Posts

Coming Soon: Fitur RAB (Rancangan Anggaran Biaya) di Software Easy 6

Software akuntansi Easy Accounting System telah dan selalu akan memudahkan pembukuan sekaligus pencatatan keuangan usaha yang ada di Indonesia. Bukti dan komitmen ini telah ditunjukkan dengan adanya aplikasi Easy 6 dan Easy Cloud. Upaya ini juga tetap dipertahankan dengan senantiasa menambah fitur-fitur baru yang sesuai kebutuhan pengguna dan perusahaan saat ini. Satu fitur baru yang akan datang adalah Rancangan Anggaran Biaya atau biasa disebut RAB. Fitur RAB ini nantinya akan sangat membantu pengguna yang bergerak di bidang usaha konstruksi, kontraktor, jasa desain interior, dan lain-lain.

Sebelum menuju cara mendapatkan fitur baru ini, mari kita cari tahu dulu detail tentang Rancangan anggaran Biaya agar makin paham. Definisi RAB adalah penghitungan biaya berdasarkan desain dan spesifikasi pekerjaan yang akan dibuat atau dijalankan, sehingga RAB tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Fungsi Fitur RAB

1. Menyediakan Data Lengkap tentang Proyek

Segala sesuatu yang berhubungan dengan proyek, misalnya modal, bahan, jumlah pekerja, dan waktu pengerjaan, haruslah didokumentasikan secara rinci. Untuk apa? Agar nantinya perusahaan punya data untuk mengevaluasi proyek-proyek yang sudah diselesaikan. Nah, di situlah RAB dapat digunakan untuk mendokumentasikan semua data terkait proyek secara detail.

2. Proyeksi Anggaran

Seperti yang tadi telah dibahas huruf R di RAB adalah kependekan dari rencana atau rancangan. Nah, rencana ini dimaksudkan sebagai proyeksi dana untuk sebuah pekerjaan yang sedang digarap. Jadi, suatu pekerjaan nantinya tidak akan kekurangan modal hingga sampai ke tahap penyelesaiannya.

3. Estimasi Waktu Proyek

Selain digunakan untuk memproyeksikan anggaran, fungsi RAB lain adalah untuk memperkirakan lama waktu pengerjaan suatu proyek. Diharapkan dengan RAB, proyek akan bisa diselesaikan tepat waktu sesuai rencana.

Nantikan RAB di Easy Accounting System

Bisa dilihat bahwa Rancangan Anggaran Biaya penting dan punya fungsi untuk usaha bidang kontruksi dan banyak bidang lainnya. Jika ingin punya fitur ini di dalam software akuntansi silakan pakai Easy Accounting System silakan pakai Easy Accounting System. Sebab, Easy akan segera punya fitur RAB. Info lebih lengkapnya bisa didapatkan di sini:

WhatsApp: 0838 7711 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Wajib Dipelajari! Berikut 4 Sifat Laporan Keuangan & Penjelasannya

Semua level bisnis dan usaha tidak akan pernah bisa terlepas dari yang namanya laporan keuangan. Berbagai sifat laporan keuangan yang penting menjadi faktor penentu dari berbagai kinerja dan posisi keuangan perusahaan tersebut. Namun, masih ada saja yang meremehkan hal tersebut dan sama sekali belum memiliki sistem perencanaan penyusunan laporan yang sesuai prinsip akuntansi umum.

Beberapa laporan yang penting dan selalu digunakan dalam bisnis antara lain laba rugi, neraca, modal, arus kas, dan persediaan. Kelimanya saling terkait satu sama lain dan krusial untuk analisis dalam pengambilan keputusan dalam bisnis dan untuk perencanaan jangka panjang. Lalu, apa saja sifat yang ada di dalam laporan keuangan yang perlu dipahami? Mari langsung saja mulai pembahasannya.

Sifat Laporan Keuangan

1. Bisa Dipahami 

Sebuah laporan pembukuan haruslah bisa diterima, dipahami, dan dimengerti oleh yang menerima serta membacanya. Maka laporan tersebut haruslah berisi data dan informasi yang jelas.

2. Handal

Data dan informasi yang terkandung di dalam sebuah laporan mustinya bebas dari kesalahan yang berujung menyesatkan si pembaca atau penerimanya.

3. Relevan

Artinya isi laporan keuangan dapat membantu dan sangat berguna untuk dijadikan bahan evaluasi maupun untuk pengambilan keputusan serta perencanaan, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Agar relevan sebuah laporan harus memenuhi 4 syarat yaitu tepat waktu, lengkap, prediktif, dan memberi masukan.

