdasarkan pesanan khusus dari perusahaan)?

Software pesanan (custom) merupakan software yang dibuat khusus berdasarkan keinginan satu pelanggan atau perusahaan, yang mana pembuatnya hanya mengutamakan fungsi-fungsi yang hanya diinginkan oleh si pemesan saja, namun seringkali melupakan masalah kemudahan-kemudahannya, user friendly, user interface, kedalaman fungsi dan ketangguhannya saja.

 

Berikut ini adalah beberapa kelebihan-kelebihan dari software accounting non custom daripada software custom (pesanan):

1. Software Accounting Non Custom User Friendly (Lebih Mudah Digunakan)

Software Accounting memang sengaja dibuat untuk menjadi lebih simple dan sesederhana mungkin, hal ini memang dapat terwujud karena saat programmer para pembuat software ini, sebelumnya pasti telah melakukan berbagai survey tentang perilaku para konsumen dari kalangan pengusaha awam dalam berinteraksi mereka dengan komputer, sehingga dibuatlah produk yang lebih mudah untuk digunakan oleh para pengusaha tersebut.

2. Desain Tampilan yang Lebih Familiar, dan Sudah Terstruktur Dengan Baik

Software accounting yang umumnya dibuat berdasarkan pesanan dari para pengusaha biasanya sama sekali kurang rapi, kurang memperhatikan berbagai letak posisi tombol dan menu-menu tabel program sehingga tampak seperti acak-acakan dan tidak seperti standar antara satu form dengan form yang lainnya, pemilihan warna yang juga tidak sedap dipandang mata serta tampilan yang kurang begitu menarik sehingga yang melihatnya akan mudah sekali merasa bosan.

Sangat berbanding berbalik dengan software accounting non custom, yang sengaja didesain dengan tampilan yang lebih familiar untuk digunakan, terstruktur dan tersusun dengan rapi dari setiap menu-menu program, fitur-fitur yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan serta dipadukan dengan warna-warna yang cerah dan menarik sehingga saat menggunakannya sama sekali tidak menjadikannya terlihat membosankan.

3. 90.95% Lebih Terjamin Untuk Terbebas Dari Bug

Hal seperti ini sudah biasa terjadi karena jika terdapat satu atau beberapa bug bisa juga kesalahan-kesalahan bawaan yang ada pada software accounting tersebut maka akan selalu ada saja yang berusaha untuk menghubungi dan melaporkan oleh para penggunanya, sehingga dengan cepat akan segera diperbaiki oleh pihak vendor (penyedia) software tersebut. Sedangkan software accounting custom (pesanan) hanya sekedar digunakan oleh satu perusahaan saja dan sebatas dilakukan pengujian oleh beberapa orang atau hanya orang-orang tertentu saja yang berkepentingan untuk menggunakannya.

4. Siap Sedia dan Siap Pakai

Jika memungkinkan untuk Anda dapat langsung menggunakan software accounting setelah Anda selesai menginstall software non custom ini, maka tanpa perlu menunggu proses set-up yang terlalu panjang dan berbelit-belit, tanpa harus penyesuaian dan segala perubahan yang sangat signifikan.

5. Mencakup Dari Segi Operasional yang Lebih Dalam

Software ini memang sengaja dibuat berdasarkan berbagai harapan dan masukan-masukan dari ribuan pengusaha yang sedang membutuhkannya. Sehingga banyak sekali masukan-masukan berupa ide-ide yang berwujud fasilitas dan berbagai fitur kemudahan yang telah banyak dikembangkan pada software akuntansi ini.

Sedangkan software pesanan hanya dibuat berdasarkan ide tunggal dari para pemesannya saja, sehingga meskipun fitur-fitur utamanya sedikit banyak memiliki kesamaan dengan software accounting non custom. Namun Anda akan merasakan perbedaan yang sangat besar, betapa sangat dangkal dan kurangnya fasilitas-fasilitas penting yang memang sangat Anda butuhkan, terutama sekali fasilitas yang sangat vital keberadaanya yaitu: fasilitas laporan software accounting dapat diklik dan ditentukan tanggal serta tahunnya agar dapat menampilkan rincian serta detail transaksi (drill down), fasilitas grafik yang interaktif (tidak pasif), transaksi yang dapat diedit dengan fasilitas audit, dan lain sebagainya.

