Wajib Dipelajari! Berikut 4 Sifat Laporan Keuangan & Penjelasannya
Semua level bisnis dan usaha tidak akan pernah bisa terlepas dari yang namanya laporan keuangan. Berbagai sifat laporan keuangan yang penting menjadi faktor penentu dari berbagai kinerja dan posisi keuangan perusahaan tersebut. Namun, masih ada saja yang meremehkan hal tersebut dan sama sekali belum memiliki sistem perencanaan penyusunan laporan yang sesuai prinsip akuntansi umum.
Beberapa laporan yang penting dan selalu digunakan dalam bisnis antara lain laba rugi, neraca, modal, arus kas, dan persediaan. Kelimanya saling terkait satu sama lain dan krusial untuk analisis dalam pengambilan keputusan dalam bisnis dan untuk perencanaan jangka panjang. Lalu, apa saja sifat yang ada di dalam laporan keuangan yang perlu dipahami? Mari langsung saja mulai pembahasannya.

Sifat Laporan Keuangan
1. Bisa Dipahami
Sebuah laporan pembukuan haruslah bisa diterima, dipahami, dan dimengerti oleh yang menerima serta membacanya. Maka laporan tersebut haruslah berisi data dan informasi yang jelas.
2. Handal
Data dan informasi yang terkandung di dalam sebuah laporan mustinya bebas dari kesalahan yang berujung menyesatkan si pembaca atau penerimanya.
3. Relevan
Artinya isi laporan keuangan dapat membantu dan sangat berguna untuk dijadikan bahan evaluasi maupun untuk pengambilan keputusan serta perencanaan, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Agar relevan sebuah laporan harus memenuhi 4 syarat yaitu tepat waktu, lengkap, prediktif, dan memberi masukan.
4. Dapat Dibandingkan
Laporan yang baik adalah yang datanya bisa dikomparasi, baik dengan periode akuntansi sebelumnya maupun sesudahnya.
Kesalahan Laporan yang Harus Dihindari
Setelah memahami sifat laporan keuangan yang penting, sudah seharusnya proses pembuatannya diawasi agar terhindar dari kesalahan. Berikut adalah beberapa kesalahan yang lazim terjadi saat membuatnya.
1. Kurang paham siklus akuntansi akibatnya adalah penyusun laporan seringkali keningungan saat memilah dan menganalisisnya.
2. Laporan keuangan yang tidak relevan untuk penerimanya dan tidak mengandung informasi yang valid sehingga tidak layak untuk diberikan oleh para pengambil keputusan.
3. Penyusunan laporan kurang memperhatikan tentang lingkungan dan karakteristik usaha. Padahal inilah yang sebenarnya sangat diperlukan untuk menganalisis laporan dan kinerja keuangan bagi suatu perusahaan.
4. Laporan keuangan tidak mengandung prinsip dasar akuntansi sehingga komponen penyusunnya seringkali tidak terstruktur dengan baik.
5. Masih banyak penyusunan laporan yang mengandalkan pencatatan secara manual. Padahal sudah ada teknologi terkini yang membuat pembukuan dan akuntansi secara otomatis.
Bikin Laporan Pembukuan Pakai Easy System
Setelah memahami sifat laporan keuangan plus kesalahan yang sering terjadi saat membuatnya sehingga dapat terhindar dari hal tersebut. Nah, agar mudah, cepat, dan bebas salah saat membuat laporan keuangan usaha, ada sebuah solusi modern yang bisa digunakan yaitu software akuntansi. Dengan aplikasi keuangan ini banyak laporan yang bisa dibuat mulai dari laba rugi, neraca, persediaan, dan lain-lain.
Yuk, kelola laporan bisnis dan banyak hal lain dengan software akuntansi Easy Accounting System. Segera hubungi kontak berikut untuk penawaran spesialnya:
WhatsApp: 0838 7717 7119
Telepon: (021) 225 451 83
Website: www.easycloud.co.id





