Posts

Rasio Laba Utang

Software Akuntansi – Rasio Laba Utang

Software Akuntansi – Rasio Laba Utang adalah rasio keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang saat ini dengan membandingkan pendapatan operasional bersih dengan kewajiban pelayanan total utang. Dengan kata lain, rasio ini membandingkan kas yang tersedia perusahaan dengan kewajiban bunga, prinsip, dan sinking fund saat ini.

Rasio-Jaminan-Hutang-300x224

Layanan utang coverage ratio penting untuk kedua kreditur dan investor, tetapi kreditur paling sering menganalisanya. Sejak rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk membuat kewajiban utangnya saat ini, kreditur saat ini dan masa depan sangat menarik di dalamnya.

Kreditor tidak hanya ingin mengetahui posisi kas dan arus kas perusahaan, mereka juga ingin tahu berapa banyak utang yang saat ini berutang dan kas yang tersedia untuk membayar utang saat ini dan masa depan.

Berbeda dengan rasio utang , rasio debt service coverage mempertimbangkan semua biaya yang terkait dengan utang termasuk beban bunga dan kewajiban lainnya seperti pensiun dan tenggelam kewajiban dana. Dengan cara ini, DSCR lebih jitu dari kemampuan perusahaan untuk membayar utang dari rasio utang.

Rumus
Layanan utang rumus rasio cakupan dihitung dengan membagi laba operasional bersih oleh layanan total utang.

Pendapatan operasional bersih adalah pendapatan atau arus kas yang tersisa setelah semua biaya operasi telah dibayar. Hal ini sering disebut laba sebelum bunga dan pajak atau EBIT. Pendapatan operasional bersih biasanya dinyatakan secara terpisah pada laporan laba rugi . Utang total mengacu pada semua biaya yang berkaitan dengan pembayaran hutang perusahaan. Ini sering mencakup pembayaran bunga, pembayaran prinsip, dan kewajiban lainnya. Jumlah utang jarang diberikan dalam satu set laporan keuangan . Banyak kali ini disebutkan dalam catatan laporan keuangan, namun,

Analisa
Layanan utang rasio cakupan mengukur kemampuan perusahaan untuk mempertahankan tingkat utang saat ini. Inilah sebabnya mengapa rasio yang lebih tinggi selalu lebih menguntungkan daripada rasio yang lebih rendah. Sebuah rasio yang lebih tinggi menunjukkan bahwa ada lebih pendapatan yang tersedia untuk membayar hutang.

Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan memiliki rasio 1, yang berarti bahwa laba operasi bersih perusahaan sama kewajiban pelayanan utang. Dengan kata lain, perusahaan menghasilkan cukup pendapatan untuk membayar hutang-nya. Sebuah rasio kurang dari satu berarti bahwa perusahaan tidak menghasilkan laba operasi yang cukup untuk membayar utang dan harus menggunakan beberapa tabungan.

Umumnya, perusahaan dengan rasio layanan yang lebih tinggi cenderung memiliki lebih banyak uang dan lebih mampu membayar kewajiban utang mereka pada waktu.

Contoh :
Burton Sepatu Store mencari untuk merombak toko, tetapi tidak memiliki cukup uang untuk membayar untuk merombak itu sendiri. Dengan demikian, Burton berbicara dengan beberapa bank untuk mendapatkan pinjaman. Burton adalah sedikit khawatir bahwa ia tidak akan mendapatkan pinjaman karena dia sudah memiliki beberapa pinjaman.

Menurut laporan keuangan dan dokumen, Burton memiliki berikut:

Laba Operasi Bersih    $ 150.000
Beban Bunga    $ 55.000
Pembayaran prinsip    $ 35.000
Sinking Fund Kewajiban    $ 25.000

Berikut adalah perhitungan debt service coverage Burton:
Seperti yang Anda lihat, Burton memiliki rasio 1,3. Ini berarti bahwa Burton membuat cukup keuntungan operasi untuk membayar biaya jasa utang saat ini dan dibiarkan dengan 30 persen dari keuntungannya.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Membuat Laporan Keuangan Tanpa Bantuan Konsultan Accounting

Software Akuntansi – Membuat Laporan Keuangan Tanpa Bantuan Konsultan Accounting

Software Akuntansi – Bagi seseorang yang mempunyai basic accounting, membuat laporan keuangan bukanlah hal yang sulit, namun bagi kalian yang tidak ada basic accounting, membuat laporan keuangan pasti merupakan kesulitan tersendiri.

Setiap perusahaan pasti menuntut seorang accounting perusahaan untuk menyusun laporoan keuangan dengan seakurat mungkin. Bagi perusahaan besar, seorang accounting saja belum cukup untuk memastikan keuangan tersebut akurat, mereka menggunakan jasa konsultan accounting untuk membantu mengecek data tersebut akurat atau tidak.

Sebelumnya bagi kalian yang masih awam, pasti bertanya-tanya apa itu laporan keuangan ? Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode akuntansi tertentu yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut sehat atau tidak.

Berikut langkah-langkah untuk membuat laporan keuangan :
Langkah 1 : mengumpulkan data transaksi
Langkah 2 : menganalisa data transaksi
Langkah 3 : memilah dan mengelompokkan transaksi ke dalam akun-akun
Langkah 4 : membuat laporan keuangan

Dalam langkah ke 4, membuat laporan keuangan yang lengkap terdiri dari neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas. Untuk langkah ke-3 dan ke-4 dapat terbagi dalam 3 proses yaitu pembuatan jurnal, buku besar pembantu, laporan keuangan.