6. Harga yang Lebih Murah dan Lebih Terjangkau Untuk Segala Jenis Usaha

Software custom membutuhkan waktu untuk pengembangan yang jauh lebih lama dan membutuhkan tenaga dari para staff programmer yang khusus disiapkan untuk pengerjaan software pesanan tersebut. Sehingga biaya yang dibutuhkan dan harus ditanggung sepenuhnya oleh pihak pemesan. Sedangkan untuk software accounting non custom, biaya yang harus ditanggung dari pihak pembeli tidaklah terlalu besar seperti software custom, cukup hanya membeli beberapa juta Anda sudah dapat memiliki fitur dan fasilitas dari software accounting non custom tersebut dengan harga yang sangat murah.

7. Software Accounting Non Custom Sudah Terbukti Banyaknya Para Pengguna yang Menyukai Dengan Berbagai Keunggulannya

Software jenis ini telah banyak digunakan oleh ribuan pengusaha, sedangkan software pesanan belum pernah ada dari seorangpun yang mengujinya kecuali hanya oleh pihak yang memesannya saja, sehingga memiliki resiko kegagalan investasi yang sangat tinggi apabila dibandingkan dengan software non custom. Kehandalan yang dimaksudkan disini adalah kemampuan dalam hal mengelola data dalam jumlah yang sangat besar dan dalam waktu yang sangat lama.

8. Tidak Terlalu Membutuhkan Ketergantungan Dari Tenaga Support Software

Software accounting merupakan software yang dibuat oleh perusahaan yang sudah jelas keberadaannya. Fokus utamanya hanya untuk mengembangkan software akuntansi dan sudah memiliki basis ratusan bahkan ribuan pelanggan. Yang mana hal ini sangat berbeda jauh dengan software custom, yaitu pelanggannya hanya beberapa perusahaan saja dan mereka sudah menjadi sangat tergantung kepada pembuat programnya. Apakah tahun depan mereka masih ada? apakah selanjutnya programmer tersebut masih bisa untuk dihubungi? apakah terdapat satu bom waktu yang mengharuskan Anda untuk selalu menghubungi pembuatnya ? Dan ketergantungan-ketergantungan lainnya yang mengharuskan Anda untuk terikat dengan para programmernya.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

Telepon: 021 225 451 83
WhatsApp: 0838 7717 7119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Keunggulan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Strategi Bisnis

ilustrasi sistem informasi akuntansi

Begitu cepatnya perkembangan Teknologi Informasi yang telah banyak menciptakan berbagai keunggulan-keunggulan yang lebih kompetitif terutama dalam dunia usaha dan bisnis, salah satunya adalah sistem informasi akuntansi. Dalam beberapa dekade terakhir ini, yang sudah mulai terlihat lancar dari empat macam teknologi dan dari berbagai perkembangannya yang relatif begitu menonjol, di antaranya adalah:

  1. Teknologi Informasi
  2. Teknologi Manufaktur
  3. Teknologi Transportasi
  4. Teknologi Komunikasi

Teknologi informasi ternyata memiliki dampak yang paling dominan daripada yang ketiga teknologi lainnya terhadap lingkungan bisnis.

Adapun beberapa Manfaat dari Sistem Informasi Akuntansi untuk strategi bisnis adalah sebagai berikut:

  1. Menyediakan sarana berbagai informasi yang lebih akurat, terpercaya dan lebih tepat waktu sehingga dapat melakukan berbagai aktivitas utama pada value chain secara lebih efektif dan efisien.
  2. Dapat meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi, baik itu berupa produksi barang maupun jasa yang telah banyak dihasilkan selama ini.
  3. Meningkatkan efisiensi bisnis.
  4. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil berbagai keputusan bisnis.
  5. Meningkatkan sharing pengetahuan dan jaringan bisnis.

