Posts

Membuat Laporan Keuangan Tanpa Bantuan Konsultan Accounting

Software Akuntansi – Membuat Laporan Keuangan Tanpa Bantuan Konsultan Accounting

Software Akuntansi – Bagi seseorang yang mempunyai basic accounting, membuat laporan keuangan bukanlah hal yang sulit, namun bagi kalian yang tidak ada basic accounting, membuat laporan keuangan pasti merupakan kesulitan tersendiri.

Setiap perusahaan pasti menuntut seorang accounting perusahaan untuk menyusun laporoan keuangan dengan seakurat mungkin. Bagi perusahaan besar, seorang accounting saja belum cukup untuk memastikan keuangan tersebut akurat, mereka menggunakan jasa konsultan accounting untuk membantu mengecek data tersebut akurat atau tidak.

Sebelumnya bagi kalian yang masih awam, pasti bertanya-tanya apa itu laporan keuangan ? Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode akuntansi tertentu yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut sehat atau tidak.

Berikut langkah-langkah untuk membuat laporan keuangan :
Langkah 1 : mengumpulkan data transaksi
Langkah 2 : menganalisa data transaksi
Langkah 3 : memilah dan mengelompokkan transaksi ke dalam akun-akun
Langkah 4 : membuat laporan keuangan

Dalam langkah ke 4, membuat laporan keuangan yang lengkap terdiri dari neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas. Untuk langkah ke-3 dan ke-4 dapat terbagi dalam 3 proses yaitu pembuatan jurnal, buku besar pembantu, laporan keuangan.

Sebelum menuju ke langkah tersebut, langkah ke-1 dan ke-2 harus dilakukan terlebih dahulu, karena benar tidaknya suatu laporan kuangan kembali lagi pada data yang sudah disiapkan.
Proses pembuatan jurnal, ada 3 tahapan langkah analisa yang harus dilewati : pertama akun mana yang terlibat dalam transaksi ini, kedua bertambah atau berkurang, ketiga berapa nilai akun yang terlibat bertambah atau berkurang. Proses pembuatan buku besar pembantu, dalam proses ini kita tinggal mengelompokkan transaksi-transaksi ke masing-masing akun yang ada, tujuan dari buku besar pembantu ini adalah agar transaksi dapat terkelompok dengan rapi

Dalam penyusunan laporan keuangan ini, laporan yang disusun pertama kali adalah laporan Laba/Rugi, Laporan ini memiliki komponen, yaitu komponen Pendapatan, Harga Pokok, Biaya-Biaya. Selanjutnya laporan Neraca, Laporan ini menunjukkan posisi keuangan pada akhir periode tertentu, secara umum dalam laporan ini terdiri dari komponen Aktiva, Passiva, dan Modal.

Dari rangkaian cara pengerjaan laporan keuangan diatas, dalam kenyataannya pembuatan laporan tersebut tidak cukup hanya dalam waktu 1 minggu saja, bahkan dalam waktu 1 bulan pun terkadang belum tentu cukup untuk mengerjakannya, oleh karena itu saat ini banyak berkembang perusahaan pembuat software akuntansi, dimana perusahaan-perusahaan tersebut membuat program sesederhana mungkin agar user dapat menggunakan dengan baik, dan dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat.

Salah satu perusahaan software akuntansi ini adalah Easy Accounting System, dengan fitur-fitur yang sederhana, dan mudah dimengerti oleh user, maka user tidak perlu repot-repot membuat laporan keuangan secara manual, cukup inputkan transaksi dan laporan keuangan akan terbentuk.

Software akuntansi yang sudah terakreditasi ini mampu menyajikan laporan yang akurat, jadi bagi para pengusaha tidak perlu repot-repot lagi menggunakan jasa seorang konsultan accounting untuk membuat atau memeriksa laporan keuangan anda.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Akuntansi dan Hubungannya Dengan Keuangan

Software Akuntansi – Sistem Akuntansi dan Hubungannya Dengan Keuangan

Software Akuntansi*** Untuk mempersingkat akan langsung di jelaskan inti dari apa itu sebenarnya akuntansi sekaligus apa kaitannya dengan keuangan. Pada dasarnya, akuntansi adalah mengelompokan (classifying), mengukur (measuring), merekam atau mencatat, dalam bahasa teknisnya akuntansi disebut melakukan ‘pengakuan (recognizing)’, dan melaporkan (reporting), segala aktivitas keuangan di dalam perusahaan dari awal hingga akhir periode.

