Posts

Mengenal Piutang dan Piutang Wesel

Mengenal Piutang dan Piutang Wesel Dalam Software Akuntansi

Software Akuntansi*

Pengertian Piutang Secara Garis Besar –> Piutang adalah jumlah klaim atau tagihan kepada pihak lain dalam bentuk uang. Tagihan ini bisa dilakukan terhadap individu, perusahaan atau organisasi lainnya.

Seperti transaksi-transaksi yang menimbulkan piutang antara lain adalah penjualan barang atau jasa secara kredit, pemberian pinjaman kepada nasabah atau karyawan, memberi uang muka pada anak perusahaan.

Pengklasifikasian Piutang –> Piutang dapat diklasifikasikan berdasarkan ada tidaknya dukungan perjanjian secara tertulis dan berdasarkan hubungannya dengan aktivitas usaha utama perusahaan.

Berdasarkan ada tidaknya dukungan perjanjian tertulis, piutang diklasifikasikan menjadi dua macam piutang yaitu :

  1. Piutang Usaha (Account Receivable).

Piutang usaha yaitu piutang yang timbul dari aktifitas utama perusahaan yang tidak didukung dengan perjanji-an tertulis untuk penyelesaiannya.

  1. Piutang Wesel (Notes Receivable).

Piutang wesel (notes receivable) yaitu piutang yang timbul dari aktifitas utama perusahaan yang didukung dengan perjanjian tertulis untuk penyelesaiannya.

Berdasarkan hubungannya dengan aktivitas usaha utama perusahaan piutang diklasifikasikan menjadi :

1.Piutang usaha (account receivable) adalah piutang yang timbul dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan yang dilakukan secara kredit. Piutang yang terjadi sebagai akibat penjualan barang dan jasa utama perusahaan ini berjangka pendek sehingga dikelompokkan ke dalam aset lancar.

2. Piutang bukan usaha (non account receivable) adalah piutang yang timbul bukan dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Piutang bukan usaha ini bersifat macam-macam tergantung jangka waktu
penagihannya. Ada yang dikelompokkan sebagai aset lancar sperti piutang bunga, persekot piutang dividen dan lain-lain. namun juga ada yang dapat dikelompokkan sebagai aset tidak lancar misalnya adalah piutang wesel yang memiliki jangka waktu penagihannya lebih dari satu periode akuntansi.

Piutang bukan usaha antara lain :

  1. Piutang Dividen
  2. Persekot Asuransi
  3. Piutang Bunga
  4. Piutang Pegawai
  5. Piutang Pesanan Pembelian Saham
  6. Piutang Pendapatan Sewa
  7. Tagihan kepada pelanggan untuk pengembalian tempat barang misal botol, drum, dan lain-lain.

3. Pengakuan Piutang Usaha (Account Receivable) Piutang dicatat bersamaan dengan pencatatan pendapatan yang diperoleh perusahaan. Misalnya PT X adalah perusahaan dagang yang menjual barang barang elektronik. Pada tanggal 4 Maret 2007 menjual 5 buah televisi TOSHIBA 21” @ Rp. 12.500.000,- yang berharga pokok Rp. 11.500.000,- kepada UD Cemara, dengan syarat 2/10,n/30. Tiga hari setelah barang dikirimkan, UD Cemara mengembalikan sebuah televisi tersebut karena rusak. Sedangkan UD Cemara melunasi utangnya kepada PT X pada tanggal 12 Maret.

4. Penilaian Piutang Usaha Piutang akan dicantumkan dalam neraca sebesar jumlah yang akan dapat direalisasikan (nilai realisasi/penyelesaian/realizable/settlement value) yaitu jumlah yang diharapkan dapat ditagih. Jumlah yang diharapkan dapat ditagih dihitung dengan cara mengurangi jumlah piutang yang ada dengan taksiran piutang yang tidak dapat ditagih.

Jumlah piutang yang tidak dapat tertagih diakui sebagai kerugian piutang. Kerugian piutang ini dilaporkan dalam laporan laba rugi periode berjalan sebagai beban lain-lain. Besarnya kerugian piutang dapat ditentukan dengan menggunakan metode penghapusan langsung atau metode cadangan.

Metode Penghapusan Langsung : Jumlah kerugian piutang atau piutang yang dihapuskan dapat diakui dan dilaporkan jika terdapat bukti yang meyakinkan bahwa pelanggan benar-benar tidak dapat melunasinya. Sehingga jumlah piutang yang dilaporkan dalam neraca adalah sebesar nilai bruto bukan nilai yang diharapkan dapat diterima.

Software Akuntansi Solusi Laporan Piutang

Apakah Anda selalu Sibuk dengan Laporan Piutang Anda? Anda sering mencari berkas-berkas Saldo Piutang Anda yang BELUM Lunas? Perusahaan Anda masih menggunakan Manual atau menggunaan Ms. Excel dalam membuat Laporan Piutang?

Anda ingin dalam mengerjakan Laporan Piutang hanya tinggal meng-KLIK dan Mencetak Laporan tersebut hanya dengan satu kali KLIK? sudah saatnya Anda terbebas dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

jangan khwatir, kami punya solusi dari masalah Anda. Dengan Software Akuntansi Easy Accounting System semua masalah tersebut akan teratasi.

Mengapa harus Software Akuntansi Easy Accounting System?

Karena dengan Software Akuntansi Easy Accounting System, pada saat Anda menginput Transaksi dengan Software Akuntansi EASY akan otomatis menjurnal dan Membuat Laporan Piutang secara Real Time. Anda bisa mencari Laporan Piutang yang SUDAH Lunas atau yang BELUM Lunas dengan sangat mudah.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EAS yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EAS di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa

Software Akuntansi – Siklus Akuntansi Pada Jenis Perusahaan Jasa

Software Akuntansi***

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa sebenarnya sama saja dengan siklus akuntansi pada perusahaan dagang, yang membedakan adalah jenis usahanya, dimana perusahaan jasa ini bergerak dalam menjual “jasa”, tidak berupa barang.

Picture1

Jika pada perusahaan dagang ada akun persediaan barang, maka pada perusahaan jasa tidak akan pernah dijumpai persediaan barang karena memang perusahaan jasa tidak pernah memiliki persediaan barang untuk dijual.

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Pengumpulan bukti transaksi. Ini adalah Siklus pertama dari sebuah Siklus Akuntansi. Namun hal ini sudah terlalu umum, karena itulah akan kita langkahi untuk menuju paragraph selanjutnya.

