Definisi Akuntansi Perusahaan Jasa dan Siklus yang Terjadi di Dalamnya

Di artikel lalu telah dibahas mengenai akuntansi perusahaan dagang, kali ini akan dibahas tentang akuntansi perusahaan jasa. Tentunya kita akan bahas lebih jauh lagi tentang akuntansi di usaha jasa, mulai dari definisinya hingga sampai ke siklusnya. Oke, mari memulai dari mencari pengertiannya terlebih dulu.

Definisi akuntansi perusahaan jasa adalah sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang diterapkan di jenis usaha jasa dalam suatu periode akuntansi. Proses utama di bisnis jenis ini adalah menjual jasa/service ke konsumen yang membutuhkan. Jadi, perusahaan jasa tidak menjual produk fisik. Contoh dari bisnis ini adalah rental/sewa, laundry, pendidikan, kursus, service alat elektronik, desain, advertising, dan banyak jenis lain.

Siklus Akuntansi di Bisnis Jasa

Di bisnis jasa, perusahaan tidak menghasilkan barang yang kemudian dijual ke konsumen. Aktivitas utama bisnis pelayanan ini adalah menjual skill dan service-nya kepada para pelanggannya, adapun jasa yang biasanya dijual di Indonesia adalah seperti yang disebut di atas. Karakter lain di bisnis jasa yang belum tentu ada di bisnis jenis lainnya adalah tidak adanya proses produksi dan harga pokok produksi (HPP).

Oke, sekarang mari membahas tentang siklus akuntansi di bisnis jasa.

1. Melakukan analisis terhadap transaksi yang biasa terjadi dalam jenis bisnis ini.

2. Membuat jurnal akuntansi untuk setiap transaksi yang terjadi.

3. Memindahkan transaksi akuntansi dari jurnal ke dalam buku besar.

4. Menyusun neraca saldo.

5. Membuat jurnal penyesuaian untuk memastikan biaya dan pendapatan telah dicatat di periode yang tepat.

6. Mulai menyusun neraca lajur yang memberikan informasi mendetail tentang laba dan rugi bisnis jasa.

7. Membuat laporan-laporan keuangan yang krusial, antara lain: laporan laba-rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan laporan neraca.

8. Melakukan proses pembuatan jurnal penutup pada akhir periode akuntansi.

9. Menyusun jurnal pembalik yang bertujuan untuk mengembalikan saldo dari akun yang telah ditutup.

10. Terakhir, membuat neraca akhir yang kemudian akan dipakai untuk neraca awal di periode akuntansi selanjutnya.

Akuntansi Usaha Dagang dengan Software Akuntansi

Semakin majunya teknologi, termasuk di bidang akuntansi, maka akuntansi perusahaan jasa dapat dilakukan secara lebih mudah. Caranya dengan memakai software akuntansi di dalam bisnis tersebut. Selain lebih mudah, software akuntansi memungkinkan aktivitas pelaporan jadi lebih efektif, efisien, dan pastinya meminimalisasi risiko kesalahan.

Jika Anda masih bingung software akuntansi apa yang cocok untuk perusahaan jasa, tidak usah bingung. Gunakan software akuntansi Easy Accounting System yang punya banyak modul komplet, banyak fitur, dan sangat pas untuk semua bidang bisnis di Indonesia. Dapatkan penawaran spesial dari Easy Accounting System di sini:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id