Posts

4 Fungsi Manajemen yang Wajib Diketahui

Setiap perusahaan memiliki tujuan yang telah ditetapkan, karena tujuan ini akan memberikan arahan atau pedoman bagi kegiatan yang dilakukan dan digunakan untuk mengukur efektivitas kegiatannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan harus mengelola dengan baik beberapa faktor produksi yaitu antara lain, tenaga kerja, bahan baku, mesin, metode dan modal. Dari keenam faktor produksi tersebut harus dikembangkan semaksimal mungkin oleh perusahaan dengan menggunakan Fungsi Manajemen.

Dapat diketahui bahwa manajemen adalah suatu proses yang meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian yang dilakukan untuk mencapai sasaran perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya. Adanya aktivitas manajemen yang sering dijumpai merupakan proses untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Fungsi Manajemen

1. Perencanaan

fungsi manajemen - planning

Fungsi perencanaan merupakan fungsi terpenting dalam Fungsi Manajemen. Perencaanan diperlukan untuk membawa perusahaan dalam mencapai tujuan pada masa yang akan datang. Perencanaan yang baik dapat memberikan beberapa keuntungan yaitu mengantisipasi dan menghindari masalah di masa datang, mengembangkan rangkaian langkah taktik dan strategik serta mengidentifikasi peluang di masa depan.

Berikut adalah bentuk perencanaan dalam Fungsi Manajemen:

1. Tujuan merupakan suatu sasaran kegiatan yang dapat dicapai dalam jangka waktu tertentu.

2. Kebijakan merupakan suatu pernyataan yang digunakan untuk mengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan yang dijalani dalam mencapai tujuan.

3. Strategi merupakan program yang dibuat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan menetapkan alokasi sumber daya yang diperlukan.

4. Prosedur merupakan serangkaian tindakan yang akan dijalankan untuk mempermudah pelaksanaa kegiatan perusahaan.

5. Aturan merupakan bagian dari prosedur berupa tindakan yang spesifik.

6. Program merupakan kombinasi dari kebijakan, prosedur, aturan, dan pemberian tugas disertai anggaran.

Dalam pelaksanaannya, terdapat dua jenis perencanaan yaitu antara lain:

1. Perencanaan strategis adalah suatu proses untuk menganalisis mengambil keputusan yang meliputi misi, sasaran, strategi, dan alokasi sumber daya.

2. Perencanaan taktis adalah langkah-langkah untuk mencapai tujuan perencanaan strategis dalam jangka pendek yang berkenaan dengan apa yang harus dilakukan, siapa yang melakukan dan bagaimana melakukannya. Selain itu, mencakup kegiatan membuat anggaran tahunan, memilih prosedur yang spesifik bertujuan mengimplementasikan strategi perusahaan dan menetapkan serangkaian tindakan yang diperlukan guna meningkatkan kinerja operasional perusahaan.Pengorganisasian

Dalam Fungsi Manajemen, pengorganisasian dapat diartikan sebagai suatu proses penciptaan antara berbagai fungsi, personalia, dan faktor fisik agar pekerjaan yang dilakukan dapat terarah dan bermanfaat dalam suatu tujuan. Pengorganisasian mencakup beberapa kegiatan, antara lain:

1. Mengelompokkan pekerjaan

2. Membagi pekerjaan

3. Mengembangkan mekanisme koordinasi

4. Mendelegasikan wewenang

Pengorganisasian yang baik dapat memberikan beberapa keuntungan yaitu setiap anggota organisasi dapat mengetahui dengan jelas kewajiban, tugas dan tanggung jawab. Menjalin hubungan yang baik antar anggota organisasi maupun antar organisasi sehingga akan mempermudah dalam mencapai tujuan organisasi.

2. Pengarahan

Tujuan manajer adalah menyelaraskan tujuan perusahaan dengan tujuan individu agar tidak terjadi permasalahan dalam organisasi. Untuk itulah diperlukan pengarahan dalam Fungsi Manajemen, agar semua anggota organisasi dapat melakukan kegiatan yang ditentukan ke arah tujuan yang telah dicapai. Dengan demikian, kegiatan pengarahan menyangkut masalah motivasi, masalah kepemimpinan dan masalah pengembangan komunikasi.

3. Motivasi

Dalam memberikan motivasi, manajer harus mempengaruhi sikap bawahan agar bersedia menjalankan tugas-tugasnya selaras dengan tujuan organisasi. Faktor-faktor terpenting dalam mempengaruhi motivasi adalah tujuan dan persepsi individu/kelompok, kebutuhan pribadi dan cara dalam mewujudkan kebutuhan, tujuan dan persepsi. Selain itu, ada dua jenis motivasi yaitu motivasi positif (mempengaruhi orang lain dengan memberikan tambahan tingkat kepuasan) dan motivasi negatif (mempengaruhi orang lain dengan memberikan ancaman atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu dengan terpaksa).

4. Kepemimpinan

Pengarahan dalam hal kepemimpinan lebih terarah pada proses yang dapat memberikan motivasi untuk bekerja pada tujuan yang akan dicapai. Seorang pemimpin dapat mengarahkan dan mempengaruhi bawahan agar bersedia melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik. Keberhasilan seorang pemimpin dalam melaksanakan tugasnya lebih banyak ditentukan oleh keahlian dalam menggerakkan orang lain agar bekerja dengan baik yaitu keterampilan manajerial daripada keterampilan teknis.