#1. Siklus Akuntansi Tahap Penjurnalan
Setelah bukti bukti transaksi selesai dinilai, pada siklus penjurnalan ini adalah menjurnal atau bahasa lainnya mencatat nilai transaksi yang terdapat pada bukti bukti yang dikumpulkan tersebut kedalam buku catatan transaksi. proses ini seringkali disebut dengan kegiatan menjurnal.

#2. Siklus Akuntansi Tahap Buku Besar
Penyusunan Buku besar merupakan sebuah proses dari pengklasifikasian atau pengelompokan terhadap nilai nominal pos akun masing masin supaya bisa mengetahui saldo dari masing masing akun.

#3. Siklus Akuntansi Tahap Pencocokan Kedalam Neraca Percobaan
Neraca percobaan biasanya disusun ketika hendak penutupan buku. Neraca percobaan dilakukan untuk melihat input data yang ada pada jurnal umum ke buku besar sudah sesuai dan benar dengan menyusun neraca saldonya. Posisi debit dan kredit haruslah sudah seimbang.

#4. Siklus Akuntansi Tahap Penjurnalan Penyesuaian
Jurnal Penyesuaian merupakan kegiatan penyesuaian antara saldo pada akun dengan perhitungan fisik yang ada.

#5. Siklus Akuntansi Tahap Neraca Lajur
Neraca Lajur atau Neraca Percobaa setelah Penyesuaian dilakukan jika saldo masih belum seimbang, pada langkah neraca percobaan diulang lagi dan langkah jurnal penyesuaian juga harus diulang lagi hingga kondisinya menjadi seimbang

#6. Siklus Akuntansi Tahap Pelaporan Keuangan
Siklus Akuntansi selanjutnya adalah menyusun laporan keuangan yang berupa Neraca, Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas.

#7. Siklus Akuntansi Tahap Penjurnalan Penutup
Siklus Akuntansi perusahaan jasa berikutnya adalah membuat jurnal penutup, jurnal penutup ini dilakkan kepada beberapa pos akun yang berpengaruh terhadap Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas. Pos pos yang ditutup adalah seluruh pendapatan, beban, penarikan ekuitas (prive) dan Laba Rugi.
#8. Siklus Akuntansi Penjurnalan Pembalik
Jurnal Pembalik merupakan siklus akuntansi proses terakhir. Jurnal pembalik dilakukan untuk menutup beberapa post akun yang sudah ditutup sebelumnya, semisal pembayaran sewa dibayar dimuka dan yang lainnya.
#9. Siklus Akuntansi Tahap Terakhir Neraca Awal atau Neraca Akhir
Penyusunan Neraca Awal atau Neracas Akhir, Neraca awal disusun berdasarkan neraca akhir periode tahun sebelumnya.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi yang MUDAH dalam pengaplikasiannya, CEPAT dalam penggunaannya dan terbukti ACCURATE dalam membuat Laporan keuangan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Bermacam- Macam Kode Akun Piutang Usaha

Bermacam- Macam Kode Akun Piutang Usaha Pada Software Akuntansi

Software Akuntansi*** Berikut ini merupakan penjelasan tentang beberapa kode akuntansi akun kelompok Piutang Usaha yaitu : penjelasan tentang pengertian serta cara pemakaian beberapa akun tertentu dari kategori piutang yang secara umum dianggap perlu dan dapat dipergunakan sebagai acuan di dalam proses akuntansi :

12111             Piutang Usaha

Merupakan piutang yang timbul dari usaha normal perusahaan, yaitu pendapatan dan penjualan. Akun ini didebet untuk semua pendapatan usaha atau saat pembuatan debet nota atau faktur (invoice) kepada pelanggan dan dikreditkan saat penagihannya diterima.

12113             Piutang Usaha Un – Applied

Akun ini untuk mencatat Penerimaan pembayaran tanpa menunjuk perincian nomor-nomor invoice.

12114             Piutang Usaha Un – indentified Receipt

Akun ini untuk mencatat Penerimaan pembayaran tetapi belum tahu dari client mana dana tersebut diterima.

12119             Piutang belum difakturkan

Merupakan piutang yang timbul  dari piutang  saat barang dan jasa telah diserahkan  dan invoice belum diterbitkan dan akun ini dikreditkan saat Invoice atas penyerahan barang  atau jasa diterbitkan.

12191             Penyisihan Piutang Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang usaha. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

Akun ini kemudian didebet apabila piutang tersebut sudah tidak dapat ditagih. Apabila piutang yang telah dihapus diterima kembali pada tahun buku yang sama, maka akun ini dikredit. Sedangkan bila diterima pada tahun buku yang berbeda maka yang dikredit sebagai akun ‘Koreksi Laba (Rugi) Tahun Lalu’.

Seperti contoh berikut :

Pada akhir periode ditaksir ada sejumlah piutang yang tidak dapat ditagih, maka pada waktu akhir periode perlu dibuat ayat jurnal penyesuaian (adjusting entries) sebagai berikut :

Dr      74905 Beban Penyisihan Piutang Sangsi                           Rp  XX

Cr      12191 Penyisihan Piutang Sangsi                                                Rp    XX

Pada saat piutang benar-benar tak tertagih, maka dijurnal :

Dr      12191 Penyisihan Piutang Sangsi                                  Rp    XX

Cr      12111 Piutang  Usaha                                                                Rp     XX

Bila piutang tersebut dapat diterima kembali, dan jurnal yang dilakukan adalah :

Dr      12111 Piutang Usaha                                                    Rp     XX

Cr      12191 Penyisihan Piutang Sangsi                                          Rp     XX

 

12311             Piutang Afiliasi

Merupakan piutang yang timbul karena adanya transaksi intern antar perusahaan afiliasi dari kegiatan usaha perusahaan. Akun ini didebet pada saat timbulnya piutang dan dikredit pada saat penagihan diterima.

12113             Piutang Usaha Affiliasi Un – Applied

Akun ini untuk mencatat Penerimaan Piutang dari affiliasi  tanpa menunjuk perincian  nomor-nomor invoice.

12114             Piutang Usaha Affiliasi  Un – indentified  Receipt

Akun ini untuk mencatat semua Penerimaan Piutang dari Affiliasi tetapi belum tahu dari client mana dana tersebut diterima.

12319             Piutang Afiliasi belum difakturkan

Merupakan piutang yang timbul karena adanya pengakuan penyerahan barang atau jasa transaksi intern antar perusahaan afiliasi dari kegiatan usaha perusahaan. Akun ini didebet pada saat penyerahan barang atau jasa  dan dikredit pada saat penerbitan invoice tersebut.