Sebelum menuju ke langkah tersebut, langkah ke-1 dan ke-2 harus dilakukan terlebih dahulu, karena benar tidaknya suatu laporan kuangan kembali lagi pada data yang sudah disiapkan.
Proses pembuatan jurnal, ada 3 tahapan langkah analisa yang harus dilewati : pertama akun mana yang terlibat dalam transaksi ini, kedua bertambah atau berkurang, ketiga berapa nilai akun yang terlibat bertambah atau berkurang. Proses pembuatan buku besar pembantu, dalam proses ini kita tinggal mengelompokkan transaksi-transaksi ke masing-masing akun yang ada, tujuan dari buku besar pembantu ini adalah agar transaksi dapat terkelompok dengan rapi

Dalam penyusunan laporan keuangan ini, laporan yang disusun pertama kali adalah laporan Laba/Rugi, Laporan ini memiliki komponen, yaitu komponen Pendapatan, Harga Pokok, Biaya-Biaya. Selanjutnya laporan Neraca, Laporan ini menunjukkan posisi keuangan pada akhir periode tertentu, secara umum dalam laporan ini terdiri dari komponen Aktiva, Passiva, dan Modal.

Dari rangkaian cara pengerjaan laporan keuangan diatas, dalam kenyataannya pembuatan laporan tersebut tidak cukup hanya dalam waktu 1 minggu saja, bahkan dalam waktu 1 bulan pun terkadang belum tentu cukup untuk mengerjakannya, oleh karena itu saat ini banyak berkembang perusahaan pembuat software akuntansi, dimana perusahaan-perusahaan tersebut membuat program sesederhana mungkin agar user dapat menggunakan dengan baik, dan dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat.

Salah satu perusahaan software akuntansi ini adalah Easy Accounting System, dengan fitur-fitur yang sederhana, dan mudah dimengerti oleh user, maka user tidak perlu repot-repot membuat laporan keuangan secara manual, cukup inputkan transaksi dan laporan keuangan akan terbentuk.

Software akuntansi yang sudah terakreditasi ini mampu menyajikan laporan yang akurat, jadi bagi para pengusaha tidak perlu repot-repot lagi menggunakan jasa seorang konsultan accounting untuk membuat atau memeriksa laporan keuangan anda.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Prosedur Dalam Strategi Penjualan

Software Akuntansi – Prosedur Yang Digunakan Dalam Strategi Penjualan

Software Akuntansi – Marketing merupakan komponen utama dari penjualan perusahaan, pada artikel berikut ini adalah penjelasan mengenai prosedur strategi marketing yang benar dan efektif untuk mendorong terciptanya pencapaian target penjualan yang bagus. Kerangka rumusan dari strategi marketing akan dirinci pada rencana pemasaran perusahaan, umumnya disusun berdasarkan framework Marketing Mix (Kerangka Marketing Mix). Perumusan strategi marketing membutuhkan analisis rinci yang dilakukan berdasarkan data riset pasar.

Elemen Strategi Marketing

Rincian strategi marketing biasanya dijelaskan pada rencana pemasaran yang tercantum di business plan (Perencanaan Bisnis). Seperti bagian rencana pemasaran, Marketing Mix juga merupakan salah satu kerangka umum untuk strategi marketing, tahapan-tahapan berikut merupakan strategi yang digunakan untuk menyusun strategi marketing :

  1. Selection Of  Products And Markets (Pemilihan Produk Dan Pasar)
  2. Price (Harga)
  3. System / Distribution Channel (Sistem / Saluran Distribusi)
  4. Communication With The Target Market (Komunikasi Dengan Target Pasar)

Proses Perumusan Strategi Marketing

Meski tidak ada acuan baku terhadap proses perumusan strategi marketing, ahli strategi bisnis Profesor E. Raymond Corey memodelkan proses perumusan strategi marketing. Model ini menempatkan strategi marketing sebagai bagian dari perumusan strategi perusahaan secara keseluruhan. Berikut proses yang terlibat dalam model yang diperkenalkan oleh Corey :

1.Corporate Purpose For The Business Unit Level (Tujuan Korporat Untuk Level Unit Bisnis)

Faktor yang terlibat dalam tujuan korporat untuk level bisnis meliputi kriteria berikut ini :

  • Tingkat pertumbuhan.
  • Pangsa pasar.
  • Tingkat keuntungan.
  • Rencana marketing.
  • Rencana produksi.
  • Rencana R&D.
  • Rencana keuangan.

2. Analysis Of The External Environment (Analisis Lingkungan Eksternal)

Faktor yang terlibat dalam analisis lingkungan eksternal meliputi:

  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Demografi.
  • Regulasi.
  • Politik.

3. Strengths And Weaknesses Of The Business Unit (Kekuatan Dan Kelemahan Unit Bisnis)

Faktor yang terlibat dalam kekuatan dan kelemahan unit bisnis meliputi :

  • Core competencies.
  • Product lines.
  • Customer base.
  • Market share position.
  • Technology.
  • Manufacturing facilities.
  • Distribution systems.
  • Financial resources.

4. Opportunities (Peluang Pasar)

5. Market Analysis (Analisis Pasar)

Faktor yang terlibat dalam analisis pasar meliputi :

  • Analisis segmen.
  • Ukuran pasar.
  • Tingkat pertumbuhan.
  • Teknologi.
  • Posisi kompetitor.
  • Faktor regulasi.
  • Kebutuhan pasar.
  • Pengaruh pembelian.
  • Layanan tambahan bagi pengguna.
  • Sumber daya yang dibutuhkan.
  • Perbandingan dengan pilihan produk/jasa lainnya.

6. Economic Analysis (Analisis Ekonomi)

Faktor yang terlibat pada analisis ekonomi meliputi :

  • Tingkat pendapatan dan keuntungan.
  • Pangsa pasar.
  • Peluang pasar.
  • Analisis break-even.
  • Analisis contingency.
  • Penjualan produk hingga saat ini.
  • Pelanggan hingga saat ini.
  • Sistem distribusi.

7. Product Marketing Strategy (Strategi Pemasaran Produk)

Faktor yang terlibat pada strategi pemasaran meliputi :

  • Pemilihan pasar.
  • Spesifikasi produk.
  • Harga.
  • Saluran distribusi.
  • Promosi.
  • Layanan produk.
  • Dukungan teknis.
  • Sumber dana pemasaran.
  • Lokasi pabrik.
  • Dan elemen lainnya, sesuai karakteristik industri.