4. Dapat Dibandingkan

Laporan yang baik adalah yang datanya bisa dikomparasi, baik dengan periode akuntansi sebelumnya maupun sesudahnya.

Kesalahan Laporan yang Harus Dihindari

Setelah memahami sifat laporan keuangan yang penting, sudah seharusnya proses pembuatannya diawasi agar terhindar dari kesalahan. Berikut adalah beberapa kesalahan yang lazim terjadi saat membuatnya.

1. Kurang paham siklus akuntansi akibatnya adalah penyusun laporan seringkali keningungan saat memilah dan menganalisisnya.

2. Laporan keuangan yang tidak relevan untuk penerimanya dan tidak mengandung informasi yang valid sehingga tidak layak untuk diberikan oleh para pengambil keputusan.

3. Penyusunan laporan kurang memperhatikan tentang lingkungan dan karakteristik usaha. Padahal inilah yang sebenarnya sangat diperlukan untuk menganalisis laporan dan kinerja keuangan bagi suatu perusahaan.

4. Laporan keuangan tidak mengandung prinsip dasar akuntansi sehingga komponen penyusunnya seringkali tidak terstruktur dengan baik.

5. Masih banyak penyusunan laporan yang mengandalkan pencatatan secara manual. Padahal sudah ada teknologi terkini yang membuat pembukuan dan akuntansi secara otomatis.

Bikin Laporan Pembukuan Pakai Easy System

Setelah memahami sifat laporan keuangan plus kesalahan yang sering terjadi saat membuatnya sehingga dapat terhindar dari hal tersebut. Nah, agar mudah, cepat, dan bebas salah saat membuat laporan keuangan usaha, ada sebuah solusi modern yang bisa digunakan yaitu software akuntansi. Dengan aplikasi keuangan ini banyak laporan yang bisa dibuat mulai dari laba rugi, neraca, persediaan, dan lain-lain.

Yuk, kelola laporan bisnis dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id

Fungsi Sistem Akuntansi dan Unsur Utama yang Ada di Dalamnya

Sistem akuntansi sangat diperlukan dalam setiap bisnis atau perusahaan yang digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan secara efektif dan efisien. Dalam mewujudkan sistem akuntansi yang baik, pada dasarnya harus mengetahui dasar dari sistem akuntansi itu sendiri, sistem akuntansi erat hubungannya dengan erjasama sumber daya manusia dengan sumber daya lainnya di dalam perusahaan untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Tujuan sistem ini pastinya sama dengan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan, karena memang berdasar dari target perusahaan.

Fungsi Utama Sistem Akuntansi

Fungsi utama sistem akuntansi adalah mendorong optimalisasi agar sistem tersebut dapat menghasilkan berbagai informasi akuntansi yang terstruktur, tepat waktu, relevan, dan dapat dipercaya. Unsur-unsur yang terdapat dalam suatu sistem pembukuan saling berkaitan satu sama lain, sehingga dapat dilakukan pengolahan data mulai dari awal transaksi sampai dengan pelaporan yang dapat dijadikan sebagai informasi akuntansi.

Adapun tujuan utama sistem ini adalah:

  • Menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru.
  • Meningkatkan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian, dan struktur informasinya.
  • Memperbaiki kontrol akuntansi dan pengecekan internal yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan dari informasi akuntansi, dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan atas aset perusahaan.
  • Mengurangi biaya dalam penyelenggaraan aktivitas akuntansi perusahaan.

Unsur Utama Sistem Akuntansi

Ada 5 unsur utama yang perlu diketahui antara lain:

1. Formulir

Dokumen yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi. Dengan formulir, data yang bersangkutan dengan transaksi yang direkam pertama kali akan dijadikan dasar dalam pencatatan.

2. Jurnal

Catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan meringkas beragam data keuangan. Dalam jurnal ini juga terdapat kegiatan peringkasan data, yang hasilnya akan dimasukkan ke rekening yang bersangkutan dalam buku besar.

3. Buku Besar (General Ledger)

Rekening yang digunakan untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. Rekening buku besar ini bisa dikatakan wadah untuk menggolongkan data keuangan, di pihak lain dapat dipandang pula sebagai sumber informasi keuangan untuk penyajian laporan keuangan.