12391             Penyisihan Piutang Affiliasi Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang usaha Affiliasi. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

12391             Piutang bersyarat

Akun ini untuk mencatat Piutang bersyarat Di debet saat timbulnya piutang bersyarat dan di kredit saat penerimaan piutang bersyarat tersebut.

12511             Piutang lain-lain

Akun ini digunakan untuk menampung semua piutang lain kepada Fihak ketiga karena transaksi bukan dari kegiatan normal perusahaan baik Rupiah maupun Valas.

12519             Penyisihan Piutang lain-lain Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang lain-lain. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang lain-lain yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

12521             Piutang lain-lain affiliasi

Akun yang digunakan untuk menampung semua piutang lain kepada Pihak ketiga Affiliasi karena transaksi bukan dari kegiatan normal perusahaan baik Rupiah maupun Valas.

12529             Penyisihan Piutang lain-lain Affiliasi Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang lain-lain. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang lain-lain affiliasi yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

12531             Piutang Karyawan

Akun digunakan untuk menampung semua piutang kepada karyawan Perusahaan baik Rupiah maupun Valas.

Software Akuntansi Solusi Laporan Piutang

Apakah Anda selalu Sibuk dengan Laporan Piutang Anda? Anda sering mencari berkas-berkas Saldo Piutang Anda yang BELUM Lunas? Perusahaan Anda masih menggunakan Manual atau menggunaan Ms. Excel dalam membuat Laporan Piutang?

Anda ingin dalam mengerjakan Laporan Piutang hanya tinggal meng-KLIK dan Mencetak Laporan tersebut hanya dengan satu kali KLIK? sudah saatnya Anda terbebas dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

jangan khwatir, kami punya solusi dari masalah Anda. Dengan Software Akuntansi Easy Accounting System semua masalah tersebut akan teratasi.

Mengapa harus Software Akuntansi Easy Accounting System?

Karena dengan Software Akuntansi Easy Accounting System, pada saat Anda menginput Transaksi dengan Software Akuntansi EASY akan otomatis menjurnal dan Membuat Laporan Piutang secara Real Time. Anda bisa mencari Laporan Piutang yang SUDAH Lunas atau yang BELUM Lunas dengan sangat mudah.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EAS yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EAS di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Software Akuntansi Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Pengusaha Indonesia

Software Akuntansi Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Pengusaha Indonesia

Era AEC (Asean Economic Community), adalah era dimana inti dari AEC ini merupakan dibukanya pasar secara luas atas arus ekspor impor barang dan jasa ataupun arus investasi antar negara ASEAN. Dengan diberikan kemudahan bertransaksi antar negara di Asia Tenggara maka akan menimbulkan sebuah peluang ataupun tantangan bagi pengusaha yang ada di Indonesia. Pada saat ini tentunya para pengusaha yang ada di Indonesia harus mampu untuk menyiapkan berbagai macam strategi dalam menghadapi masuknya investasi dan persaingan dari pihak perusahaan luar negeri yang mungkin dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, kualitas produk yang lebih baik dan dengan harga yang lebih kompetitif.

Fokus-Pada-Bisnis-Akuntansi-Excel-Membantu-Manajemen-Keuangan-2

Yang menjadi pertanyaan adalah : apakah para pengusaha di Indonesia sudah sepenuhnya siap untuk menghadapi persoalan ini? Hasil survey yang cukup mengagetkan, karena ternyata sebagian besar pengusaha yang ada di Indonesia masih menjalankan bisnis dengan cara yang sangat tradisional. Pengusaha-pengusaha yang ada di Indonesia hanya berusaha untuk menghadapi pasar secara lokal dan belum berpikir untuk mengembangkan usaha bagi pasar luar negeri. Masalahnya adalah ketika menjalankan bisnis mereka, aspek laporan keuangan tidak terlalu diperhatikan ataupun malah tidak ada sama sekali pelaporan keuangan yang dilakukan oleh para pengusaha tersebut.

Di zaman AEC ini tentunya pengusaha harus memperlihatkan kreatifitas dalam menjalankan bisnis dan tentunya aspek raport dari operasional perusahaan yang dapat disuguhkan dalam bentuk laporan keuangan perusahaan harus betul-betul diperhatikan. Pelaporan keuangan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, ada perusahaan yang menggunakan pembukuan dengan cara menulis melalui buku tulis besar dan secara manual menghitung laporan keuangan yang ada. Ada pula yang menggunakan microsoft excel dan merekap seluruh hasil kegiatan operasional perusahaan, lalu dari hasil rekap tersebut diterbitkanlah laporan keuangan. Namun dari kedua cara yang dilakukan tadi biasanya laporan keuangan akan terbit dengan waktu yang cukup lama. Biasanya untuk laporan keuangan bulan berjalan akan terbit minimal 1-2 bulan berikutnya. Hal ini yang akhirnya membuat perusahaan kehilangan informasi real atas keadaan perusahaan yang sebenarnya sehingga membuat para pengusaha tersebut merasa terlambat dalam pengambilan keputusan.

Lalu apa yang harus dilakukan? Tentunya pengusaha harus mencari cara bagaimana agar dapat mendapatkan pelaporan real terhadap raport setiap operasional perusahaan. Salah satunya adalah dengan cara menggunakan software akuntansi.

Lalu apa sebenarnya software akuntansi itu? Software akuntansi merupakan suatu aplikasi/perangkat lunak dimana perangkat ini dapat membantu pengusaha dalam mencatat seluruh kegiatan operasional yang terjadi didalam perusahaan dan menghasilkan suatu laporan keuangan secara real dan cepat. Biasanya pengusaha yang belum terbuka terhadap pembukuan modern, selalu bertanya, “Apa sih yang saya dapatkan apabila saya menggunakan software akuntansi?”. Inilah hal yang memang perlu diketahui oleh para pengusaha sebelum menggunakan software akuntansi dan mendapatkan banyak manfaat darinya. Berikut ini adalah beberapa manfaat dasar yang akan didapatkan ketika sudah menggunakan software akuntansi :

  • Laporan keuangan real dan cepat (meliputi laporan keuangan laba rugi dan neraca).
  • Laporan posisi persediaan pergudang dan real time (baik secara nilai maupun kuantitas).
  • Laporan persediaan pada posisi minimum.
  • Laporan posisi hutang jatuh tempo.
  • Laporan pembelian per periode.
  • Laporan posisi piutang jatuh tempo.
  • Laporan penjualan harian, minggun, bulanan maupun tahunan.
  • Laporan biaya-biaya yang terjadi selama periode tertentu.
  • dan masih banyak lagi yang tidak mungkin bisa disebutkan disini.