Strategi pemasaran ini harus dilengkapi analisis etika agar tidak bertentangan budaya atau perilaku yang berlaku. Analisis etika harus spesifik berdasarkan demografi target pasar, terutama lokasi. Analisis ini juga melibatkan faktor desain produk dan proses produksi.

Setelah memahami apa saja prosedur dari strategi market penjualan, kita mesti menganalisis secara detail terkait setiap proses yang terlibat. Tidak ada aturan pasti bagaimana merancang strategi market yang efektif. Namun framework penyusunan strategi marketing ini dapat menjadi acuan saat bingung apa saja yang seharusnya dirumuskan dalam strategi marketing perusahaan.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software Akuntansi Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi Paket yang siap pakai dan Format Laporan-Laporan yang ada di Software AkuntansiEasy Accounting System dapat di sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan (Fleksibel).

After Sales Service yang kami berikan bisa memalui Telepon, Chating, Email dan Trainner (Implementor) Kami mengerti dan memahami tentang Accounting dan Easy Accounting System yang tentunya akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Hal Yang Dapat Merusak Strategi Penjualan Marketing

Software Akuntansi – Hal Yang Dapat Merusak Strategi Penjualan Marketing

Software Akuntansi – Sebagai Pebisnis yang ditugaskan pada bidang penjualan dan marketing, komunikasi yang baik menjadi kunci utama. Meskipun penampilan fisik terlihat cool, namun jika komunikasi tidak efektif maka strategi penjualan yang diterapkan tidak akan berjalan mulus. Hal tersebut makin diperparah dengan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan para sales dan marketing.

Berikut adalah beberapa kesalahan kesalahan yang banyak dilakukan dalam bertransaksi :

1. Terlalu Banyak Bicara

Mendominasi pembicaraan dalam mempresentasikan produk yang anda tawarkan bisa menjadi boomerang dalam marketing bisnis anda. Gunakan kata-kata yang padat, namun jangan lupakan basa-basi seperlunya.

2. Tidak Siap Dari Segi Mental atau Fisik

Apapun yang tidak siap adalah hal yang buruk. Siap dalam presentasi penjualan diantaranya meliputi mental, fisik prima, pakaian, kesiapan produk dan sebagainya.

3. Tidak Melakukan Riset/Kegiatan

Kegiatan riset ini umumnya sering dilakukan oleh para perusahaan besar guna mendapatkan gambaran umum sebelum terjun memasuki pasar. Anda sebaiknya juga melakukan hal ini, misalnya dengan mengamati kebiasaan konsumen di suatu daerah atau menentukan lokasi yang tepat dalam presentasi penjualan bila bisnis anda bersifat mobile. Hal tersebut bertujuan agar usaha promosi dan presentasi produk anda tidak sia-sia.

4. Memberikan Informasi Produk yang Kurang Memuaskan Calon Customer

Kesalahan yang juga sering diperbuat adalah memberikan informasi yang kurang tepat dan bahkan keliru. Pembeli yang cerdas akan memberi persepsi yang negatif terhadap kinerja anda.

5. Kurang Responsif Terhadap Calon Customer

Kurang responsif terhadap pertanyaan atau pun komentar dari pelanggan bisa menjadikan segala usaha anda menemui kegagalan. Responsif merupakan salah satu wujud menghargai para konsumen anda.

6. Terlalu Dini Mengajukan Pertanyaan “Mau Beli yang mana?” Atau “Silahkan Mau Pilih Yang Mana?”

Banyak sales yang baru ngomong dikit sudah langsung mengajukan pertanyaan “Mau beli yang mana?” Dan terkadang tanpa basa-basi langsung menyambut kedatangan calon pembeli dengan pertanyaan tersebut. Hal itu kurang efektif karena dapat memberi tekanan psikis pada calon pembeli sehingga menjadi kurang merasa nyaman.

7. Terlalu Mengumbar Banyak Janji dan Bualan yang Muluk-muluk

Jika anda menawarkan produk anda dengan konsep hiperbola, terlalu melebih-lebihkan, maka anda tidak jauh bedanya dengan pedagang obat yang menggelar dagangannya dan berkoar-koar di tengah pasar.

8. Terlalu Sering Menjelekkan Produk Dari Pesaing/Kompetitor

Membandingkan suatu merek dengan merek lain adalah hal yang wajar dalam menarik minat beli konsumen. Namun jika dilakukan kurang objektif dan terlalu banyak mencerca produk dari kompetitor anda, maka anda sendiri yang akan terlihat hina karena strategi tersebut.

9. Menggunakan Gaya Bicara yang Monoton Dan Tanpa Aturan

Pembeli datang ke tempat anda dengan beragam karakter dan juga berbeda usia. Jadi dalam komunikasi, belajarlah beradaptasi dengan berbagai keberagaman tersebut.

10. Tidak Mampu Mencermati Kebutuhan Pembeli Menyesuaikan Dengan Kebutuhan

Sama dengan point ke-9, setiap orang mungkin memiliki kebutuhan dan kepentingan yang tidak serupa. Anda harus bisa fokus memahami dan mencermati apa yang sebenarnya diinginkan dan dibutuhkan konsumen anda.

11. Larut dalam Perdebatan Yang Sia-Sia

Banyak calon pembeli yang mungkin ragu dan tidak setuju dengan produk atau pendapat anda. Memaksakan agar apa yang anda ucapkan bisa diterima konsumen, hanya akan membawa pada perdebatan panjang. Hindarilah hal tersebut dengan sedikit rasa mengalah.

12. Terbawa Suasana Tegang Dengan Calon Customer

Kesalahan lain yang sering dilakukan dalam menawarkan produk atau jasa kepada para konsumen adalah membuatnya merasa tidak nyaman. Untuk itu, selain harus menyediakan tempat yang enak, diskusi yang rileks harus juga diciptakan. Maka tersenyumlah dengan ceria.