4. Buku Pembantu (Susbsidiary Ledger)

Rekening pembantu yang merinci data keuangan yang tercantum dalam rekening tertentu dalam buku besar. Buku besar dan buku pembantu merupakan catatan akuntansi akhir, yang berarti tidak ada catatan akuntansi lain lagi sesudah data akuntansi diringkas dan digolongkan dalam rekening buku besar dan buku pembantu.

5. Laporan

Hasil akhir proses akuntansi yang berupa neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan laba ditahan, laporan harga pokok produksi, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok penjualan, daftar umur piutang, daftar utang yang akan dibayar, dan daftar saldo persediaan.

Setelah tahu fungsi, tujuan, serta unsur sistem keuangan yang sangat krusial untuk semua bisnis dan usaha, maka alangkah bijaknya jika Anda menerapkan sistem ini ke dalam perusahaan. Nah, pengusaha di Indonesia bisa mempercayakan sistem pembukuan dan keuangan pada software akuntansi Easy Accounting System yang terbukti handal dan sudah dipakai beragam level dan jenis usaha.

Ingin tahu lebih banyak tentang Easy Accounting System? Langsung klik kontak berikut:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id

Akuntan Wajib Tahu! Ini Istilah Laporan Keuangan yang Wajib Dipahami

Saat mendalami suatu bidang tentu tidak boleh setengah-setengah saat mempelajarinya. Ini berlaku juga di bidang akuntansi dan keuangan, harus tahu sampai seluk beluknya agar mahir dan menguasai ilmu tersebut. Apalagi jika Anda bekerja di bidang keuangan atau memiliki usaha sendiri. Di sini akan dibahas salah satu basic dari bidang keuangan yaitu istilah laporan keuangan yang wajib dipahami.

Mengapa harus memahami istilah laporan keuangan? Sebab di dunia akuntansi dan bisnis tidak bisa lepas dari yang namanya laporan. Ditambah lagi ada banyak jenis laporan yang ada. Jadi, mari mulai pahami istilah di dalamnya satu per satu.

Istilah Penting di Laporan Keuangan

1. Harga Pokok Penjualan (HPP)

HPP adalah total harga yang dibayarkan untuk produk yang dijual selama periode laporan, ditambah dengan biaya pengiriman produk tersebut ke toko penjual. Sedangkan bagi perusahaan manufaktur, HPP adalah nilai persediaan awal yang ditambahkan dengan pembelian, biaya pengiriman, bahan baku, tenaga kerja, dan biaya tetap (overhead), kemudian dikurangi dengan persediaan akhir.

2. Laba Bersih

Dalam hal ini diartikan sebagai laba sesudah dipotong seluruh biaya beban dan pengeluaran.

3. Laba Kotor

Laba sebelum dipotong pengeluaran, biaya bunga, pajak serta biaya-biaya lainnya.

4. Laba Ditahan

Merupakan bagian dari pendapatan bersih perusahaan yang tidak dibayarkan atau dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Laba ditahan tersebut diinvestasikan atau ditanamkan kembali dalam perusahaan dan nilainya diakumulasi selama seumur hidup perusahaan.

5. Beban

Penurunan manfaat ekonomi di dalam satu periode akuntansi atau pengurangan pendapatan yang nantinya akan menghasilkan laba bersih.

6. Neraca Saldo

Laporan yang isinya saldo akhir dari buku besar di suatu perusahaan, terdiri dari harta, utang, dan modal.

7. Pendapatan

Hasil dari penjualan barang atau jasa dari sebuah perusahaan di dalam suatu periode akuntansi.

8. Utang Usaha

Sebuah kewajiban pembayaran yang terjadi karena adanya transaksi jual beli barang atau jasa.

9. Piutang Usaha

Tagihan kepada pihak lain (konsumen) yang terjadi dari kegiatan usaha utama, misalnya penjualan barang/jasa yang biasanya tertagih dalam waktu 30 sampai 60 hari.

10. Persediaan

Barang atau bahan baku yang nantinya akan dijual oleh suatu perusahaan.

11. Aktiva Tetap

Aset atau harta yang dimiliki oleh perusahaan dan dipakai untuk kegiatan operasional perusahaan sehari-hari.

12. Penyusutan

Penurunan nilai aset yang disebabkan oleh pemakaian dan waktu yang berjalan.

Laporan Keuangan di Software Akuntansi

Setelah memahami beragam istilah yang ada di laporan pembukuan, ada baiknya memahami juga cara membuatnya. Agar mudah dan cepat membuat laporan keuangan usaha, ada sebuah solusi modern yang bisa digunakan yaitu software akuntansi. Dengan aplikasi keuangan ini banyak laporan yang bisa dibuat mulai dari laba rugi, neraca, persediaan, dan lain-lain.