Tentunya dengan beberapa manfaat diatas yang didapat dari penggunaan software akuntansi maka akan semakin memudahkan para pengusaha dalam mengambil keputusan yang lebih cepat berkaitan dengan strategi bisnis yang akan mereka ambil. Seperti contoh : dari laporan laba rugi sudah dapat kita ketahui bahwa nilai penjualan pada periode berjalan dan biaya yang dikeluarkan. Tentunya dari laporan ini para pengusaha dapat segera melakukan koordinasi dengan pihak marketing, apabila penjualan jauh lebih rendah dari target yang telah ditetapkan. Serta dari segi biaya, apabila terlalu tinggi dari yang semestinya, pengusaha bisa melakukan penekanan biaya dari pihak finance, dan banyak lagi keputusan-keputusan lainnya.

Salah satu Software Akuntansi Yang Terbaik yaitu EASY Accounting System. Dimana terdapat banyak sekali fitur yang dapat memudahkan Anda untuk membuat laporan keuangan secara valid.

Berikut merupakn beberapa Fitur Software Akuntansi Easy Accounting System yang tidak dimiliki oleh Software Akuntansi Lain :

  • System Database Menggunakan Delphi EX 4 (Interbase 2013)
  • Mampu berkerja di Multi Core Komputer
  • Pada saat Mati lampu atau jaringan putus secara tiba-tiba Database Tidak Rusak
  • System Online Lebih Cepat
  • Database sebesar Ratusan MB tidak Berat
  • Mampu Import Jurnal Umum, Sales Invoice, Sales Order & Work Order dari Excel ke dalam Easy Accounting System
  • System EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)
  • Support EAS Mobile
  • Support E-Faktur (Peraturan Pajak per 1 Juni 2015)

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai  EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo  EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Kelebihan Menggunakan Software POS Untuk Bisnis Retail

Software Akuntansi – Kelebihan Menggunakan Software POS Untuk Bisnis Retail

Software Akuntansi***Dari banyaknya toko-toko dan minimarket di Indonesia hampir seluruhnya saat ini sudah menggunakan berbagai sistem aplikasi berbasis komputer. Karena dengan kemampuan sebuah software pengerjaan transaksi penjualan, pergerakan arus keluar masuknya barang minimarket serta laporan pada minimarket akan menjadi lebih mudah dan lebih akurat.

Software Kasir Minimarket (POS) yang ada saat ini ada di pasaran tidak semuanya berharga murah dan memiliki fitur yang lengkap atau istilahnya full version. Memangnya kenapa kalau tidak lengkap atau full version? Ya tentu saja buat apa? (kata mereka para vendor) karena tidak semuanya mampu di handle oleh aplikasi program. Sebenarnya masih ada banyak pengerjaan yang harus dilakukan secara manual. Sangat membuang-buang waktu saja bukan? Padahal laporan yang harus dikerjakan sudah banyak, seperti :

  1. Laporan stok barang.
  2. Laporan Penjualan.
  3. Laporan kas.
  4. Laporan Laba/Rugi.
  5. Laporan piutang.
  6. Dan masih banyak lagi.

Bukankah lebih baik jika segala pekerjaan diatas dapat dilakukan oleh sebuah software khusus minimarket (POS). Tentu akan lebih memudahkan Anda. Disamping itu juga tidak akan banyak membuang waktu Anda bukan?

Oleh karena itulah Kami akan menjelaskan secara umum seperti apa keunggulan dan kemampuan dasar sebuah software khusus minimarket (POS) untuk pengelolaan yang lebih baik. Lebih mudah, akurat dan untung. Anda bisa memantau perkembangan minimarket Anda dengan lebih mudah, Anda mampu mengerjakan laporannya dengan lebih cepat bisa menghemat lebih banyak waktu Anda.

********

EASY Power Cash Versi Beta Akan Launching Bulan April Mendatang

 IMG-20160311-WA0008-705x396

Easy Power Cash ini aplikasinya akan mirip dengan cara kerja sistem Point Of Sale (POS) pada umumnya, hanya saja ada beberapa kelebihan yang akan di sematkan pada aplikasi ini seperti:

  1. Windows Based dengan kecepatan sistem operasi komputer DOS
  2. Komunikasi data dengan server melalui jaringan networking
  3. Integrasi data dengan Accounting Software
  4. Import daftar barang
  5. Entri POS
  6. Pending Transaction
  7. Pembayaran tunai dan non tunai
  8. Saldo awal dan history saldo
  9. Nota Retur
  10. Daftar pengguna (User Profile)
  11. Daftar barang
  12. Persiapan singkat (Quick Setup)
  13. Pencetakan rekap dan analisa penjualan per hari
  14. Backup dan restore data
  15. Program Importir monitoring di pusat
  16. Semua Form Berbahasa Indonesia

Easy Power Cash mampu integrasi dengan software akuntansi Easy Accounting System sebagai back officenya. Software Akuntansi Easy Accounting yang tepat disandingkan dengan Easy Power Cash adalah ACCURATE 5 Platinum Edition.

Platinum Edition memiliki semua produk dari Trading dan Project Edition dan ditambah :

  • Import transaksi sales invoice & purchase invoice dari excel (excel sesuai format yang telah disediakan). Fitur ini dapat memotong stok dan menimbulkan hutang/piutang beserta umur piutang secara real time begitu anda selesai melakukan proses import. Hal ini dapat digunakan untuk perusahaan yang memiliki aplikasi penjualan tersendiri (POS,dll). Anda hanya tinggal mengekspor laporan penjualan anda ke excel, lalu import ke EASY3, jadilah laporan yang anda butuhkan. Perusahaan yang sudah memakai metode ini antara lain : GoJek, RS Cikini, TokoPDA.com, dll
  • EABT (Exclusive Access For Branch Transaction). Fitur ini akan mengunci database anda dan menjadikan beberapa cabang dalam satu database. Jadi jika anda mempunyai dua cabang/departemen, setiap masing masing departemen tidak dapat melihat transaksi dari departemen yang bukan miliknya. Hal ini juga menjadikan nomor jurnal/invoice anda menjadi terpisah menurut cabang/departemen tersebut sesuai kode nya
  • EASY Mobile. Fitur ini diperuntukan jika anda memiliki salesman di lapangan. Jadi Salesman tidak harus mendapat konfirmasi dari pusat mengenai ketersediaan barang ataupun batas piutang dari customer tersebut. Si Sales hanya harus mendownload Easy Mobile di Google Store, lalu dapat input ke Easy Accounting System.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai  EASY Accounting Software yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo  EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

Biaya Standar Dalam Industri Manufaktur

BAGAIMANA CARA MENGELOLANYA BIAYA STANDAR DALAM INDUSTRI MANUFAKTUR?

