Posts

Etika Profesi Akuntansi: Definisi dan Prinsipnya

Etika Profesi Akuntansi

Definisi Profesional

Profesi adalah kegiatan atau pekerjaan yang selalu berhubungan dengan sumpah dan janji yang bersifat religius. Profesional berarti suatu sifat yang di miliki seseorang secara teknis dan operasional yang ditetapkan dalam batas-batas etika profesi. Suatu pekerjaan dianggap profesi apabila memiliki ciri-ciri berikut: memiliki keterampilan (skill), kode etik, tanggung jawab dan integritas, pengabdian pada publik, serta memiliki organisasi profesi. Di bidang ekonomi, etika profesi akuntansi juga sangat penting.

Definisi Teknisi Akuntansi dan Teknisi Akuntansi yang Profesional

Teknisi Akuntansi adalah teknisi yang memiliki kompetensi untuk menjadi tenaga pelaksana pembukuan penyelia bidang akuntansi pada dunia usaha, lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. Teknisi akuntansi yang profesional adalah teknisi akuntansi yang telah memenuhi standar kompetensi kerja nasional, internasional, dan standar khusus yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi terakreditasi, yaitu kompetensi profesional yang pada awalnya memiliki standar pendidikan yang tinggi, diikuti oleh pendidikan khusus, pelatihan dan ompetensi dalam subjek-subjek relevan dan pengalaman kerja.

Aspek Eksternal dan Internal yang memengaruhi profesi Teknisi Akuntansi

Aspek Internal berasal dari dalam individu sendiri yaitu moral dan profesional.
Aspek Eksternal di antaranya .

  1. Berbuat Curang dar manajer atau pemberi kerja.
  2. Bekerja sama antar rekan kerja.
  3. Bekerja sama antara pemilik perusahaan dan penarik pajak.
  4. Tekanan dari pihak lain.

Prinsip-Prinsip Etika Profesi Teknisi Akuntansi

  1. Tanggung jawab Profesi.
  2. Kepentingan Publik.
  3. Integritas.
  4. Objektivitas.
  5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional.
  6. Kerahasiaan.
  7. Perilaku Profesional.
  8. Standar Teknis.

Sistem informasi akuntansi pada suatu organisasi memiliki dua subsistem utama: sistem akuntansi manajemen dan sistem akuntansi keuangan. Sistem informasi akuntansi adalah suatu subsistem dari system informasi manajemen perusahaan secara keseluruhan.

Sistem akuntansi manajemen yaitu penyatuan bagian manajemen yang mencakup, penyajian dan penafsiran informasi yang digunakan untuk perumusan strategi, aktivitas perencanaan dan pengendalian, pembuatan keputusan, optimalisasi penggunaan sumber daya, pengungkapan kepada pemilik dan pihak luar, pengungkapan kepada pekerja, pengamanan asset guna menghasilkan informasi untuk pengguna internal, seperti manajer, eksekutif, dan pekerja.

Secara spesifik akuntansi manajemen mengidentifikasikan, mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasikan, dan melaporkan informasi, yang bermanfaat bagi pengguna internal dalam merencanakan, mengendalikan, dan membuat keputusan. Bagian integral dari manajemen yang berkaitan dengan proses identifikasi penyajian dan interpretasi/penafsiran atas informasi yang berguna untuk:

  • Merumuskan strategi.
  • Proses perencanaan dan pengendalian.
  • Pengambilan keputusan.
  • Optimalisasi keputusan.
  • Pengungkapan pemegang saham dan pihak luar.
  • Pengungkapan entitas organisasi bagi karyawan.
  • Perlindungan atas asset organisasi.

Sedangkan akuntansi keuangan adalah bagian dari akuntansi yang berkaitan dengan penyiapan laporan keuangan untuk pihak luar, seperti pemegang saham, kreditor, pemasok, serta pemerintah. Prinsip utama yang dipakai dalam akuntansi keuangan adalah persamaan akuntansi (Aktiva = Kewajiban + Modal).

Akuntansi keuangan berhubungan dengan masalah pencatatan transaksi untuk suatu perusahaan atau organisasi dan penyusunan berbagai laporan berkala dari hasil pencatatan tersebut. Laporan ini yang disusun untuk kepentingan umum dan biasanya digunakan pemilik perusahaan untuk menilai prestasi manajer atau dipakai manajer sebagai pertanggungjawaban keuangan terhadap para pemegang saham.

Hal penting dari akuntansi keuangan adalah adanya Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan aturan-aturan yang harus digunakan didalam pengukuran dan penyajian laporan keuangan untuk kepentingan eksternal. Dengan demikian, diharapkan pemakai dan penyusun laporan keuangan dapat berkomunikasi melalui laporan keuangan ini, sebab mereka menggunakan acuan yang sama yaitu SAK. SAK ini mulai diterapkan di Indonesia pada 1994, menggantikan Prinsip-prinsi Akuntansi Indonesia tahun 1984.