Yuk, kelola laporan bisnis dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Wajib Paham! Ini Fungsi RAB untuk Kontraktor, Pemilik, dan Konsultan

Rencana Anggaran Biaya atau yang biasa disingkat menjadi RAB adalah suatu istilah yang sering dijumpai dalam berbagai bidang usaha. Perumahan, konstruksi, serta bisnis-bisnis yang membutuhkan pembiayaan adalah contoh bidang usaha yang membutuhkan Rancangan Anggaran Biaya. Mengapa RAB ini begitu penting dan dibutuhkan di banyak bisnis. Agar tahu jawabannya, di sini akan dibahas mengenai fungsi RAB untuk beragam bisnis.

Agar tidak lupa, mari bahas dulu definisi RAB yaitu penghitungan biaya berdasarkan desain dan spesifikasi pekerjaan yang akan dibuat atau dijalankan, sehingga RAB tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Fungsi Rencana Anggaran Biaya

Ternyata RAB punya banyak fungsi untuk beragam peranan pekerjaan, antara lain untuk kontraktor, pemilik, dan konsultan. Oke, mari bahas satu per satu fungsinya.

Fungsi RAB bagi Kontraktor

1. Untuk pertimbangan atau estimasi penawaran saat proses lelang untuk sebuah proyek.

2. Menentukan maju tidaknya kontraktor untuk sebuah proyek dengan melihat potensi keuntungan ekonomis dari proyek tersebut.

3. Bahan acuan di dalam proyek, terutama untuk pengendalian keuangan proyek.

Fungsi RAB bagi Pemilik Proyek

1. Sebagai bahan perkiraan untuk nilai investasi dari sebuah pekerjaan yang akan dibuat.

2. Membandingkan harga penawaran dari kontraktor apakah sudah layak atau belum.

3. Membantu mengatur cash flow untuk pembiayaan pekerjaan.

Fungsi RAB bagi Konsultan

1. Alat bantu untuk menghitung kemajuan atau progress dari sebuah proyek yang berjalan.

RAB dengan Software Akuntansi

Dengan banyaknya keuntungan yang didapat saat menyusun Rencana Anggaran Biaya, tentu hal ini tidak bisa dianggap sebelah mata lagi. Lalu, adakah cara mudah untuk menyusun RAB ini? Tentu saja ada, Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk menyusun dan membuat RAB.

Demikianlah fungsi RAB yang tentunya akan sangat memudahkan bagi para pengusaha bidang kontraktor dan bidang lainnya jika bisa membuat Rencana Anggaran Biaya di dalam software akuntansi. Mereka Nah, software akuntansi Easy Accounting System punya kejutan nih seputar RAB. Penasaran? Nantikan informasi selengkapnya dan selanjutnya dari kami atau jika memang sudah sangat ingin tahu silakan langsung hubungi kontak berikut:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Mengenal Definisi Utang dan Jenis-jenisnya

Di dalam akuntansi ada banyak hal yang harus dipahami dan dipelajari, misalnya saja akun, persediaan, kas, utang, dan banyak hal lain. Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai utang. Tentu saja akan dibahas lebih jauh tentang definisi utang beserta jenis-jenis utang yang ada.

Definisi Utang dalam Akuntansi

Pengertian utang dalam akuntansi bisa diartikan juga sebagai pengorbanan ekonomis yang telah dilakukan oleh perusahaan di masa yang akan datang dalam bentuk penyerahan aktiva/harta atau pemberian jasa karena transaksi yang sudah dilakukan sebelumnya oleh perusahaan.

Memahami utang sangat penting dalam bidang akuntansi juga dalam kehidupan dunia bisnis sehari-hari, terutama jika sedang mengelola keuangan usaha. Dengan kemampuan dasar dalam membedakan tiap utang ini, Anda dapat dengan mudah mengelola setiap pelunasannya dengan tahapan-tahapan skala prioritas pembayaran kepada setiap vendor.

Dalam disiplin ilmu akuntansi, utang tidak ditulis sebagai hutang. Hal ini dilakukan karena utang adalah kata baku. Alasan lain adalah untuk membedakan istilah utang dan harta. Dalam persamaan akuntansi, harta disingkat dengan huruf “H” dan utang disingkat dengan huruf “U”, bukan hutang (huruf “H”).