Software Akuntansi***

Biaya standart merupakan biaya yang dibayarkan dimuka dan dikeluarkan untuk membuat satu satuan produk atau untuk membiayai kegiatan tertentu dibawah asumsi kondisi ekonomi, efisiensi dan faktor – faktor lainnya. Sistem biaya standart digunakan dalam mengelola informasi biaya sehingga pihak manajemen dapat mendeteksi segala kegiatan – kegiatan dalam perusahaan yang biayanya telah menyimpang dari berbagai biaya standart yang sudah ditentukan sebelumnya.

index

Dengan menetapkan dan menggunakan biaya standar untuk persediaan maka perusahaan bisa memperkirakan perhitungan setiap nilai dari persediaan (pada basis per item) berdasarkan informasi histori dan akumulasi data lainnya. Sebenarnya GAAP tidak menghendaki perhitungan biaya standar karena GAAP mensyaratkan bahwa persediaan akan dinyatakan biaya sebenarnya (actual cost) menggunakan tiga metode berikut ini yaitu : FIFO, LIFO, atau AVERAGE. Namun penetapan biaya standar akan dapat diterima jika mendekati biaya yang sebenarnya.

Berikut merupakan tiga langkah cara dalam mengelolah biaya standar agar dapat mendekati biaya sebenarnya :

  1. Periksalah Biaya Kapitalisasi Perusahaan.

Sebelum menetapkan seberapa besaran biaya standar, maka periksalah dan tentukan segala biaya yang dianggap biaya kapitalisasi seperti : biaya barang masuk untuk persediaan atau overhead untuk persediaan yang diproduksi.

  1. Memperbaharui Biaya Standar Secara Teratur.

Memperbarui biaya standar secara bulanan atau tahunan adalah awal yang baik, tetapi tidak cukup untuk memastikan biaya persediaan yang akurat (belum lagi dampak potensial pada laporan laba rugi perusahaan yangt setiap kali biaya persediaan dibebankan). Jika biaya pengadaan suatu produk telah berubah sejak biaya standar terakhir diubah maka biaya persediaan akan salah saji dalam laporan.

  1. Menjaga “Biaya Standar kepada Biaya Sebenarnya” Cadangan di Neraca.

Setiap komponen persediaan baik itu diperoleh atau bahkan diproduksi dengan biaya yang berbeda dari biaya standar yang telah ditetapkan. Jika saja sudah memungkinkan, pada akhir setiap periode pelaporan analisis pembelian dan biaya produksi untuk kapitalisasi harus selalu dilakukan. Ketika selesai, varian kapitalisasi harus dicatat dalam “Biaya Standar ke Biaya Sebenarnya” cadangan dalam persediaan pada neraca dengan sisanya yang tepat dibebankan melalui laporan laba rugi. Cadangan ini memiliki efek menyesuaikan saldo persediaan perusahaan untuk “Biaya Sebenarnya,” yang sesuai GAAP.

Dengan melakukan setiap tahapan langkah-langkah seperti diatas, maka penyesuaian yang berpotensi sebagai bahan akhir tahun untuk persediaan dan laporan laba rugi dapat diminimalkan sekecil mungkin.

********

Software Akuntansi EASY Accounting System Hadir Untuk Memberikan Solusi Pada Perusahaan Anda.

  1. EASY Accounting System mempunyai compatibility dengan perangkat keras yang dimiliki oleh organisasi usaha saat ini.
  2. Sifat EASY Accounting System yang fleksibel untuk dimodifikasi secara spesifik yang ada dalam program aplikasi tersebut.
  3. Hubungan terintegrasi dengan modul-modul lain dalam sistem akuntansi.
  4. Kemampuan EASY Accounting System untuk memenuhi tanggung jawab fungsional suatu perusahaan, misalnya dalam menangani penerimaan pembayaran dari pelanggan untuk piutangnya
  5. EASY Accounting System memiliki tempat yang cukup untuk menyimpan file-file data yang terintegrasi.
  6. Kelengkapan dan kemudahan untuk dibaca bagi pengguna laporan.
  7. Kemampuan EASY Accounting System menghasilkan transaksi maupun laporan keuangan untuk periode yang berkesinambungan.
  8. Kemampuan EASY Accounting System menghasilkan laporan-laporan bagi pihak manajerial dengan bentuk laporan yang dapat disesuaikan.

BENEFITS yang Anda Dapat Dari Software Akuntansi Easy Accounting System :

  • untuk merencanakan dan mengatur anggaran perusahaan (Budgeting Feature),
  • dapat menghubungkan kantor pusat dengan cabang (Transaksi Online),
  • melacak nilai transaksi dengan meng-Klik Nilai di laporan (Drill Down Report),
  • untuk mengarsipkan bukti transaksi manual ke dalam sistem (Attachment Document),
  • Multi Departemen & Project, Teknologi Client – Server
  • dan masih banyak lagi.

Software Akuntansi Easy Accounting System Cocok juga untuk perusahaan lain :

  • Perusahaan Konveksi
  • Perusahaan Online Shop
  • Perusahaan Dagang
  • Perusahaan Jasa
  • Perusahaan Logistik
  • Perusahaan Retail
  • Bengkel
  • Rumah Sakit
  • Perkebunan
  • Perikanan
  • Perternakan
  • Pabrik (Manufaktur)
  • Dan Perusahaan Lainnya

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati
Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Perkembangan Bidang Akuntansi Di Seluruh Dunia

Software Akuntansi – Perkembangan Bidang Akuntansi Di Seluruh Dunia

Software Akuntansi**

Berawal dari memuncaknya revolusi industri di Negara Inggris pada tahun 1776 menimbulkan banyak efek yang positif terhadap perkembangan disiplin ilmu akuntansi.