Perbandingan antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan dapat diklasifikasikan dalam beberapa faktor:

  1. Pengguna
  2. Pembatasan pada masukan dan proses
  3. Jenis Informasi
  4. Orientasi Waktu
  5. Tingkat agregasi
  6. Keluasan

demikian penjelasan tentang Etika Profesi Akuntansi semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

No. Telp: 021 225 451 83

WhatsApp : 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Perkembangan Bidang Akuntansi Di Seluruh Dunia

Software Akuntansi – Perkembangan Bidang Akuntansi Di Seluruh Dunia

Software Akuntansi**

Berawal dari memuncaknya revolusi industri di Negara Inggris pada tahun 1776 menimbulkan banyak efek yang positif terhadap perkembangan disiplin ilmu akuntansi.

Skripsi Akuntansi

Puncaknya adalah pada pertengahan tahun 1845 undang-undang perusahaan yang pertama di Inggris dikeluarkan untuk mengatur tentang bagaimana organisasi dan status perusahaan.  Dalam artikel milik Herbert (dalam buku Harahap, 1997) menjelaskan perkembangan akuntansi dunia adalah sebagai berikut :

  • Pada tahun 1775 : pada tahun ini mulai banyak diperkenalkan tentang bagaimana mekanisme pembukuan, baik pembukuan yang bersifat single entry maupun pembukuan jenis double entry.
  • Pada tahun 1800 : masyarakat menjadikan neraca sebagai acuan laporan keuangan yang utama dan digunakan dalam inti laporan perusahaan.
  • Tahun 1825 : perusahaan sudah mulai dikenalkan tentang bagaimana pemeriksaaan keuangan (financial auditing).
  • Tahun 1850 : laporan laba/rugi sudah mulai menggantikan posisi neraca sebagai laporan yang dianggap lebih valid dan penting.
  • Tahun 1900 : di USA mulai diperkenalkan tentang sertifikasi profesi seorang akuntan yang dilakukan melalui berbagai macam ujian-ujian dan tes-tes yang bertujuan untuk menelurkan para akuntan-akuntan publik yang handal dan dilaksanakan secara serentak (nasional).
  • Pada tahun 1925 : sudah mulai banyak perkembangan didunia akuntansi yang terjadi pada tahun ini, perkembangan tersebut diantaranya adalah :
  1. Sudah mulai banyak diperkenalkan tentang bagaimana teknik-teknik analisis biaya, akuntansi untuk perpajakan, akuntansi pemerintahan, serta pengawasan dana pemerintahan.
  2. Laporan keuangan yang sudah mulai diseragamkan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.
  3. Norma pemeriksaaan akuntan juga sudah mulai dirumuskan oleh para masing-masing ahli akuntan.
  4. Sistem akuntansi yang manual beralih kepada sistem EDP (Entry Data Proces) dengan mulai dikenalkannya istilah “punch card record”.
  • Tahun 1950 s/d 1975 : Pada tahun ini banyak sekali yang seharusnya dapat dicatat dalam perkembangan akuntansi, yaitu sebagai berikut.
  1. Pada periode ini akuntansi sudah mulai menggunakan operasi komputer dalam hal pengolahan data-datanya.
  2. Sudah dilakukan Perumusan berbagai macam Prinsip-Prinsip Akuntansi (GAAP).
  3. Analisis Cost Revenue semakin dikenal.
  4. Jasa-jasa perpajakan seperti konsultan pajak dan perencanaan pajak sudah mulai banyak yang ditawarkan untuk profesi seorang akuntan.
  5. Management accounting sebagai bidang ilmu akuntan yang khusus untuk kepentingan manajemen mulai dikenal dan mengalami perkembangan yang sangat pesat.
  6. Banyak bermunculan penawaran jasa-jasa manajemen seperti system perencanaan dan pengawasan.
  7. Perencanaan manajemen serta management auditing sudah mulai diperkenalkan.
  • Tahun 1975 : mulai awal periode ini bidang akuntansi sudah semakin banyak berkembang dan mulai bercabang kepada bidang-bidang lainnya, perkembangan tersebut antara lain adalah :
  1. Munculnya management science yang mencakup analisis proses manajemen dan usaha-usaha menemukan dan menyempurnakan kekurangan-kekurangannya.
  2. Sistem informasi semakin canggih yang mencakup perkembangan model-model organisasi, perencanaan organisasi, teori pengambilan keputusan, dan analisis cost benefit.
  3. Metode permintaan yang menggunakan komputer dalam teori cybernetics.
  4. Total system review yang merupakan metode pemeriksaan efektif sudah mulai dikenal oleh publik.
  5. Social accounting manjadi salah satu isu hangat yang mulai diperbincangkan dan membahas tentang pencatatan setiap transaksi perusahaan yang mempengaruhi lingkungan masyarakat sekitar.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi yang MUDAH dalam pengaplikasiannya, CEPAT dalam penggunaannya dan terbukti ACCURATE dalam membuat Laporan keuangan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id