13. Tidak Mampu Menyembunyikan Raut Muka Kekecewaan Terhadap Kekhawatiran Akan Tidak Sampai Target Penjualan

Siapa pun pastinya akan merasa kecewa jika apa yang telah diusahakan tidak menemui keberhasilan, termasuk ketika kita menawarkan produk dan ternyata tidak berhasil mempengaruhi minat calon pembeli. Jadi, sebisa mungkin jangan tunjukkan raut muka yang kecewa atau pun marah bila calon konsumen tidak jadi melakukan transaksi. Jika anda tetap tersenyum menerima keputusan calon pembeli, maka percayalah suatu saat ia akan mempertimbangkan apa yang anda tawarkan.

Sebagai marketing saya juga ingin menginformasikan Software Akuntansi yang cocok untuk perusahan Anda tentunya.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software Akuntansi Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi Paket yang siap pakai dan Format Laporan-Laporan yang ada di Software AkuntansiEasy Accounting System dapat di sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan (Fleksibel).

After Sales Service yang kami berikan bisa memalui Telepon, Chating, Email dan Trainner (Implementor) Kami mengerti dan memahami tentang Accounting dan Easy Accounting System yang tentunya akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah.

Software Akuntansi Easy Accounting System Cocok juga untuk perusahaan lain :

  • Perusahaan Konveksi
  • Perusahaan Online Shop
  • Perusahaan Dagang
  • Perusahaan Jasa
  • Perusahaan Logistik
  • Perusahaan Retail
  • Bengkel
  • Rumah Sakit
  • Perkebunan
  • Perikanan
  • Perternakan
  • Pabrik (Manufaktur)
  • Dan Perusahaan Lainnya

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Kekurangan Laporan Keuangan

Kekurangan Laporan Keuangan dan Software Akuntansi

Software Akuntansi*** Laporan keuangan hanya mengacu pada obyek analisis laporan keuangan saja. Padahal, untuk bisa menilai terhadap Iaporan keuangan tidak cukup hanya melihat dari angka-angka yang disajikan di dalam tabel laporan keuangan.

Di artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai kelebihan Laporan Keuangan, dan sekarang mari kita bahas mengenai kekurangannya. Kekurangan-Kekurangan Laporan Keuangan Adalah Sebagai Berikut :

  1. Laporan keuangan tidak bisa disajikan secara rinci, karena hanya dikelompokkan pada akun-akun atau tabel-tabel dengan kode tertentu.
  2. Laporan keuangan tidak selalu bisa disajikan tepat waktu, karena proses pengerjaannya rumit dan membutuhkan waktu lebih lama.
  3. Laporan keuangan sering disebut sebagai laporan yang kedaluwarsa. Hal ini, sekali lagi, karena proses pengerjaannya yang rumit dan membutuhkan waktu lama.
  4. Laporan keuangan terkadang masih perlu dilakukan penyesuaian, jika terjadi perubahan nilai yang disebabkan karena beberapa faktor.
  5. Laporan keuangan terkadang tidak mudah dipahami bagi orang awam. Hal ini dikarenakan laporan keuangan disajikan dengan bahasa teknis akuntansi, baik yang menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa internasional atau Inggris.
  6. Laporan keuangan memiliki konsep atau aturan yang berubah-ubah setiap tahun. Hal ini dikarenakan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan prinsip dari laporan keuangan masih terus disempurnakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) setiap tahun.
  7. Laporan keuangan tidak dapat menggambarkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keadaan keuangan perusahaan.
  8. Laporan keuangan tidak dilengkapi pengertian khusus yang menjelaskan istilah-istilah teknis yang digunakan di dalamnya.
  9. Laporan keuangan bersifat umum dan bukan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, sehingga informasi yang disajikan sering tidak terarah dan hanya memperhatikan kebutuhan semua pihak yang berkepentingan yang sebenarnya mempunyai perbedaan kepentingan.
  10. Laporan keuangan hanya mengacu pada obyek analisis laporan keuangan. Padahal, untuk menilai Iaporan keuangan tidak cukup hanya dilihat dari angka-angka yang disajikan di dalam tabel laporan keuangan.
  11. Laporan keuangan menjadi tolak ukur kemajuan/ kemunduran suatu perusahaan yang hanya melihat dari angka-angka tanpa melihat aspek-aspek lainnya, seperti tujuan perusahaan, situasi ekonomi, situasi industri, gaya manajemen, dan budaya perusahaan.
  12. Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian, terlebih ketika didalamnya terdapat beberapa kesimpulan yang tidak pasti mengenai penilaian suatu pos.
  13. Laporan keuangan menggunakan angka-angka dalam rupiah yang tampak pasti dan tepat, akan tetapi sebenarnya angka-angka tersebut tidak dapat dijadikan sebagai panduan pasti dalam skala internasional, karena standar nilai rupiah yang sering berubah-ubah.

Semoga dari penjelasan diatas dapat membantu Anda sekalian dalam memahmi tentang laporan keuangan, terutama bagi para praktisi atau pelajar-pelajar di bidang Accounting.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119

Kelebihan Laporan Keuangan

Kelebihan Laporan Keuangan dan Software Akuntansi

Software Akuntansi*** Laporan keuangan hanya mengacu pada obyek analisis laporan keuangan saja. Padahal, untuk bisa menilai terhadap Iaporan keuangan tidak cukup hanya melihat dari angka-angka yang disajikan di dalam tabel laporan keuangan.

Sebagaimana yang telah di ketahui, terutama untuk pegawai accounting/keuangan laporan keuangan memiliki lebih dari dua puluh macam fungsi. Namun, di balik fungsi-fungsinya yang begitu banyak tersebut, laporan keuangan sebagai bagian dari ilmu akuntansi tentu memiliki kelebihan. Nah, apa saja kelebihan dari laporan keuangan ini? Berikut ini adalah penjelasannya.