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang merupakan suatu sistem informasi yang tertua atau dapat pula dikatakan sebagai suatu aplikasi sistem komputer utama yang pertama kali yang berfungsi untuk mengolah data akuntansi.

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memiliki empat macam tugas dasar, yaitu sebagai:

  1. Pengumpul Data Perusahaan.
  2. Memanipulasi Data Organisasi.
  3. Penyimpanan Data/Informasi Perusahaan.
  4. Penyimpanan Dokumen Penting Perusahaan.

Apabila Anda adalah seorang yang ingin masuk ke dalam dunia bisnis baru, maka pentingnya dasar akuntansi tidak boleh untuk Anda abaikan. Kemampuan Akuntansi dan Keuangan merupakan dua istilah penting yang sangat berguna dalam dunia bisnis. Bahkan ketika Anda akan membuat dan menjalankan sebuah perusahaan baru/lama.

Software Akuntansi selalu menjadi pilihan utama karena dapat berarti bahwa biaya setupnya cukup rendah dan dapat membantu Anda dalam memulai dan menjalankan bisnis berkelanjutan dengan pembukuan yang lebih baik dengan perpatokan kepada prinsip-prinsip yang sesuai dengan dasar akuntansi dari awal.

Berbagai peran Teknologi Informasi Akuntansi sebagai suatu alat bantu dalam pengambilan keputusan bisnis untuk berbagai fungsi-fungsi dan tingkatan level-level manajerial. Suatu hal yang sangat penting bagi para pengelola bisnis, khususnya pada peningkatan kinerja keuangan suatu perusahaan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

WhatsApp: 0838-771-77119
Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Prinsip Akuntansi sebagai Dasar Pencatatan dan Pelaporan

Dari setiap proses pencatatan maupun pelaporannya, akuntansi memberikan beberapa prinsip-prinsip dasar yang menjadi pedoman utama dalam penyusunannya. Keakuratannya menjadi mutlak dapat dinilai dengan sempurnya.  Agar hal tersebut dapat terlaksana dengan baik maka dibuatlah penyeragaman prosedur akuntansi dari setiap pemakainya (badan maupun perseorangan) yang biasa disebut dengan Prinsip-prinsip Dasar Akuntansi (prinsip akuntansi) yang Bertema Umum (PABU).

Disiplin Ilmu akuntansi merupakan suatu bidang ilmu yang sangat dinamis dimana dapat disesuaikan dengan berbagai perubahan berbagai keputusan akuntansi serta perubahan perkembangan teknologi termasuk teknologi IT seperti perubahan-perubahan kebijakan perekonomian atau berbagai macam praktek-praktek lain yang sudah terkait

Prinsip-prinsip tentang dasar akuntansi tentunya berbeda-beda untuk setiap negara. Di Indonesia, badan atau lembaga yang sudah dirasa cukup diakui dan berpengalaman, tentunya berhak dan bertanggung jawab akan perubahan dan peraturan akuntansi yang berlaku di Indonesia adalah : Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

ilustrasi prinsip akuntansi

Prinsip akuntansi yang sudah berlaku secara Umum (PABU) adalah sebagai berikut :

1. Prinsip Entitas

yaitu menjelaskan tentang konsep berbagai kesatuan usaha yang harus berdiri sendiri dan sudah terpisah dari satu usaha atau individu lain. Jadi, segala hal yang berhubungan dengan pencatatan akuntansi tentunya tidak diperkenankan dicampur adukkan dengan pencatatan usaha atau individu lain bahkan itu jika adalah pemiliknya sendiri.
Misalkan : Bank dan Aktiva tetap yang tercantum dalam neraca sehingga diakui sebagai asset perusahaan adalah bank atau aktiva tetap atas nama perusahaan sendiri.

2. Prinsip Satuan Moneter

Artinya adalah  hanya sekedar mencatat transaksi yang telah dinyatakan dalam mata uang. Mutu layanan pelanggan, prestasi pegawai dan lain-lain yang tidak bisa dinyatakan dalam mata uang (Non kuantitif) tidak dapat dilaporkan dalam bentuk laporan keuangan.