Jenis-jenis Utang

Secara umum utang dibagi berdasarkan jangka waktu pembayarannya yaitu:

1. Utang Jangka Pendek

Sama halnya seperti perhitungan harta/aktiva, perhitungan utang jangka pendek juga didasarkan pada waktu satu tahun atau satu masa perputaran usaha yang sedang dilakukan. Artinya, utang jangka pendek adalah segala kewajiban yang harus diselesaikan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun oleh perusahaan.

Yang termasuk kategori dalam utang jangka pendek di antaranya:

a. Utang Usaha/Dagang

b. Biaya yang Akan Dibayarkan

c. Penghasilan yang Diterima di Muka

d. Utang Jangka Panjang

Berbeda dengan utang jangka pendek, utang jangka panjang memiliki fleksibilitas pembayaran lebih lama dari pembayaran dari hutang jangka pendek, yaitu bisa lebih dari satu tahun. Yang termasuk dalam utang jenis ini sebenarnya banyak sekali. Misalnya, di dalam perusahaan ada utang obligasi dan utang hipotek. Kedua utang tersebut sangat mungkin jarang didengar sehari-hari.

Yang akan lebih sering Anda temui adalah utang-utang lain dengan kesepakatan tertentu antara satu pribadi dengan mitra bisnisnya dan memiliki jangka waktu pembayaran yang lebih lama dari utang jangka pendek.

Mencatat Utang dengan Software Akuntansi

Agar tidak kerepotan saat mencatat utang usaha, ada sebuah solusi modern yang bisa digunakan yaitu software akuntansi. Dengan aplikasi keuangan ini bisa dicari dengan mudah berapa jumlah utang yang dimiliki dan kapan jatuh temponya.

Yuk, kelola utang, piutang, persediaan, dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Punya Masalah Stok Barang? Berikut Trik untuk Mengatasinya

Menjalankan bisnis, baik itu yang berskala kecil hingga ke yang besar, pastilah punya tantangan dan permasalahan tersendiri. Salah satu kendala klasik yang dialami oleh pengusaha tidak lain dan tidak bukan adalah masalah stok barang. Selalu saja ada yang harus dibenahi.

Masalah stok barang ini beragam, mulai dari data barang yang tidak sinkron, banyak produk hilang, telat mengisi stok barang yang habis, hingga item yang masih banyak menumpuk dalam gudang.

Lalu, adakah solusi cerdas untuk permasalahan klasik ini? Jawabannya tentu saja ada dan pastinya akan sangat membantu para pebisnis. Mari langsung menuju ke solusinya.

Stok Barang Rapi dengan Software Akuntansi

Solusi dari kendala yang telah lama dan banyak dialami oleh para pebisnis ini adalah pemanfaatan software akuntansi di dalam usaha. Memangnya bisa software akuntansi mengatasi masalah ini? Tentu bisa! Sebab software akuntansi dapat melakukan hal-hal berikut ini.

1. Mencatat Stok Barang yang Masuk dan Keluar

Dengan aplikasi akuntansi semua barang akan dicatat di akunnya masing-masing. Jadi, saat ada pembelian barang tersebut otomatis stoknya akan bertambah dan saat barang tersebut terjual otomatis jumlahnya akan berkurang.

2. Lebih Mudah Saat Melakukan Pengecekan Barang

Semua stok barang bisa langsung dilihat di dalam modul persediaan yang ada di dalam software akuntansi, bisa juga dilihat dari laporan per barangnya. Pengguna bisa cek barang di periode yang diinginkan secara mudah, baik itu tiap bulan, tri wulan, atau per semester, tinggal klik saja dan tentunya data bisa dicetak.

3. Tahu Saat Tepat untuk Restok Barang

Momen untuk menambah stok barang tertentu haruslah tepat. Sebab, jika momennya tidak pas, kita malah menambah barang yang stoknya masih banyak dan yang stoknya habis justru tidak segera dibeli. Dengan software akuntansi, kita bisa tahu stok aktual barang sehingga bisa tahu kapan waktu untuk restok tanpa takut terjadi kesalahan.

4. Bisa Pilah Stok Barang Lama & Baru

Di gudang biasanya ada barang stok lama dan baru. Biasanya stok lama akan dikeluarkan atau dijual dulu sebelum kadaluarsa. Nah, dengan software akuntansi barang stok lama bisa lebih mudah diatur agar keluar atau dijual terlebih dulu.