  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan pasti dalam mengetahui informasi tentang posisi keuangan, kinerja keuangan, dan perubahan modal perusahaan di masa lalu.
  • Laporan keuangan layak dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan perusahaan di masa mendatang.
  • Laporan keuangan dapat menunjukkan nilai perubahan kas dan distribusi perusahaan secara detail, serta menunjukkan nilai kenaikan atau penurunan kas perusahaan secara detail.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan untuk mengevaluasi segala aktifitas usaha yang sedang dijalankan di perusahaan.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan untuk menilai segala aktifitas usaha yang akan dijalankan perusahaan di masa mendatang.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan untuk menentukan prospek perusahaan dan status keuangannya.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan untuk menjamin kelancaran pembayaran barang yang dilakukan kepada pihak supplier.
  • Laporan keuangan dapat digunakan sebagai panduan untuk memastikan kemampuan perusahaan dalam kaitannya dengan pengembalian atau pembayaran pinjaman kepada pihak kreditor.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan bagi karyawan untuk mengetahui stabilitas dan pofitiabilitas perusahaan tempat mereka bekerja.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai bahan pertanggungjawaban atas keuangan yang dijalankan perusahaan selama kurun waktu tertentu, serta dapat dijadikan sebagai pengatur keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran perusahaan selama kurun waktu tertentu.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan dalam memberikan informasi akan kebutuhan pihak-pihak yang terkait dalam penyusunan laporan keuangan.
  • Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai panduan dalam memberikan laporan dan interprestasi kondisi dan potensi keuangan.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software Akuntansi EASY Accounting Software juga memiliki kelebihan-kelebihan. Kelebiha-kelebihan itu diantaranya :

  1. Mudah digunakan
  2. Sudah dilengkapi dengan fitur-fitur yang sangat membantu seorang akuntan dalam membuat laporan.
  3. Tersedia fitur pajak yang sesuai dengan perpajakan di Indonesia.
  4. Sudah menggunakan standarisasi akuntansi Indonesia.
  5. Dan masih banyak agi kelebihan-kelebihan lainnya.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Akuntansi dan Hubungannya Dengan Keuangan

Software Akuntansi – Sistem Akuntansi dan Hubungannya Dengan Keuangan

Software Akuntansi*** Untuk mempersingkat akan langsung di jelaskan inti dari apa itu sebenarnya akuntansi sekaligus apa kaitannya dengan keuangan. Pada dasarnya, akuntansi adalah mengelompokan (classifying), mengukur (measuring), merekam atau mencatat, dalam bahasa teknisnya akuntansi disebut melakukan ‘pengakuan (recognizing)’, dan melaporkan (reporting), segala aktivitas keuangan di dalam perusahaan dari awal hingga akhir periode.

Hubungan keuangan dan akuntansi dapat di ilustrasikan dalam kasus sederhana berikut ini :

  1. Saat Penggalangan Uang (pengumpulan modal)

Pada saat terjadi proses penggalangan uang untuk keperluan modal, pastinya akan dicatatkan ke dalam dokumen-dokumen, entah itu berupa proses kredit atau pencetakan lembar saham. Nah tugas seorang karyawan di bagian akuntansi akan memilah-milah dokumen tersebut lalu kemudian melakukan penghitungan (measuring) seberapa besar dana yang bersumber dari pinjaman (debt) dan seberapa besar pula dana yang berasal dari penerbitan/penjualan saham (equity). Selanjutnya melakukan pengakuan (recognizing) yang diwujudkan dengan aktivitas pencatatan ke dalam sistem keuangan (software akuntansi atau MRP) perusahaan. Dan, sekatu-waktu semua aktivitas di fase ini akan disajikan ke dalam bentuk laporan.

  1. Saat Uang Dialokasikan dan Dipergunakan

Saat perusahaan sudah mulai beroperasi dan mempergunakan uang sesuai dengan alokasi anggaran (budget) yang telah dibuat. Maka proses pengalokasian dilakukan dengan mengeluarkan uang yang ada untuk berbagai keperluan : untuk pembelian aset, modal kerja, administrasi umum dan pemeliharaan. Uang yang keluar tersebut didokumentasikan, lalu akan dipiliah-pilah, dihitung, dicatat dan dilaporkan oleh bagian akuntansi. Demikian juga aset yang datang lalu dipergunakan juga didokumentasikan, diklasifikasikan, dihitung, dicatat dan dilaporkan.

  1. Saat Menghasilkan Uang

Menghasilkan uang dalam hal ini tentunya bukan berarti mencetak uang. Melainkan mulai dari proses produksi (untuk manufaktur) atau aktivitas menawarkan jasa untuk perusahaan bidang jasa yang akan dijual kepada konsumen dan pelanggan, hingga terbayarkan sehingga menghasilkan uang. Semua proses tersebut juga didokumentasikan, lalu diukur, dicatat dan dilaporkan oleh bagian akuntansi. Semua proses yang dijalankan oleh bagian akuntansi inipun bersiklus, mengikuti standar siklus keuangan yang diterapkan oleh perusahaan.

Tidak seperti aktivitas di keuangan yang tidak menggunakan standar tertentu, di bagian akuntansi semua aktivitas dilakukan berdasarkan standar akuntansi tertentu disesuaikan dengan wilayah yurisdiksinya (kewenangan). Misalnya, para akuntan di Indonesia menggunakan prinsip PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) yang dibuat oleh Ikatan Akuntan Indonesia IAI) dan disahkan pula oleh Dewan Standar Akuntansi Indonesia (SAI). Untuk tingkat global, para akuntan biasanya menggunakan standar keuangan global, International Accounting Standard (IAS), yang teknis pelaporannya saat ini menggunakan apa yang disebut dengan International Financial Reporting Standard (IFRS) hasil buatan dari International Accounting Standard Board (IASB) yang berbasis di London (Inggris).