  • Komunikasi

Ini merupakan kegiatan timbal balik dalam memberi ide dan keterangan yang sangat diperlukan dalam setiap usaha kerja sama manusia untuk mencapai tujuan. Komunikasi memiliki fungsi sebagai sarana penyaluran masukan sosial, sarana untuk menjalankan aktivitas yang terorganisir dan sarana untuk mempengaruhi perubahan serta sarana untuk mencapai tujuan. Dalam pelaksanaan kegiatan operasional, terdapat tiga macam komunikasi yaitu komunikasi ke bawah, komunikasi ke atas, dan komunikasi horizontal.

  • Pengendalian

Fungsi Manajemen yang terakhir adalah fungsi pengendalian, merupakan kegiatan/aktivitas untuk menemukan, mengoreksi adanya penyimpangan terhadap hasil yang dicapai kemudian membandingkan dengan rencana kerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses pengendalian melakukan pencatatan pada setiap perkembangan ke arah tujuan pokok perusahaan, sasaran dan prosedur pencapaiannya. Adapun langkah-langkah dalam proses pengendalian, yaitu sebagai berikut:

1. Menetapkan standar dan metode, dalam langkah ini dilakukan untuk mengukur prestasi.

2. Mengukur prestasi kerja, pelaksanaan dalam langkah ini adalah proses kesinambungan dan berulang-ulang serta frekuensi tergantung pada jenis aktivitasnya.

3. Menentukan apakah prestasi kerja memenuhi standar, langkah ini merupakan tindak lanjut dengan membandingkan langkah pertama dan kedua.

4. Mengambil tindakan koreksi, langkah ini diperlukan apabila terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan organisasi.

Demikian penjelasan tentang etika profesi akuntansi semoga informasi ini dapat bermanfaat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai software akuntansi EASY atau download gratis dan demo software EASY di kantor Anda, silahkan menghubungi:

Novi Yanirahmawati

No. Telp: 021-58908469

SMS/WA: 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Manajemen Modal Kerja

ilustrasi manajemen modal kerja

Manajemen Modal Kerja (working capital management) adalah manajemen yang terdiri dari unsur-unsur aktiva lancar dan hutang lancar. Tujuan dari Manajemen Modal Kerja adalah mengelola aktiva lancar dan hutang lancar dan menjamin tingkat likuiditas atau daya kekuatan perusahaan.

Hal utama dalam Manajemen Modal Kerja adalah manajemen aktiva lancar perusahaan berupa kas, sekuritas, piutang, persediaan, dan pendanaan yang diperlukan untuk mendukung aktiva lancar. Pentingnya Manajemen Modal Kerja adalah keputusan modal kerja berdampak langsung terhadap tingkat risiko, laba, dan harga saham perusahaan. Adanya hubungan langsung antara pertumbuhan penjualan dengan kebutuhan dana untuk membelanjai aktiva lancar.

 Konsep Modal Kerja

  • Konsep kuantitatif

Modal kerja menurut konsep kuantitatif adalah jumlah keseluruhan dari aktiva lancar. Unsur-unsur dari modal kerja kuantitatif meliputi kas, sekuritas, piutang dan persediaan.

  • Konsep kualitatif

Menurut konsep kualitatif, Modal Kerja  adalah kelebihan aktiva lancar di atas hutang lancar. Modal kerja dihubungkan dengan besarnya hutang lancar yang harus dilunasi. Sebagian aktiva lancar yang dipergunakan adalah hutang dagang, hutang wesel, hutang pajak, dan sebagian yang digunakan untuk membelanjai kegiatan operasi perusahaan.

  • Konsep Fungsional

Modal kerja menurut konsep fungsional adalah modal kerja yang terdiri dari modal kerja riil dan modal kerja potensial. Modal yang digunakan untuk menghasilkan current income atau konsep yang berdasarkan pada fungsi dana yang digunakan untuk memperoleh pendapatan baik pendapatan saat ini maupun pendapatan pada masa yang datang.

Kebijakan Modal Kerja

Setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda dalam mencapai tujuannya. Untuk mencapai tujuan perusahaan, kebijakan dalam pengelolaan Manajemen Modal Kerja juga berbeda. Menurut Martono dan D. Agus Harjito, ada tiga tipe kebijakan modal kerja yang kemungkinan digunakan oleh perusahaan, yaitu:

  • Kebijakan Konservatif

Kebijakan konservatif merupakan kebijakan modal kerja yang dilakukan secara hati-hati. Pada kebijakan ini, modal kerja permanen dan sebagian modal kerja variabel lainnya dibelanjai dengan sumber dana jangka pendek.

  • Kebijakan Agresif

Kebijakan agresif merupakan kebijakan yang sebagian modal kerja permanen dibelanjai dengan sumber dana jangka panjang sedangkan sebagian modal kerja permanen dan modal kerja variabel dibelanjai dengan sumber dana jangka pendek.

  • Kebijakan Moderat

Kebijakan moderat merupakan kebijakan yang mencerminkan manajemen modal kerja yang konservatif dan agresif. Kebijakan ini memisahkan secara tegas bahwa kebutuhan modal kerja yang sifatnya tetap dibelanjai dengan sumber modal yang permanen (saham) atau sumber dana yang berjangka panjang (obligasi).

Demikianlah penjelasan singkat mengenai working capital management, semoga bisa menambah informasi dan pengetahuan untuk Anda semua. Masih banyak pengetahuan lain seputar ekonomi dan akuntansi yang bisa dibaca dalam situs ini. Selain itu, Anda juga bisa mencari tahu lebih banyak informasi seputar Easy Accounting System di dalam website ini.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

No. Telp: 021 225 451 83

SMS/WA: 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id