Pakai Easy Accounting System Agar Stok Barang Rapi

Bagaimana, pasti ingin punya stok yang rapi dan teratur kan? Maka silakan gunakan software akuntansi Easy Accounting System yang dapat atur stok dan persediaan, sekaligus bisa dipakai untuk bertransaksi hingga ke pembuatan laporan.

Tertarik pakai software Easy Accounting System? Langsung hubungi kontak berikut dan dapatkan penawaran spesialnya:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Web: www.easycloud.co.id

Tip Belajar Akuntansi Agar Cepat Paham dan Mahir

Akuntansi kini bukanlah sebuah istilah yang terasa asing, khususnya untuk yang di sekolah sudah mendapat mata pelajaran ini. Apalagi yang sudah kuliah dan menempuh jurusan ekonomi atau akuntansi. Bisa jadi ini merupakan mata pelajaran/kuliah yang sudah menjadi makanan sehari-hari. Sebenarnya, tidak bisa dibilang bahwa bidang keilmuan akuntansi itu menyenangkan. Keilmuan akuntansi juga bisa dibilang kadang juga membuat kepala pening atau rumit. Berikut ini merupakan beberapa tips belajar akuntansi sederhana yang bisa dicoba.

Tujuan kami membagi tip ini untuk menghapus mindset bahwa belajar akuntansi itu membingungkan dan susah sekali. Untuk itu, langsung saja kita pelajari apa saja tipnya.

1. Pelajari Dulu Basic Akuntansi

Alangkah sangat baiknya jika teman-teman berusaha memahami terlebih dahulu apa itu basic akuntansi. Serta menganggap bahwa akuntansi itu sesuatu yang menarik dan menyenangkan, bukan sebagai sesuatu yang terpaksa untuk dipelajari. Anggap saja seperti game, namun bukan sembarang game, melainkan game tentang logika keuangan.

Agar bisa mencapai level tertinggi di game logika keuangan ini tentunya kita harus pahami dulu cara mainnya, yaitu basic atau dasar akuntansi. Kita bisa mulai dari memahami tentang debit dan kredit.

2. Posisikan Diri Seolah Pengusaha Betulan

Di poin pertama sudah disinggung bahwa kita harus memakai logika saat belajar akuntansi, apalagi jika harus membahas keuangan perusahaan dagang. Nah, kita harus berpikir seolah-olah diri kita adalah seorang wirausahawan dalam bidang perdagangan. Tentu hal itu akan lebih menyenangkan bukan? ada retur, jurnal, buku besar, buku besar pembantu, persediaan, ada berbagai macam metode-metode yang digunakan untuk menghitung persediaan. Jika memang kita sendiri adalah ownernya yang sejak awal sudah ada niat untuk mempelajarinya tanpa harus disuruh pun pasti akan mencari jawaban atas apa yang belum diketahui.

Yang perlu untuk diingat adalah ilmu itu akan semakin bertahan lama jika kita sendiri yang mempelajari dan menerapkannya atau yang biasa disebut learning by doing. Tentu terdapat rasa kepuasan tersendiri jika kita bisa mengetahui sesuatu yang belum pernah kita tahu sebelumnya.

3. Pelajari Rumus Akuntansi Mulai dari yang Sederhana

Ketika mempelajari sesuatu kita harus pahami dulu dasarnya, jadi saat belajar akuntansi kita harus memulainya dari akun harta, hutang, modal, pendapatan dan beban. Usahakan hafal urutannya, jangan sampai terbalik. Akun harta/aset sudah pasti nomor 1 dalam urutan akun.

Sedangkan hutang sudah pasti berada dalam urutan akun nomor 2 dan seterusnya sampai pada akun beban yang ada di nomor 5.

Nah, setiap urutan itu jangan sampai Anda lupakan, ketahui juga setiap anak dari harta ini. Misalnya: kas, akun piutang, dan piutang-piutang lainnya. Seperti itu seterusnya, carilah tahu dengan banyak membaca buku tentang akuntansi atau dengan browsing dari internet.

4. Berlatih dengan Mengerjakan Soal Akuntansi

Setelah mengerti dan memahami rumus akuntansi, tips belajar akuntansi selanjutnya adalah mengaplikasikan rumus-rumus tersebut untuk mengerjakan dan menyelesaikan soal akuntansi. Bebas pilih soal akuntansi apa saja, entah itu contoh soal tentang perubahan modal atau mungkin lebih mengarah kepada teori seperti contoh soal akuntansi tentang jurnal dan buku besar. Yang terpenting adalah sering-sering mengerjakan soal karena practice makes perfect, semakin banyak latihan akan membuat semakin mahir di suatu bidang.