Penggunaan standar menjadi sangat krusial di wilayah akuntansi, tidak lain dikarenakan adanya banyak pihak yang berkepentingan. Bukan hanya untuk internal manajemen perusahaan itu sendiri, tetapi juga untuk pihak-pihak di luar perusahaan (pemerintah, kreditur dan investor termasuk pemegang saham).

Sehingga secara keseluruhan, dibandingkan dengan bagian keuangan, jelas bagian akuntansi sifatnya lebih teknis. Itu sebabnya bagian akuntansi menjadi lebih bersifat kompleks dan rumit daripada bidang keuangan (finance).

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software akuntansi memang dirancang untuk memudahkan dalam penghitungan keuangan, informasi dan pelaporan. Dengan bantuan software akuntansi pekerjaan seorang akuntan menjadi lebih mudah dan efektif dibandingkan dengan mengerjakan secara manual.

Akhir kata dapat kita simpulkan bahwa software membantu membuat kerja kita menjadi lebih mudah dan efisien.

Jadi, sudahkan perusahaan Anda menggunakan Software Akuntansi?

Software Akuntansi Yang Terbaik yaitu EASY Accounting System dimana terdapat banyak sekali fitur yang dapat memudahkan Anda untuk membuat laporan keuangan secara valid.

Berikut merupakn beberapa Fitur Software Akuntansi Easy Accounting System yang tidak dimiliki oleh Software Akuntansi Lain :

  • System Database Menggunakan Delphi EX 4 (Interbase 2013)
  • Mampu berkerja di Multi Core Komputer
  • Pada saat Mati lampu atau jaringan putus secara tiba-tiba Database Tidak Rusak
  • System Online Lebih Cepat
  • Database sebesar Ratusan MB tidak Berat
  • Mampu Import Jurnal Umum, Sales Invoice, Sales Order & Work Order dari Excel ke dalam Easy Accounting System
  • System EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)
  • Support EAS Mobile
  • Support E-Faktur (Peraturan Pajak per 1 Juni 2015)

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai  EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo  EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Mengenal Piutang dan Piutang Wesel

Mengenal Piutang dan Piutang Wesel Dalam Software Akuntansi

Software Akuntansi*

Pengertian Piutang Secara Garis Besar –> Piutang adalah jumlah klaim atau tagihan kepada pihak lain dalam bentuk uang. Tagihan ini bisa dilakukan terhadap individu, perusahaan atau organisasi lainnya.

Seperti transaksi-transaksi yang menimbulkan piutang antara lain adalah penjualan barang atau jasa secara kredit, pemberian pinjaman kepada nasabah atau karyawan, memberi uang muka pada anak perusahaan.

Pengklasifikasian Piutang –> Piutang dapat diklasifikasikan berdasarkan ada tidaknya dukungan perjanjian secara tertulis dan berdasarkan hubungannya dengan aktivitas usaha utama perusahaan.

Berdasarkan ada tidaknya dukungan perjanjian tertulis, piutang diklasifikasikan menjadi dua macam piutang yaitu :

  1. Piutang Usaha (Account Receivable).

Piutang usaha yaitu piutang yang timbul dari aktifitas utama perusahaan yang tidak didukung dengan perjanji-an tertulis untuk penyelesaiannya.

  1. Piutang Wesel (Notes Receivable).

Piutang wesel (notes receivable) yaitu piutang yang timbul dari aktifitas utama perusahaan yang didukung dengan perjanjian tertulis untuk penyelesaiannya.

Berdasarkan hubungannya dengan aktivitas usaha utama perusahaan piutang diklasifikasikan menjadi :

1.Piutang usaha (account receivable) adalah piutang yang timbul dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan yang dilakukan secara kredit. Piutang yang terjadi sebagai akibat penjualan barang dan jasa utama perusahaan ini berjangka pendek sehingga dikelompokkan ke dalam aset lancar.

2. Piutang bukan usaha (non account receivable) adalah piutang yang timbul bukan dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Piutang bukan usaha ini bersifat macam-macam tergantung jangka waktu
penagihannya. Ada yang dikelompokkan sebagai aset lancar sperti piutang bunga, persekot piutang dividen dan lain-lain. namun juga ada yang dapat dikelompokkan sebagai aset tidak lancar misalnya adalah piutang wesel yang memiliki jangka waktu penagihannya lebih dari satu periode akuntansi.

Piutang bukan usaha antara lain :

  1. Piutang Dividen
  2. Persekot Asuransi
  3. Piutang Bunga
  4. Piutang Pegawai
  5. Piutang Pesanan Pembelian Saham
  6. Piutang Pendapatan Sewa
  7. Tagihan kepada pelanggan untuk pengembalian tempat barang misal botol, drum, dan lain-lain.

3. Pengakuan Piutang Usaha (Account Receivable) Piutang dicatat bersamaan dengan pencatatan pendapatan yang diperoleh perusahaan. Misalnya PT X adalah perusahaan dagang yang menjual barang barang elektronik. Pada tanggal 4 Maret 2007 menjual 5 buah televisi TOSHIBA 21” @ Rp. 12.500.000,- yang berharga pokok Rp. 11.500.000,- kepada UD Cemara, dengan syarat 2/10,n/30. Tiga hari setelah barang dikirimkan, UD Cemara mengembalikan sebuah televisi tersebut karena rusak. Sedangkan UD Cemara melunasi utangnya kepada PT X pada tanggal 12 Maret.

4. Penilaian Piutang Usaha Piutang akan dicantumkan dalam neraca sebesar jumlah yang akan dapat direalisasikan (nilai realisasi/penyelesaian/realizable/settlement value) yaitu jumlah yang diharapkan dapat ditagih. Jumlah yang diharapkan dapat ditagih dihitung dengan cara mengurangi jumlah piutang yang ada dengan taksiran piutang yang tidak dapat ditagih.