Skripsi Akuntansi

Puncaknya adalah pada pertengahan tahun 1845 undang-undang perusahaan yang pertama di Inggris dikeluarkan untuk mengatur tentang bagaimana organisasi dan status perusahaan.  Dalam artikel milik Herbert (dalam buku Harahap, 1997) menjelaskan perkembangan akuntansi dunia adalah sebagai berikut :

  • Pada tahun 1775 : pada tahun ini mulai banyak diperkenalkan tentang bagaimana mekanisme pembukuan, baik pembukuan yang bersifat single entry maupun pembukuan jenis double entry.
  • Pada tahun 1800 : masyarakat menjadikan neraca sebagai acuan laporan keuangan yang utama dan digunakan dalam inti laporan perusahaan.
  • Tahun 1825 : perusahaan sudah mulai dikenalkan tentang bagaimana pemeriksaaan keuangan (financial auditing).
  • Tahun 1850 : laporan laba/rugi sudah mulai menggantikan posisi neraca sebagai laporan yang dianggap lebih valid dan penting.
  • Tahun 1900 : di USA mulai diperkenalkan tentang sertifikasi profesi seorang akuntan yang dilakukan melalui berbagai macam ujian-ujian dan tes-tes yang bertujuan untuk menelurkan para akuntan-akuntan publik yang handal dan dilaksanakan secara serentak (nasional).
  • Pada tahun 1925 : sudah mulai banyak perkembangan didunia akuntansi yang terjadi pada tahun ini, perkembangan tersebut diantaranya adalah :
  1. Sudah mulai banyak diperkenalkan tentang bagaimana teknik-teknik analisis biaya, akuntansi untuk perpajakan, akuntansi pemerintahan, serta pengawasan dana pemerintahan.
  2. Laporan keuangan yang sudah mulai diseragamkan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.
  3. Norma pemeriksaaan akuntan juga sudah mulai dirumuskan oleh para masing-masing ahli akuntan.
  4. Sistem akuntansi yang manual beralih kepada sistem EDP (Entry Data Proces) dengan mulai dikenalkannya istilah “punch card record”.
  • Tahun 1950 s/d 1975 : Pada tahun ini banyak sekali yang seharusnya dapat dicatat dalam perkembangan akuntansi, yaitu sebagai berikut.
  1. Pada periode ini akuntansi sudah mulai menggunakan operasi komputer dalam hal pengolahan data-datanya.
  2. Sudah dilakukan Perumusan berbagai macam Prinsip-Prinsip Akuntansi (GAAP).
  3. Analisis Cost Revenue semakin dikenal.
  4. Jasa-jasa perpajakan seperti konsultan pajak dan perencanaan pajak sudah mulai banyak yang ditawarkan untuk profesi seorang akuntan.
  5. Management accounting sebagai bidang ilmu akuntan yang khusus untuk kepentingan manajemen mulai dikenal dan mengalami perkembangan yang sangat pesat.
  6. Banyak bermunculan penawaran jasa-jasa manajemen seperti system perencanaan dan pengawasan.
  7. Perencanaan manajemen serta management auditing sudah mulai diperkenalkan.
  • Tahun 1975 : mulai awal periode ini bidang akuntansi sudah semakin banyak berkembang dan mulai bercabang kepada bidang-bidang lainnya, perkembangan tersebut antara lain adalah :
  1. Munculnya management science yang mencakup analisis proses manajemen dan usaha-usaha menemukan dan menyempurnakan kekurangan-kekurangannya.
  2. Sistem informasi semakin canggih yang mencakup perkembangan model-model organisasi, perencanaan organisasi, teori pengambilan keputusan, dan analisis cost benefit.
  3. Metode permintaan yang menggunakan komputer dalam teori cybernetics.
  4. Total system review yang merupakan metode pemeriksaan efektif sudah mulai dikenal oleh publik.
  5. Social accounting manjadi salah satu isu hangat yang mulai diperbincangkan dan membahas tentang pencatatan setiap transaksi perusahaan yang mempengaruhi lingkungan masyarakat sekitar.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi yang MUDAH dalam pengaplikasiannya, CEPAT dalam penggunaannya dan terbukti ACCURATE dalam membuat Laporan keuangan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

Prinsip-Prinsip Yang Ada Dalam Standarisasi Akuntansi

Software Akuntansi – Prinsip Dasar Akuntansi

Software Akuntansi** Prinsip utama dari dasar akuntansi adalah tentang asumsi dasar, aturan operasi, dan karakteristik penting yang membentuk kerangka kerja dalam menciptakan (output) laporan keuangan akuntansi yang amat dibutuhkan oleh pihak manajemen internal maupun external dari suatu organisasi.

images

Prinsip akuntansi sebenarnya sangat mutlak diperlukan ketika mempersiapkan laporan keuangan. Prinsip-prinsip akuntansi seperti halnya lem yang memegang proses akuntansi secara bersama-sama. Misalnya, laporan keuangan memiliki tujuan menyeluruh dalam memberikan pengguna sebagai alat laporan yang berguna untuk membuat keputusan bisnis dikemudian hari. Agar dapat berguna, informasi akuntansi harus memiliki karakteristik tertentu, seperti praktis dan bisa diandalkan. Agar bisa diandalkan, informasi akuntansi tentu harus berisikan data-data yang lebih akurat dan dapat diverifikasi dengan pasti. Agar lebih praktis, informasi akuntansi harus dapat diprediksi, disiapkan secara tepat waktu dan dapat memberikan umpan balik yang jelas terhadap manajemen.

Karakteristik lain bahwa informasi akuntansi harus konsisten, sebanding, dan bermanfaat untuk berbagai pihak, terutama pihak internal sendiri dan pihak external. Selain karakteristik, aturan operasional tertentu harus bisa ditetapkan kapan pendapatan dan beban akan dilaporkan, bagaimana beban disesuaikan dengan pendapatan, apa yang harus dilakukan ketika pilihan dapat dibuat yang mungkin melebih-lebihkan atau mengecilkan nominal angka dalam laporan, dan harus bisa diungkapkan tentang informasi apa sehingga pembaca akan sepenuhnya memahami dimana informasi yang sedang disajikan.

Ada juga beberapa asumsi dasar bahwa pembaca dapat mengandalkan informasi seperti berikut ini :

  • Informasi yang berkaitan dengan jenis badan usaha.
  • Informasi bisnis yang berlangsung dan tidak akan berhenti dalam beroperasi dalam jangka pendek.
  • Informasi keuangan yang disajikan akan diukur dalam interval waktu tertentu seperti bulan, kuartal atau tahun.
  • Informasi keuangan menggunakan unit ukuran tertentu.
  • Informasi yang akan disajikan pada biaya historis, yaitu : saat penerimaan, pembayaran, atau terjadinya : metode akuntansi yang digunakan adalah : double-entry, bukan metode lain. Ini prinsip akuntansi yang bertentangan dengan standar akuntansi.

Standarisasi Akuntansi

Standar akuntansi merupakan perjanjian tentang bagaimana memperlakukan permasalahan akuntansi karena disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut :

  • Standar akuntansi mungkin menyatakan apakah jenis sistem persediaan sudah sesuai atau belum dengan apa yang digunakan untuk jenis-jenis usaha tertentu.
  • Bagaimana seharusnya persewaan modal ketika dicatat.
  • Berapa tahun asset tak berwujud harus diamortisasi.
  • Metode penyusutan jenis apa yang seharusnya digunakan, dan lain sebagainya.