5. Bertanya kepada yang Lebih Paham

Jika ingin mempelajari sesuatu harus lebih sering bertanya kepada yang lebih pintar akan sesuatu yang ingin kita pelajari bukan? Seperti bertanya kepada teman yang lebih paham akuntansi, jangan ragu untuk ajukan pertanyaan daripada tidak paham dan salah mengerti konsep akuntansi.

Jika ingin belajar akuntansi, kami sarankan teman-teman sekalian belajar memakai software akuntansi. Karena saat ini mayoritas pembukuan di perusahaan sudah dilakukan dengan aplikasi tersebut. Salah satu software akuntansi yang patut dicoba adalah Easy Accounting System yang sangat mudah dioperasikan bahkan oleh pemula sekalipun. Jika tertarik mencoba Easy Accounting System bisa menghubungi kontak berikut ini:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id 

Pengeluaran Modal Vs Pengeluaran Pendapatan, Apa Perbedaannnya?

Berbicara tentang akuntansi, maka akan ada banyak topik yang bisa dibahas mulai dari modal, laporan, aktiva, pemasukan, pengeluaran, dan banyak hal lainnya. Di sini kita akan bahas mengenai pengeluaran yang ada di dalam akuntansi, tepatnya tentang pengeluaran modal dan  pengeluaran pendapatan. Tentu kita akan bahas tentang definisi dari keduanya serta apa saja contohnya. Mari kita langsung mulai pembahasannya.

Pengeluaran Modal

Definisi pengeluaran modal atau yang juga dikenal dengan istilah capex (capital expenditure) merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aset tetap, menambah kapasitas output aktiva tetap, menambah tingkat keefisienan aktiva tetap, juga memperpanjang umur ekonomis suatu aktiva tetap yang manfaat ekonomisnya lebih dari satu tahun buku. Apabila dilihat dari tingkat material, biasanya biaya ini dikeluarkan dalam nominal yang cukup tinggi. Selain itu, frekuensi pengeluaran modal ini jarang terjadi. Contohnya: Biaya yang dikeluarkan dalam pembelian aktiva tetap.

Biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pembelian salah satu atau lebih komponen aktiva tetap maupun biaya penggantian komponen-komponen aktiva perlu diganti. Biaya yang dikeluarkan dengan tujuan mendapatkan manfaat ekonomis di masa yang akan datang, meningkatkan kapasitas produksi maupun tingkat efisiensi juga bisa memperpanjang umur ekonomis atau masa manfaat atas aset tetap.

Misalnya, pembelian mesin produksi, pembelian komponen mesin produksi, upgrade kapasitas mesin produksi, yang umumnya jumlah yang dikeluarkan untuk itu sangat material. Jadi, pengeluaran modal merupakan pengeluaran yang tidak dibebankan pada saat periode pengeluaran itu terjadi melainkan dikapitalisasi sebagai aset tetap dalam neraca. Karena pengeluaran ini diharapkan memberikan manfaat untuk perusahaan di masa yang akan datang. Kemudian secara periodik, aset tetap ini dialokasikan sebagai beban penyusutan pada periode mendatang.

Pengeluaran Pendapatan

Definisi pengeluaran pendapatan atau revenue expenditure adalah pengeluaran/biaya biaya yang hanya memberikan manfaat ekonomis pada saat periode berjalan terjadinya pengeluaran. Pengeluaran ini tidak dikapitalisasi sebagai aset tetap pada neraca tetapi langsung dijalankan pada laporan laba-rugi periode berjalan. Dilihat dari nilai materialitasnya, pengeluaran pendapatan ini nilainya cenderung kecil, alias tidak material bagi perusahaan. Manfaat ekonomisnya yang diperoleh tidak lebih dari satu tahun buku.

Pengeluaran ini biasanya juga sering terjadi dalam operasional perusahaan dan berulang-ulang, contohnya: pengeluaran pemeliharaan mesin, pembersihan mesin, melumasi mesin agar bisa beroperasi seperti biasanya.

Pengeluaran-pengeluaran seperti ini biasanya tidak membuat umur ekonomis mesin bertambah, juga tidak bisa meningkatkan kapasitas produksi mesin maupun tingkat efisiensinya dan nominal yang dikeluarkan cenderung tidak material dibanding perolehan mesin itu sendiri.