Jumlah piutang yang tidak dapat tertagih diakui sebagai kerugian piutang. Kerugian piutang ini dilaporkan dalam laporan laba rugi periode berjalan sebagai beban lain-lain. Besarnya kerugian piutang dapat ditentukan dengan menggunakan metode penghapusan langsung atau metode cadangan.

Metode Penghapusan Langsung : Jumlah kerugian piutang atau piutang yang dihapuskan dapat diakui dan dilaporkan jika terdapat bukti yang meyakinkan bahwa pelanggan benar-benar tidak dapat melunasinya. Sehingga jumlah piutang yang dilaporkan dalam neraca adalah sebesar nilai bruto bukan nilai yang diharapkan dapat diterima.

Software Akuntansi Solusi Laporan Piutang

Apakah Anda selalu Sibuk dengan Laporan Piutang Anda? Anda sering mencari berkas-berkas Saldo Piutang Anda yang BELUM Lunas? Perusahaan Anda masih menggunakan Manual atau menggunaan Ms. Excel dalam membuat Laporan Piutang?

Anda ingin dalam mengerjakan Laporan Piutang hanya tinggal meng-KLIK dan Mencetak Laporan tersebut hanya dengan satu kali KLIK? sudah saatnya Anda terbebas dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

jangan khwatir, kami punya solusi dari masalah Anda. Dengan Software Akuntansi Easy Accounting System semua masalah tersebut akan teratasi.

Mengapa harus Software Akuntansi Easy Accounting System?

Karena dengan Software Akuntansi Easy Accounting System, pada saat Anda menginput Transaksi dengan Software Akuntansi EASY akan otomatis menjurnal dan Membuat Laporan Piutang secara Real Time. Anda bisa mencari Laporan Piutang yang SUDAH Lunas atau yang BELUM Lunas dengan sangat mudah.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EAS yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EAS di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Siklus Akuntansi Pada Perusahaan Jasa

Software Akuntansi – Siklus Akuntansi Pada Jenis Perusahaan Jasa

Software Akuntansi***

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa sebenarnya sama saja dengan siklus akuntansi pada perusahaan dagang, yang membedakan adalah jenis usahanya, dimana perusahaan jasa ini bergerak dalam menjual “jasa”, tidak berupa barang.

Picture1

Jika pada perusahaan dagang ada akun persediaan barang, maka pada perusahaan jasa tidak akan pernah dijumpai persediaan barang karena memang perusahaan jasa tidak pernah memiliki persediaan barang untuk dijual.

Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Pengumpulan bukti transaksi. Ini adalah Siklus pertama dari sebuah Siklus Akuntansi. Namun hal ini sudah terlalu umum, karena itulah akan kita langkahi untuk menuju paragraph selanjutnya.

#1. Siklus Akuntansi Tahap Penjurnalan
Setelah bukti bukti transaksi selesai dinilai, pada siklus penjurnalan ini adalah menjurnal atau bahasa lainnya mencatat nilai transaksi yang terdapat pada bukti bukti yang dikumpulkan tersebut kedalam buku catatan transaksi. proses ini seringkali disebut dengan kegiatan menjurnal.

#2. Siklus Akuntansi Tahap Buku Besar
Penyusunan Buku besar merupakan sebuah proses dari pengklasifikasian atau pengelompokan terhadap nilai nominal pos akun masing masin supaya bisa mengetahui saldo dari masing masing akun.

#3. Siklus Akuntansi Tahap Pencocokan Kedalam Neraca Percobaan
Neraca percobaan biasanya disusun ketika hendak penutupan buku. Neraca percobaan dilakukan untuk melihat input data yang ada pada jurnal umum ke buku besar sudah sesuai dan benar dengan menyusun neraca saldonya. Posisi debit dan kredit haruslah sudah seimbang.

#4. Siklus Akuntansi Tahap Penjurnalan Penyesuaian
Jurnal Penyesuaian merupakan kegiatan penyesuaian antara saldo pada akun dengan perhitungan fisik yang ada.

#5. Siklus Akuntansi Tahap Neraca Lajur
Neraca Lajur atau Neraca Percobaa setelah Penyesuaian dilakukan jika saldo masih belum seimbang, pada langkah neraca percobaan diulang lagi dan langkah jurnal penyesuaian juga harus diulang lagi hingga kondisinya menjadi seimbang

#6. Siklus Akuntansi Tahap Pelaporan Keuangan
Siklus Akuntansi selanjutnya adalah menyusun laporan keuangan yang berupa Neraca, Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas.

#7. Siklus Akuntansi Tahap Penjurnalan Penutup
Siklus Akuntansi perusahaan jasa berikutnya adalah membuat jurnal penutup, jurnal penutup ini dilakkan kepada beberapa pos akun yang berpengaruh terhadap Laporan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Ekuitas. Pos pos yang ditutup adalah seluruh pendapatan, beban, penarikan ekuitas (prive) dan Laba Rugi.
#8. Siklus Akuntansi Penjurnalan Pembalik
Jurnal Pembalik merupakan siklus akuntansi proses terakhir. Jurnal pembalik dilakukan untuk menutup beberapa post akun yang sudah ditutup sebelumnya, semisal pembayaran sewa dibayar dimuka dan yang lainnya.
#9. Siklus Akuntansi Tahap Terakhir Neraca Awal atau Neraca Akhir
Penyusunan Neraca Awal atau Neracas Akhir, Neraca awal disusun berdasarkan neraca akhir periode tahun sebelumnya.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi yang MUDAH dalam pengaplikasiannya, CEPAT dalam penggunaannya dan terbukti ACCURATE dalam membuat Laporan keuangan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Bermacam- Macam Kode Akun Piutang Usaha

Bermacam- Macam Kode Akun Piutang Usaha Pada Software Akuntansi

Software Akuntansi*** Berikut ini merupakan penjelasan tentang beberapa kode akuntansi akun kelompok Piutang Usaha yaitu : penjelasan tentang pengertian serta cara pemakaian beberapa akun tertentu dari kategori piutang yang secara umum dianggap perlu dan dapat dipergunakan sebagai acuan di dalam proses akuntansi :

12111             Piutang Usaha

Merupakan piutang yang timbul dari usaha normal perusahaan, yaitu pendapatan dan penjualan. Akun ini didebet untuk semua pendapatan usaha atau saat pembuatan debet nota atau faktur (invoice) kepada pelanggan dan dikreditkan saat penagihannya diterima.