Sebenarnya terdapat ribuan standar akuntansi yang telah dikeluarkan selama bertahun-tahun. Standar-standar tersebut secara terus-menerus selalu direvisi atau dibuang karena sudah tidak berlaku untuk perkembangan zaman. Jika kita ingin lebih serius dalam bidang akuntansi maka setidaknya kita harus mengerti akan aturan-aturan yang berlaku dalam dunia akuntansi yaitu prinsip-prinsip dan standar akuntansi. Jika kita memilih untuk tidak serius sesuai aturan yang berlaku dalam standar akuntansi, tentu akan selalu ada banyak resiko yang akan kita hadapi. Seperti yang telah ada diberita tentang kasus skandal akuntansi perusahaan.

YANG MENJADI PERTANYAAN adalah : Apakah Ada Sebuah Kepolisian khusus Akuntansi? Siapa yang telah menciptakan prinsip-prinsip akuntansi? Siapa yang menetapkan dan akan merevisi akuntansi standar? Bagaimana jika kita tidak mengikuti segala aturannya, apakah kita akan dipenjarakan karena tidak mengikuti aturan standar akuntansi? Apakah ada kepolisian khusus akuntansi yang akan menyelidiki dan menangkap para pelanggar aturan standar akuntanis? Tampaknya bahwa harus ada suatu kekuatan peraturan dalam memastikan bahwa penyedia laporan keuangan sudah sesuai dengan segala aturan standar.

Prinsip-prinsip akuntansi telah banyak mengalami evolusi selama bertahun-tahun sama halnya seperti standar akuntansi. Alasannya karena masyarakat bisnis tidak bisa bekerja jika tidak ada kesamaan dan konsistensi dalam pelaporan keuangan. Ini akan menjadi kekacauan, seperti jika tidak ada peraturan dalam mengemudikan kendaraan di jalan raya. Oleh karena itu, di Amerika Serikat, sebuah badan ahli yang dikenal sebagai Financial Accounting Standards Board (FASB) telah didirikan pada tahun 1973, yang akan menggantikan badan lain yang disebut Accounting Principles Board (APB). Para anggota FASB sudah banyak melalui proses perekrutan yang panjang dalam menganalisis dan meninjau masalah di bidang akuntansi yang dibawa kepada mereka. Setelah banyak berpikir, mereka akan membuat pernyataan mengenai apa saja yang telah mereka pikir baru atau bagaimana caranya dalam revisi mendekati perlakuan masalah akuntansi yang seharusnya ada.

Software Akuntansi EASY Accounting System

Untitled-2

EASY Accounting Software adalah program yang memungkinkan pemilik usaha kecil untuk melacak pengeluaran dan arus kas dengan software akuntansi berbasis desktop (dengan fitur online) yang akan membuat pembukuan Anda sederhana dan mudah. Program ini memungkinkan Anda untuk menghubungkan melakukan pencatat transaksi sehari-hari secara aman. Software Akuntansi EASY Accounting Software juga memiliki kemampuan untuk membuat transaksi secara cepat dan mudah dan menempatkan transaksi tersebut ke dalam bagian masing-masing perusahaan Anda, seperti bagian pembelian, gudang, dan penjualan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119

Tips Sukses Dengan Menggunakan Software Akuntansi

Tips Sukses Dengan Menggunakan Software Akuntansi

tips-sukses

Menerapkan software accounting di perusahaan memang tidak mudah. Beberapa penyebab mengapa bisa terjadi kegagalan setiap kali menerapkan software akuntansi. Antara lain :

  1. Karyawan sudah memiliki kebiasaan bekerja, pola lama khususnya bekerja secara manual. Kalaupun sudah pakai software, cenderung perlu belajar beberapa saat untuk penerapan software baru. Untuk kesulitan terakhir pada umumnya mudah diatasi, sedangkan untuk yang pola lama memang membutuhkan waktu.
  2. Pimpinan perusahaan tidak komitmen terhadap perubahan sehingga kalau ada karyawan yang keberatan memakai software, pimpinan (pemilik usaha) mengiyakan yang dilatar belakangi ketakutan kehilangan karyawan yang menurutnya sangat dipercaya, bisa mewakili pimpinan jika pimpinan tidak ada, atau masalah senioritas.
  3. Masalah lainnya yang sangat krusial adalah jika yang poin pertama dan kedua tidak ada masalah, tetapi perusahaan belum memiliki system management yang baku. Dimana fungsi-fungsi pada jabatan tumpang tindih, sehingga sangat beresiko menimbulkan atau mengundang kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh karyawan. Carut marut seperti ini menyebabkan kegagalan dalam mengaplikasikan software, dimana penggunaan software sangat membutuhkan fungsi-fungsi yang jelas dan terspesialisasi. Software akuntansi pada umumnya didesain untuk fungsi-fungsi yang terspesialisasi, sehingga karyawan bisa saling mengontrol pekerjaan satu sama lainnya.

Untuk mengatasi hambatan yang ketiga, dibawah ini terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum software akuntansi diaplikasikan. Langkah-langkah tersebut antara lain :

1.Susun struktur organisasi

Menyusun struktur organisasi selain untuk efisiensi Sumber daya manusia di perusahaan, juga untuk mengetahui fungsi-fungsi yang sebenarnya ada di dalam organisasi.  Jangan sampai terlalu banyak orang pada fungsi yang sama, sehingga aplikasi software nantinya benar-benar membantu keefektipan pekerjaan karyawan. Selain itu kalau software akuntansi yang dibeli itu berdasarkan licensi, maka struktur organisasi yang dibuat dapat membantu bagian mana yang membutuhkan licensi. Kerena percuma memberikan licensi dikomputer karyawan, tapi karyawan tidak berkepentingan terhadap penggunaan software. Nah, ini banyak terjadi kekeliruan sehingga perusahaan buang-buang budget karena tidak menetapkan terlebih dahulu siapa penginput data, yang melakukan otorisasi dan yang hanya sekedar membaca laporan.

2. Susun Job description

Menyusun Job description adalah salah satu cara menspesialisasi pekerjaan agar tiap karyawan tidak bekerja tumpang tindih (over lapping) sehingga memudahkan trainer sofware accounting untuk mengatur hak akses ke software, karena tidak semua bagian software boleh dibuka oleh karyawan yang tidak berkepentingan.