Pengeluaran seperti ini berulang terjadi dan pencatatannya langsung dibebankan pada periode tersebut. Namun, jika seandainya ada salah satu komponen mesin yang rusak, misalnya ada beberapa kabel yang harus diganti atau palang yang harus dilas dan kerusakannya tidak sampai membuat turun mesin, nilainya tidak material. Maka pengeluaran ini dicatat sebagai beban perbaikan, tidak dikapitalisasi.

Urus & Catat Pengeluaran dengan Software Akuntansi

Demikian penjelasan tentang perbedaan pengeluaran modal dengan pengeluaran pendapatan semoga informasi ini dapat bermanfaat. Jika ingin makin mudah mengurus serta mencatat pengeluaran untuk akuntansi perusahaan bisa menggunakan software akuntansi. Nah, Easy Accounting System dapat diandalkan untuk mencatat pengeluaran dan membuat laporan yang berhubungan secara otomatis. Sebab, Easy Accounting System punya modul yang lengkap dan banyak fitur unggulan untuk pencatatan seluruh urusan keuangan perusahaan. Buktikan kemudahan Easy Accounting System dan penawaran terbaiknya di sini:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id

Definisi Akuntansi Perusahaan Jasa dan Siklus yang Terjadi di Dalamnya

Di artikel lalu telah dibahas mengenai akuntansi perusahaan dagang, kali ini akan dibahas tentang akuntansi perusahaan jasa. Tentunya kita akan bahas lebih jauh lagi tentang akuntansi di usaha jasa, mulai dari definisinya hingga sampai ke siklusnya. Oke, mari memulai dari mencari pengertiannya terlebih dulu.

Definisi akuntansi perusahaan jasa adalah sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang diterapkan di jenis usaha jasa dalam suatu periode akuntansi. Proses utama di bisnis jenis ini adalah menjual jasa/service ke konsumen yang membutuhkan. Jadi, perusahaan jasa tidak menjual produk fisik. Contoh dari bisnis ini adalah rental/sewa, laundry, pendidikan, kursus, service alat elektronik, desain, advertising, dan banyak jenis lain.

Siklus Akuntansi di Bisnis Jasa

Di bisnis jasa, perusahaan tidak menghasilkan barang yang kemudian dijual ke konsumen. Aktivitas utama bisnis pelayanan ini adalah menjual skill dan service-nya kepada para pelanggannya, adapun jasa yang biasanya dijual di Indonesia adalah seperti yang disebut di atas. Karakter lain di bisnis jasa yang belum tentu ada di bisnis jenis lainnya adalah tidak adanya proses produksi dan harga pokok produksi (HPP).

Oke, sekarang mari membahas tentang siklus akuntansi di bisnis jasa.

1. Melakukan analisis terhadap transaksi yang biasa terjadi dalam jenis bisnis ini.

2. Membuat jurnal akuntansi untuk setiap transaksi yang terjadi.

3. Memindahkan transaksi akuntansi dari jurnal ke dalam buku besar.

4. Menyusun neraca saldo.

5. Membuat jurnal penyesuaian untuk memastikan biaya dan pendapatan telah dicatat di periode yang tepat.

6. Mulai menyusun neraca lajur yang memberikan informasi mendetail tentang laba dan rugi bisnis jasa.

7. Membuat laporan-laporan keuangan yang krusial, antara lain: laporan laba-rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan laporan neraca.

8. Melakukan proses pembuatan jurnal penutup pada akhir periode akuntansi.

9. Menyusun jurnal pembalik yang bertujuan untuk mengembalikan saldo dari akun yang telah ditutup.

10. Terakhir, membuat neraca akhir yang kemudian akan dipakai untuk neraca awal di periode akuntansi selanjutnya.

Akuntansi Usaha Dagang dengan Software Akuntansi

Semakin majunya teknologi, termasuk di bidang akuntansi, maka akuntansi perusahaan jasa dapat dilakukan secara lebih mudah. Caranya dengan memakai software akuntansi di dalam bisnis tersebut. Selain lebih mudah, software akuntansi memungkinkan aktivitas pelaporan jadi lebih efektif, efisien, dan pastinya meminimalisasi risiko kesalahan.

Jika Anda masih bingung software akuntansi apa yang cocok untuk perusahaan jasa, tidak usah bingung. Gunakan software akuntansi Easy Accounting System yang punya banyak modul komplet, banyak fitur, dan sangat pas untuk semua bidang bisnis di Indonesia. Dapatkan penawaran spesial dari Easy Accounting System di sini:

WhatsApp: 0838 7717 7119

Telepon: (021) 225 451 83

Website: www.easycloud.co.id