12113             Piutang Usaha Un – Applied

Akun ini untuk mencatat Penerimaan pembayaran tanpa menunjuk perincian nomor-nomor invoice.

12114             Piutang Usaha Un – indentified Receipt

Akun ini untuk mencatat Penerimaan pembayaran tetapi belum tahu dari client mana dana tersebut diterima.

12119             Piutang belum difakturkan

Merupakan piutang yang timbul  dari piutang  saat barang dan jasa telah diserahkan  dan invoice belum diterbitkan dan akun ini dikreditkan saat Invoice atas penyerahan barang  atau jasa diterbitkan.

12191             Penyisihan Piutang Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang usaha. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

Akun ini kemudian didebet apabila piutang tersebut sudah tidak dapat ditagih. Apabila piutang yang telah dihapus diterima kembali pada tahun buku yang sama, maka akun ini dikredit. Sedangkan bila diterima pada tahun buku yang berbeda maka yang dikredit sebagai akun ‘Koreksi Laba (Rugi) Tahun Lalu’.

Seperti contoh berikut :

Pada akhir periode ditaksir ada sejumlah piutang yang tidak dapat ditagih, maka pada waktu akhir periode perlu dibuat ayat jurnal penyesuaian (adjusting entries) sebagai berikut :

Dr      74905 Beban Penyisihan Piutang Sangsi                           Rp  XX

Cr      12191 Penyisihan Piutang Sangsi                                                Rp    XX

Pada saat piutang benar-benar tak tertagih, maka dijurnal :

Dr      12191 Penyisihan Piutang Sangsi                                  Rp    XX

Cr      12111 Piutang  Usaha                                                                Rp     XX

Bila piutang tersebut dapat diterima kembali, dan jurnal yang dilakukan adalah :

Dr      12111 Piutang Usaha                                                    Rp     XX

Cr      12191 Penyisihan Piutang Sangsi                                          Rp     XX

 

12311             Piutang Afiliasi

Merupakan piutang yang timbul karena adanya transaksi intern antar perusahaan afiliasi dari kegiatan usaha perusahaan. Akun ini didebet pada saat timbulnya piutang dan dikredit pada saat penagihan diterima.

12113             Piutang Usaha Affiliasi Un – Applied

Akun ini untuk mencatat Penerimaan Piutang dari affiliasi  tanpa menunjuk perincian  nomor-nomor invoice.

12114             Piutang Usaha Affiliasi  Un – indentified  Receipt

Akun ini untuk mencatat semua Penerimaan Piutang dari Affiliasi tetapi belum tahu dari client mana dana tersebut diterima.

12319             Piutang Afiliasi belum difakturkan

Merupakan piutang yang timbul karena adanya pengakuan penyerahan barang atau jasa transaksi intern antar perusahaan afiliasi dari kegiatan usaha perusahaan. Akun ini didebet pada saat penyerahan barang atau jasa  dan dikredit pada saat penerbitan invoice tersebut.

12391             Penyisihan Piutang Affiliasi Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang usaha Affiliasi. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

12391             Piutang bersyarat

Akun ini untuk mencatat Piutang bersyarat Di debet saat timbulnya piutang bersyarat dan di kredit saat penerimaan piutang bersyarat tersebut.

12511             Piutang lain-lain

Akun ini digunakan untuk menampung semua piutang lain kepada Fihak ketiga karena transaksi bukan dari kegiatan normal perusahaan baik Rupiah maupun Valas.

12519             Penyisihan Piutang lain-lain Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang lain-lain. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang lain-lain yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

12521             Piutang lain-lain affiliasi

Akun yang digunakan untuk menampung semua piutang lain kepada Pihak ketiga Affiliasi karena transaksi bukan dari kegiatan normal perusahaan baik Rupiah maupun Valas.

12529             Penyisihan Piutang lain-lain Affiliasi Sangsi

Merupakan perkiraan lawan (offset account) dari akun piutang lain-lain. Akun ini mempunyai saldo kredit sebesar jumlah piutang lain-lain affiliasi yang diperkirakan tidak dapat ditagih. Pengkreditan akun ini dilakukan pada akhir tahun dengan mendebet akun ‘Beban Penyisihan Piutang Sangsi’.

12531             Piutang Karyawan

Akun digunakan untuk menampung semua piutang kepada karyawan Perusahaan baik Rupiah maupun Valas.

Software Akuntansi Solusi Laporan Piutang

Apakah Anda selalu Sibuk dengan Laporan Piutang Anda? Anda sering mencari berkas-berkas Saldo Piutang Anda yang BELUM Lunas? Perusahaan Anda masih menggunakan Manual atau menggunaan Ms. Excel dalam membuat Laporan Piutang?

Anda ingin dalam mengerjakan Laporan Piutang hanya tinggal meng-KLIK dan Mencetak Laporan tersebut hanya dengan satu kali KLIK? sudah saatnya Anda terbebas dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

jangan khwatir, kami punya solusi dari masalah Anda. Dengan Software Akuntansi Easy Accounting System semua masalah tersebut akan teratasi.

Mengapa harus Software Akuntansi Easy Accounting System?

Karena dengan Software Akuntansi Easy Accounting System, pada saat Anda menginput Transaksi dengan Software Akuntansi EASY akan otomatis menjurnal dan Membuat Laporan Piutang secara Real Time. Anda bisa mencari Laporan Piutang yang SUDAH Lunas atau yang BELUM Lunas dengan sangat mudah.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EAS yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EAS di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id