3. Susun SOP (Standard operasional prosedur)

Susun standard operasional prosedur supaya kinerja karyawan memiliki alur yang sudah sangat standard, sehingga aplikasi software dapat terlaksana dengan baik. SOP ( Standard operasional procedure) memang tidak bisa dibuat dalam waktu singkat, dan sering membutuhkan pihak ketiga (konsultan) yang bisa mengamati (helikopter view) semua proses bisnis penting dalam organisasi perusahaan. Minimal SOP dibuat secara garis besar, yaitu flow-flow inti dari proses bisnis. Lalu menarik dari job description sebagai acuan dalam pembuatan SOP.  SOP sederhana bisa dibuat sesuai versi masing-masing agar aplikasi software mengikuti jalur yang sudah ditentukan.

4. Identifikasi hak akses

Lakukan indentifikasi terhadap job description utama yang berhubungan dengan input data, editing, otorisasi dan hanya pembaca laporan. Setelah itu pilah-pilah setiap aktivitas kunci tersebut untuk digunakan sebagai petunjuk “training software” yang berkaitan dengan aktivitas kunci tersebut. Pada umumnya jika sudah ditentukan masing-masing hak akses, maka setelah aplikasi software accounting selain perusahaan aman di data dan resiko pengubahan, kerugian-kerugian yang terjadi selama ini bisa diminalisir.

5. Preparing data sebelum software akuntansi diinstal di komputer

Persiapan-persiapan lainnya setelah poin 1 sampai 4 adalah persiapan untuk menginput atau copi paste data yang dimiliki oleh perusahaan saat ini, seperti data customer, data supplier, data hutang dagang, data piutang penjualan, data aktiva, modal yang disetor, data inventory (biasanya dilakukan ketika cut off) serta lainnya yang dibutuhkan adalah agar aplikasi software menjadi mudah. Data-data tersebut di input di format excel dan kemudian diimport ke software yang sudah diinstal. Melalui cara seperti ini, karyawan tidak dibuat susah ketika langsung lakukan input satu persatu di software yang tentu saja masih kurang lancar dimasa training. Hal seperti inilah yang sering merupakan penyebab kenapa aplikasi software gagal di perusahaan.

6. Instal program di komputer

Kalau langkah-langkah di atas sudah usai maka trainer software accounting sudah memiliki jalan yang lapang untuk lakukan instal software.  Kalau software sudah diinstal paling tidak karyawan mau tidak mau harus siap untuk segera menggunakan software yang sudah dibeli oleh perusahaan dalam rangka mengefektifkan pekerjaan, meminimalkan resiko kehilangan, serta dalam rangka menaikan profit.

7. Lakukan training berdasarkan job des dan hak ases

Training akan segera dilakukan secara fokus pada masing-masing job des karyawan  baik yang hanya bagian input, otorisasi maupun yang membaca laporan. Kalau sudah diatur mulai langkah 1 sampai dengan 5 maka dijamin proses training pasti akan berlangsung dengan baik dan aplikasi software akan dijamin bisa terlaksana dengan baik.

8. Lakukan evaluasi input data dari laporan

Untuk mengecek training sudah disampaikan dengan baik, maka pihak trainer software dan konsultan (jika ada) dapat memastikan apakan proses input data sudah benar, sesuai dengan akun-akun yang sudah dibuat. Evaluasi ini bisa dilihat dari laporan rugi laba maupun neraca serta laporan lainnya yang ingin dicocokan.

Langkah-langkah tersebut diatas apabila dilakukan dengan baik maka perusahaan akan berhasil dalam mengaplikasikan software akuntansi-nya.

minggu-3-mailchimp

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai  EASY Accounting Software yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo  EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

Berbagai Istilah Umum dalam Laporan Rugi-Laba Perusahaan

Software Akuntansi – Berbagai Istilah Umum dalam Laporan Rugi-Laba Perusahaan

Software Akuntansi

Laba bersih dalam hal ini dimaksudkan sebagai laba sebelum dipotong pajak.
Penjualan bersih adalah: total uang yang dihaslikan dari seluruh penjualan dikurangi dengan pengembalian, penyisihan (allowance), diskon, serta potongan harga atau diskon.

maximizing-profits

Dari berbagai Daftar Istilah Umum dalam Laporan Rugi-Laba adalah sebagai berikut :

  • Harga Pokok Penjualan (HPP)

Pada bisnin eceran dan agen, HPP adalah total harga yang dibayarkan untuk produk yang dijual selama periode laporan, ditambah dengan biaya pengiriman produk tersebut ke toko penjual. Sedangkan bagi perusahaan manufaktur, HHP adalah nilai persediaan awal yang ditambahkan dengan pembelian, biaya pengiriman, bahan baku, tenaga kerja, dan biaya tetap (overhead), kemudian dikurangi dengan persediaan akhir (siap jual).

  • Deviden

Merupakan bagian dari pendapatan bersih perusahaan yang dibayarkan atau dibagikan kepada para pemegang saham (penanam modal) dengan tingkat prosentasi tertentu per saham.

  • Pengeluaran

Biaya dalam hal menjalankan usaha. Contohnya adalah : beberapa pengeluaran-pengeluaran umum seperti upah buruh, biaya telepon, biaya asuransi, beban penyusutan, biaya bunga, serta promosi dan pengeluaran-pengeluaran lain.

  • Laba Kotor

Laba sebelum dipotong pengeluaran, biaya bunga, pajak serta biaya-biaya lainnya.

  • Pendapatan Bersih

Jumlah uang yang tersisa setelah dikurangi dengan seluruh tagihan dan biaya bunga yang jatuh tempo untuk periode laporan tersebut serta pajak.

  • Laba Bersih

Dalam hal ini diartikan sebagai laba sebelum dipotong pajak.

  • Penjualan Bersih

Total uang yang dihaslikan dari seluruh penjualan dikurangi dengan pengembalian, penyisihan (allowance), diskon, serta potongan harga atau diskon.

  • Laba Ditahan

Merupakan bagian dari pendapatan bersih perusahaan yang tidak dibayarkan atau dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Laba ditahan tersebut diinvestasikan atau ditanamkan kembali dalam perusahaan dan nilainya diakumulasi selama seumur hidup perusahaan.

Selain dari penjualan, bagaimana caranya agar Laba perusahaan makin meningkat?

Caranya dengan reminder piutang tepat waktu. Nah, bagaimana agar kita selalu update mengenai piutang tersebut?

Caranya sangat mudah, dengan menggunakan Software Akuntansi EASY Accounting System.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EAS yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EAS di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id