3. Prinsip Kurun Waktu

adalah penilaian dan pelaporan keuangan suatu perusahaan dibatasi hingga waktu tertentu . Ini dimaksudkan agar suatu informasi keuangan dapat dihasilkan tanpa harus menunggu ketika usaha yang dijalankan telah tutup.
Misalnya: Penyajian laporan keuangan secara periodik, bulanan, triwulan, semester atau tahunan.

4. Prinsip Biaya Historis

merupakan konsep yang mengharuskan penggunaan harga perolehan yang sesungguhnya dalam menilai harta atau jasa yang sudah dibelinya. Jika pada proses pembelian tawar-menawar terjadi, berarti yang dinilai yaitu pada harga kesepakatan. Terdapat berbagai cara yang digunakan dalam menilai suatu harta/jasa meliputi nilai buku, nilai pasar, nilai tunai, dan nilai ganti.

5. Prinsip Pengungkapan Lengkap

adalah penyajian laporan keuangan yang harus informatif (Relevan dan mudah untuk dipahami).

6. Prinsip Usaha Berterusan

Anggapan bahwa suatu entitas ekonomi berjalan berkesinambungan tanpa ada kejadian pembubaran kecuali jika terdapat peristiwa tertentu yang dapat menyangkalnya.

7. Prinsip Mempertemukan

Biaya dipertemukan dengan pendapatan karena terdapat adanya biaya yang sudah dimaksudkan. Konsep inilah yang akan menghasilkan nilai berupa penghasilan bersih selama periode tertentu. Konsep ini sudah diterapkan umumnya ketika akan membuat jurnal penyesuaian di mana akan ada pengakuan dan biaya yang sesungguhnya.

8. Prinsip Pengakuan Pendapatan :

adalah Pendapatan merupakan kenaikan harta karena telah terjadinya kegiatan usaha seperti penjualan, persewaan, penerimaan bagi hasil, dan lain sebagainya.

9. Prinsip Materialitas :

Materialitas berkaitan dengan dampak dari suatu item terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Prinsip ini yang memungkinkan akuntan untuk menggunakan pertimbangan profesionalnya dalam menentukan apakah suatu item tersebut termasuk material atau tidak.

Secara teori, suatu item akan dianggap sebagai material jika pencantuman atau pengabaian item tersebut sudah mempengaruhi atau mengubah penilaian dari seorang pengguna laporan keuangan.

10. Prinsip Konservatif :

Prinsip ini mengakui biaya yang mungkin akan terjadi tetapi tidak mengakui pendapatan yang belum terjadi. “Pesimistis bagi seorang akuntan”.

11. Prinsip Konsistensi

untuk prinsip ini transaksi yang sejenis haruslah dicatat dan dilaporkan dengan metode yang sama pada periode berikutnya. Kegunaan dari penerapan prinsip ini adalah agar laporan keuangan dapat diperbandingkan (memiliki daya banding tersendiri).

Hal ini tidak berarti bahwa metode tersebut tidak boleh diubah. Jika perubahan metode dilakukan, sifat pengaruh perubahan tersebut serta alasannya harus diungkapkan dalam catatan laporan keuangan pada periode terjadinya perubahan.

Prinsip-prinsip akuntansi ini seharusnya sudah terlihat dalam laporan keuangan, sehingga kualitas laporan keuangan belum dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan seoptimal mungkin dalam hal pengambilan keputusan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

WhatsApp: 0838-771-77119

Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Kelola Piutang dan Situasi Buruk Akibat Piutang Usaha

Bagaimana Cara Mengelola Piutang Usaha Anda?

ilustrasi piutang usaha

Dengan mengetahui seberapa efektif Anda ketika mengelola piutang usaha, sangat penting artinya dalam hal pengelolaan keuangan perusahaan secara lebih menyeluruh.

Pertanyaan yang seringkali muncul dan lebih diterjemahkan sebagai pertanyaan tentang kebijakan kredit dari suatu perusahaan seperti pertanyaan: “Seberapa efektifkah kebijakan pembatasan kredit penjualan yang sudah Anda terapkan selama ini sehingga mampu untuk meningkat penjualan dari satu sisinya yang lain? Dan seberapa mampukah Anda dalam mengkonversikan piutang menjadi kas sebagai penopang kelancaran operasional perusahaan, dari sisi yang satunya.”