Hubungan keuangan dan akuntansi dapat di ilustrasikan dalam kasus sederhana berikut ini :

  1. Saat Penggalangan Uang (pengumpulan modal)

Pada saat terjadi proses penggalangan uang untuk keperluan modal, pastinya akan dicatatkan ke dalam dokumen-dokumen, entah itu berupa proses kredit atau pencetakan lembar saham. Nah tugas seorang karyawan di bagian akuntansi akan memilah-milah dokumen tersebut lalu kemudian melakukan penghitungan (measuring) seberapa besar dana yang bersumber dari pinjaman (debt) dan seberapa besar pula dana yang berasal dari penerbitan/penjualan saham (equity). Selanjutnya melakukan pengakuan (recognizing) yang diwujudkan dengan aktivitas pencatatan ke dalam sistem keuangan (software akuntansi atau MRP) perusahaan. Dan, sekatu-waktu semua aktivitas di fase ini akan disajikan ke dalam bentuk laporan.

  1. Saat Uang Dialokasikan dan Dipergunakan

Saat perusahaan sudah mulai beroperasi dan mempergunakan uang sesuai dengan alokasi anggaran (budget) yang telah dibuat. Maka proses pengalokasian dilakukan dengan mengeluarkan uang yang ada untuk berbagai keperluan : untuk pembelian aset, modal kerja, administrasi umum dan pemeliharaan. Uang yang keluar tersebut didokumentasikan, lalu akan dipiliah-pilah, dihitung, dicatat dan dilaporkan oleh bagian akuntansi. Demikian juga aset yang datang lalu dipergunakan juga didokumentasikan, diklasifikasikan, dihitung, dicatat dan dilaporkan.

  1. Saat Menghasilkan Uang

Menghasilkan uang dalam hal ini tentunya bukan berarti mencetak uang. Melainkan mulai dari proses produksi (untuk manufaktur) atau aktivitas menawarkan jasa untuk perusahaan bidang jasa yang akan dijual kepada konsumen dan pelanggan, hingga terbayarkan sehingga menghasilkan uang. Semua proses tersebut juga didokumentasikan, lalu diukur, dicatat dan dilaporkan oleh bagian akuntansi. Semua proses yang dijalankan oleh bagian akuntansi inipun bersiklus, mengikuti standar siklus keuangan yang diterapkan oleh perusahaan.

Tidak seperti aktivitas di keuangan yang tidak menggunakan standar tertentu, di bagian akuntansi semua aktivitas dilakukan berdasarkan standar akuntansi tertentu disesuaikan dengan wilayah yurisdiksinya (kewenangan). Misalnya, para akuntan di Indonesia menggunakan prinsip PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) yang dibuat oleh Ikatan Akuntan Indonesia IAI) dan disahkan pula oleh Dewan Standar Akuntansi Indonesia (SAI). Untuk tingkat global, para akuntan biasanya menggunakan standar keuangan global, International Accounting Standard (IAS), yang teknis pelaporannya saat ini menggunakan apa yang disebut dengan International Financial Reporting Standard (IFRS) hasil buatan dari International Accounting Standard Board (IASB) yang berbasis di London (Inggris).

Penggunaan standar menjadi sangat krusial di wilayah akuntansi, tidak lain dikarenakan adanya banyak pihak yang berkepentingan. Bukan hanya untuk internal manajemen perusahaan itu sendiri, tetapi juga untuk pihak-pihak di luar perusahaan (pemerintah, kreditur dan investor termasuk pemegang saham).

Sehingga secara keseluruhan, dibandingkan dengan bagian keuangan, jelas bagian akuntansi sifatnya lebih teknis. Itu sebabnya bagian akuntansi menjadi lebih bersifat kompleks dan rumit daripada bidang keuangan (finance).

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software akuntansi memang dirancang untuk memudahkan dalam penghitungan keuangan, informasi dan pelaporan. Dengan bantuan software akuntansi pekerjaan seorang akuntan menjadi lebih mudah dan efektif dibandingkan dengan mengerjakan secara manual.

Akhir kata dapat kita simpulkan bahwa software membantu membuat kerja kita menjadi lebih mudah dan efisien.

Jadi, sudahkan perusahaan Anda menggunakan Software Akuntansi?

Software Akuntansi Yang Terbaik yaitu EASY Accounting System dimana terdapat banyak sekali fitur yang dapat memudahkan Anda untuk membuat laporan keuangan secara valid.

Berikut merupakn beberapa Fitur Software Akuntansi Easy Accounting System yang tidak dimiliki oleh Software Akuntansi Lain :

  • System Database Menggunakan Delphi EX 4 (Interbase 2013)
  • Mampu berkerja di Multi Core Komputer
  • Pada saat Mati lampu atau jaringan putus secara tiba-tiba Database Tidak Rusak
  • System Online Lebih Cepat
  • Database sebesar Ratusan MB tidak Berat
  • Mampu Import Jurnal Umum, Sales Invoice, Sales Order & Work Order dari Excel ke dalam Easy Accounting System
  • System EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)
  • Support EAS Mobile
  • Support E-Faktur (Peraturan Pajak per 1 Juni 2015)

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai  EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo  EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id