Dengan kata lain, mengetahui seberapa efektif Anda dalam pengelolaan piutang dagang saat menjalankan suatu perusahaan untuk menjawab pertanyaan seperti: seberapa efektifkah Anda dalam melakukan tatakelola keuangan perusahaan dari usaha Anda dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan secara keseluruhan?

Khusus untuk perusahaan yang berskala besar, tugas pengelolaan keuangan mungkin saja akan diambil alih oleh bagian keuangan (treasury), akan tetapi pada perusahaan-perusahaan yang berskala menengah ke bawah, tugas ini umumnya hanya diambil alih oleh para owner atau bagian accounting saja, termasuk salah satunya adalah urusan piutang dagang. Sehingga, kemampuan mengelola piutang usaha harus dikuasai sepenuhnya oleh mereka yang sudah bekerja pada kedua bagian ini (treasury dan accounting).

Untuk menjawab pertanyaan “seberapa efektifkah Anda dalam mengelola piutang dagang perusahaan” sudah pasti Anda perlu untuk melakukan assessment (pengukuran atau pengujian) dengan menggunakan parameter atau indikator dan metode tertentu yang bisa mengarahkan Anda terhadap kesimpulan tersebut.”Pada bagian accounting itu sendiri, urusan piutang usaha biasanya dipegang oleh bagian khusus yaitu “Accounts Receivable” tentunya di bawah pengawasan chief accounting maupun controller dari perusahaan.

Bagaimana Cara untuk Mengelola Piutang Usaha Secara Lebih Efektif?

Dalam usaha untuk meningkatkan pengelolaan piutang usaha, terdapat dua hal yang umumnya paling ingin dihindari oleh setiap perusahaan (tanpa terkecuali), yaitu:

1. Bad Debt (Piutang Tak Tertagih)

Yang satu ini memang mimpi yang paling buruk (bahkan terburuk) dan paling menakutkan untuk para pengusaha. Perusahaan sehat seperti apapun akan dengan mudah dapat bangkrut apabila memiliki bad debt yang cukup tinggi.

2. Overdue Receivable (Piutang yang Sudah Lewat Jatuh Tempo)

Pembayaran yang melewati jatuh tempo dapat juga menjadi parasit yang sangat mematikan dan dapat dengan mudah menggerogoti kesehatan keuangan perusahaan. Jika keduanya tak mampu dihindari oleh perusahaan dan sudah berdampak pada kesehatan arus kas. Maka hal ini akan memaksa perusahaan untuk melakukan salah satu diantara ketiga alternative tindakan berikut ini:

  1. Berusaha mencari sumber dana lain dari pinjaman bank (bank loan) agar dapat menutupi kebutuhan akan kasnya yang sangat besar. Sudah pasti akan disertai dengan beban bunga yang harus ditanggung oleh perusahaan.
  2. Sedikit lebih menurunkan kapasitas perusahaan dalam menghasilkan barang atau jasa sehingga pendapatan, baik secara langsung maupun tidak langsung juga akan tergerus dengan perlahan. Atau langkah terakhir.
  3. Kombinasi dari keduanya.

Lalu apa yang akan dilakukan oleh para pengusaha agar dapat mencegah bahkan menghindari piutang tak tertagih dan piutang lewat jatuh tempo?

Secara umum dua pendekatan ini yang akan dilakukan oleh para pengusaha tersebut untuk mencegah bahkan menghindari piutang tak tertagih dan piutang jatuh tempo ini, yaitu dengan cara :

Melakukan Tindakan Penagihan yang Lebih Agresif Terhadap Para Terhutang

Mencoba untuk menghubungi para pelanggan terhutang (via email atau telepon) secara terus menerus tanpa henti. Bahkan tidak jarang sampai mendatangi kantornya secara langsung untuk mengingatkan bahwa hutang mereka sudah mendekati waktu jatuh tempo. Apabila sampai pada fase ‘tak tertagih’, biasanya perusahaan “akan” mendatangi kediaman pribadi para pelanggan tersebut untuk melakukan penagihan secara paksa.

Menerapkan Kebijakan Limit Kredit yang Lebih Ketat Terhadap Customer

Jika di masa lalu menyediakan kredit 30 hari yang berlaku untuk semua pelanggan, dalam rangka pencegahan kemungkinan terjadinya bad debt. Mungkin perusahaan akan berusaha untuk mempersempit termin pembayaran menjadi hanya sekitar 2 minggu saja. Dan yang lebih ekstrimnya lagi adalah mungkin perusahaan hanya akan melayani penjualan tunai saja.

Kedua pendekatan tersebut memang sangat ampuh untuk mencegah (atau menghindari) adanya piutang tak tertagih maupun piutang lewat jatuh tempo. NAMUN, apabila dilakukan secara berlebihan TANPA memperhitungkan dari SISI LAIN, perusahaan bisa saja akan terjebak dalam suatu keadaan yang mungkin sama sekali tidak pernah mereka duga.

Salah satunya adalah dari penerapan kebijakan kredit jatuh tempo yang sangat ketat dan tindak penagihan yang lebih agresif. Hal ini akan berdampak langsunng terhadap naik/turunnya penjualan yang pada akhirnya juga akan dapat berpengaruh terhadap pendapatan dan laba-rugi pada akhir periode tertentu.

ntuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

WhatsApp: 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Cara Ikut Program Tax Amnesty (Bagian II)

Sudah Tahu Cara Ikut Program Tax Amnesty?

program tax amnesty

Artikel ini akan membahas tentang Perhitungan Program Tax Amnesty dan Surat Permohonannya, dibaca ya guys..

Simulasi Contoh Perhitungan Uang Tebusan Tax Amnesty

Sebagai contoh ilustrasi PT. A adalah WP badan Usaha yang telah melaporkan SPT PPh Badan terakhir untuk tahun 2015 pada periode 31 Maret 2016, namun ada harta tambahan senilai lebih kurang 1 Milyar yang dimiliki perusahaan belum dilaporkan  dalam SPT dan ingin melaporkan pada periode pertama, perhitungan uang tebusannya adalah sebagiai berikut:

2% X (75% X 1 Milyar) atau 2% X 250 juta = 5 juta rupiah

Catatan : Patokan nilai harta bersih diperoleh dengan menghitung nilai harta dikurangi dengan nilai maksimal hutang atas perolehan harta tersebut. Dengan catatan bahwa nilai hutang tersebut belum dicantumkan dalam laporan SPT PPh Badan terakhir.

Formulir dan Surat Permohonan Tax Amnesty

Anda bisa download disini : Format Formulir dan Surat Permohonan Amesty Pajak dalam format Microsoft Word dan Excel, mengenai petunjuk pengisiannya Anda bisa pelajari mengenai Juknis dari Direktorat Jenderal Pajak (point 4 dan 5 diatas).

Dengan kebijakan pengampunan pajak Tax Amnesty yang dikeluarkan oleh pemerintah ini diyakini bisa meningkatkan pendapatan negara khususnya dari pajak, dengan target sampai dengan batas akhir periode pelaporan 31 Maret 2017 adalah sebesar 165 Triliun rupiah.

Terutama program ini diharapkan bisa memancing masuknya aliran dana terkait WNI yang mengalihkan harta yang dimilikinya dari luar negeri masuk ke Indonesia untuk menunjang pembangunan, dan target jangka panjang dalam rangka meningkatkan taraf hidup seluruh rakyat Indonesia melalui pengembangan investasi di semua sektor.

Pada dasarnya penerapan tax amnesty ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wajib pajak, subyek dan obyek pajak sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari dana-dana yang di “parkir” di luar negeri.

Nah, sebenarnya jika Anda “Wajib Pajak” selalu melaporkan pajak harta Anda setiap tahunnya dengan teratur, maka Tax Amnesty ini dapat dihindari. Jika perusahaan Anda mengalami kesulitan dalam perhitungan pajak, jangan khawatir karena saya punya SOLUSI untuk masalah tersebut.

“Jangan sampai keuangan perusahaan Anda terhambat apalagi harus sampai mengeluarkan biaya lebih hanya karena kesalahan pada perhitungan keuangan perusahaan.”

Jadi, Easy Accounting System hadir untuk membantu kelancaran laporan keuangan pada perusahaan Anda. Dimulai dari pemasukan hingga pengeluaran akan tercatat akurat dengan hanya sekali “KLIK”. Jika Anda masih bersikeras menggunakan manual, kini saatnya Anda BERUBAH dan MERUBAH cara kerja Accounting Anda.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

Telepon: 021 225 451 83
WhatsApp: 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Kelola Arus Kas Lebih Simple dengan Software Akuntansi

Kelola Arus Kas Lebih Simple

Membuat laporan arus kas perusahaan adalah bagian penting dari mengelola bisnis, tetapi juga benar-benar membosankan. Lebih teliti dalam pengelolaannya mampu menghemat waktu dan alat-alat yang dapat membuat pelaporan arus kas pebisnis menjadi pekerjaan yang jauh lebih mudah.

arus kas

Membuat laporan beserta perkiraannya akan memberikan pemilik bisnis kesempatan untuk melihat gambaran usahanya lebih besar, terutama jika pemiliknya belum pernah membuat aliran proyeksi kas untuk perusahaan sama sekali. Pemilik bisnis bisa saja memulainya dengan alat bantu gratis untuk membuat laporan arus dan melihat seberapa jauh yang perusahaan dapatkan. Jika membutuhkan analisa lebih, coba aplikasi berbiaya bulanan. Pemilik bisa saja membatalkan penggunaannya di suatu waktu jika ternyata aplikasi ini tidak membantu.

Format gratis untuk laporan arus kas

Mengapa harus membuat format baru jika ada format yang tersedia untuk diunduh secara gratis? Sulit untuk keliru dengan template yang disiapkan oleh para profesional dibidangnya. Satu-satunya kesalahan yang mungkin terjadi adalah minimnya pengetahuan keuangan dasar terkait pendapatan dan biaya.

Aplikasi dan alat kelola arus kas

Sudah ada peningkatan yang signifikan dalam jumlah aplikasi bisnis tersedia secara online. Jika pebisnis membutuhkan lebih dari sekedar format, mencoba beberapa aplikasi untuk menciptakan dan mengelola laporan keuangan bisa jadi solusi. Seperti Jurnal, adalah cara yang bagus untuk mengelola arus kas beserta pelaporannya.

Software akuntansi

Jika pebisnis menggunakan software akuntansi untuk mengelola pembukuan usaha, maka hampir pasti akses ke arus kas dan pengelolaannya akan sangat baik. Jurnal memiliki pengelolaan arus yang sangat mudah, rinci dan efektif. Fitur yang ada akan menghemat waktu karena data perusahaan sudah tersimpan dalam perangkat lunak.

Akuntan

Kecuali pemilik usaha terlatih dalam akuntansi, akuntan dalam perusahaan harus ikut terlibat dalam proses pengembangan laporan arus kas. Mungkin akan ada biaya ekstra untuk pengembangan ini, tetapi lebih baik untuk memiliki laporan yang akurat daripada mempunyai satu tapi ternyata tidak membantu.

Pendekatan yang diambil dapat membuat pekerjaan lebih mudah, tapi perlu berhati-hati bahwa laporan apapun hanya sebagai informasi yang dimasukkan ke dalam laporan.

Laporan keuangan yang salah akan sama berbahayanya dengan tidak memiliki laporan sama sekali, bahkan mungkin lebih berbahaya!

Informasi yang kurang tepat dapat menyebabkan bisnis menyusuri jalan yang mungkin membahayakan perusahaan. Atau laporan yang tidak akurat dapat mencegah pemilik bisnis dari peluang yang seharusnya disadari. Menggunakan sumber daya ini dapat memberikan pemilik posisi arus kas sebelum menjadi krisis. Mulai pembukuan dan pengelolaan arus kas secara efisien dan mudah, mulai dari sekarang!

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Download Gratis dan Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id